• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 20 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

10 Penyebab Stres dan Munculnya Post-Traumatic Stress Reaction

02/01/2026
in Healthy, Unggulan
Kenapa Saat Marah Kita Tidak Bisa Berpikir Rasional

(foto: Freepik)

106
SHARES
813
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SAHABAT Muslim, penyebab stres banyak faktornya, tapi masalahnya, stres yang tidak tertangani dengan tepat akan memunculkan Post-Traumatic Stress Reaction (PTSR).

Konselor Keluarga Cahyadi Takariawan menjelaskan, trauma yang berpanjangan dialami seseorang dapat mengakibatkan beberapa reaksi pada penderitanya.

Di antaranya adalah Post-Traumatic Stress Reaction (PTSR), dan Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD).

Pertama, Post-Traumatic Stress Reaction (PTSR) atau reaksi stres pasca peristiwa traumatik

Secara umum stres disebabkan oleh beberapa kejadian. Untuk anak-anak dan remaja, secara umum, stres disebabkan oleh beberapa faktor yaitu:

(1) kematian orang yang disayangi,

(2) luka fisik atau cacat,

(3) berpikir akan terjadi (terulang kembali) suatu bencana atau krisis,

(4) orang yang disayangi terluka atau cacat fisik,

(5) kehilangan mainan/benda kesukaan,

(6) pertengkaran orang tua,

(7) kemiskinan,

(8) ujian sekolah yang sulit,

(9) hukuman fisik dari guru, dan

(10) jauh dari rumah.

Baca Juga: Kenali Tanda Anak Mengalami Stres

10 Penyebab Stres dan Munculnya Post-Traumatic Stress Reaction

Selain itu, juga dikenal reaksi stres dan intervensi berdasarkan tingkat usia terhadap fisik, mental, emosional, dan perilaku seseorang.

Pertama, reaksi pada fisik, berupa gangguan yang dialami fungsi tubuh, seperti mati rasa (lumpuh, tidak dapat merasakan sensasi sakit), sulit tidur, gangguan pernapasan, jantung berdebar, kencing di tempat tidur.

Kedua, reaksi pada mental, yaitu gangguan yang terjadi pada proses berpikir.

Di antara tandanya adalah mimpi berulang tentang kejadian traumatik yang dialami, selalu teringat akan kejadian tersebut, kehilangan minat terhadap aktivitas keseharian, tidak percaya diri, dan merasa tidak berdaya.

Ketiga, reaksi pada emosional, yaitu gangguan pada perasaan, seperti cemas, takut, gugup, marah dan merasa bersalah, merasakan kembali ketakutan setelah beberapa waktu berlalu,

kesepian bahkan ketika sedang bersama-sama orang lain, kehilangan emosi, terutama emosi positif seperti cinta dan bahagia.

Keempat, reaksi pada perilaku, berupa mengelak dari situasi yang dapat mengingatkan pada kejadian, dan dapat menghidupkan lagi peristiwa traumatik tersebut,

dengan marah dan agresif, perubahan perilaku yang drastis dan kadang-kadang bertahan lama.

Ada dua tahapan usia yang paling rentan terjadi trauma, yaitu:

(1) usia kanak-kanak berisiko tinggi terhadap kemungkinan munculnya gejala trauma,

(2) pada usia remaja, kerentanan yang ditimbulkan jauh lebih tinggi dibandingkan kanak-kanak.

Tedeschi, Park & Calhoun menyatakan, faktor-faktor yang memunculkan reaksi terhadap peristiwa trauma, adalah:

a. umur, di mana umur yang lebih muda bereaksi lebih signifikan dibanding yang tua

b. lamanya waktu persiapan yang dimiliki sebelum peristiwa terjadi –misalnya beberapa hari sebelum terjadi badai sudah ada peringatan, sedangkan gempa bumi tidak ada peringatan

c. jumlah kerusakan yang terjadi pada seseorang (secara fisik, emosional, dan spritual) atau barang-barang

d. jumlah kematian dan kerusakan yang menyebabkan seseorang merasa bertanggung jawab atasnya atau merasa tidak dapat mencegah peristiwa itu terjadi.[ind]

(bersambung)

Sumber:

1. Jayne Leonard, What is Trauma? What to Know, https://www.medicalnewstoday. com, 3 Juni 2020

2. Kusmawati Hatta, Trauma dan Pemulihannya, Dakwah Ar-Raniry Press, Aceh, 2016

3. Mary Beth Williams & Soili Poijula, The PTSD Workbook: Simple, Effective Techniques for Overcoming Traumatic Stress Symptoms, New Harbinger Publications, 2002

Tags: 10 Penyebab Stres dan Munculnya Post-Traumatic Stress Reactionpost-traumatic stress reaction
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ratusan Ribu Warga Istanbul Gelar Aksi Solidaritas Palestina di Hari Tahun Baru

Next Post

Mamdani Dilantik dengan ‘Saksi’ Al-Qur’an

Next Post
Mamdani Dilantik dengan ‘Saksi’ Al-Qur’an

Mamdani Dilantik dengan ‘Saksi’ Al-Qur’an

Kombinasi Warna yang Pas untuk Baju Biru Denim

Kombinasi Warna yang Pas untuk Baju Biru Denim

Ratusan Warga di Swedia Gelar Aksi Solidaritas Palestina pada Malam Tahun Baru

Ratusan Warga di Swedia Gelar Aksi Solidaritas Palestina pada Malam Tahun Baru

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1963 shares
    Share 785 Tweet 491
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    639 shares
    Share 256 Tweet 160
  • Resep Pesor Khas Betawi Pengganti Ketupat Lebaran

    1172 shares
    Share 469 Tweet 293
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8085 shares
    Share 3234 Tweet 2021
  • Tetap Shalih Setelah Ramadan

    156 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Resep Sambal Goreng Kentang Ati Ampela, Temani Makan Siangmu

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3586 shares
    Share 1434 Tweet 897
  • Berpuasa bersama Mayoritas Manusia

    136 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5043 shares
    Share 2017 Tweet 1261
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    270 shares
    Share 108 Tweet 68
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga