• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Mengenal Mentalitas Kita

12/01/2023
in Fokus
Tiga Langkah Membangun Sikap Positif

Ilustrasi, foto: walldiskpaper.com

85
SHARES
657
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MANUSIA itu Allah nilai bukan dari ‘bungkus’nya. Tapi dari dalam dirinya.

Sebagian besar kita sering bercermin. Apa yang diperiksa dari pantulan cermin tentang diri kita? Ada yang memeriksa matanya, bibirnya, hidungnya, pipinya, dahinya, atau juga memeriksa tubuhnya.

Pertanyaannya, adakah yang bercermin untuk memeriksa keadaan jiwa atau mentalitas dirinya? Rasanya, tidak.

Memeriksa Mentalitas Kita

Mentalitas atau keadaan jiwa memang sangat dinamis. Perubahannya begitu cepat. Tapi, reaksi positif atau negatifnya mengikuti dasar atau pijakannya.

Mereka yang punya pijakan kuat, mentalitasnya akan stabil, tegar, dan lainnya. Tapi jika pijakannya lemah, apalagi jika tidak punya pijakan sama sekali, maka akan diombang-ambing keadaan.

Contoh, kalau dikabarkan bahwa ayah atau ibu kita meninggal dunia, reaksi umum adalah sedih. Dan tubuh akan mengikuti keadaan sedih dengan cara menangis.

Sampai di situ wajar. Tapi jika reaksinya bukan hanya sedih, tapi juga marah, takut, bingung, dan lainnya; maka hal itu menjadi tidak wajar. Pada keadaan ini menunjukkan bahwa mentalitas kita sedang sakit.

Jadi, dengan ‘pukulan’ yang sama, tapi reaksinya berbeda jauh. Yang satu hanya bersedih, yang satunya lagi histeris, berteriak-teriak, dan seterusnya.

Bahkan, tidak jarang, seolah-olah harus ada yang patut disalahkan dari musibah yang sebetulnya wajar itu. Misalnya, menyalahkan dokter yang merawat, sanak keluarga yang harusnya mendampingi, bahkan bisa juga menyalahkan Tuhan.

Contoh lain, ingin menyalahkan orang lain. Mentalitas jenis ini menganggap bahwa dirinya tak mungkin salah. Kalau ada yang salah, pasti karena dilakukan orang lain.

Biasanya mentalitas negatif ini dijangkiti oleh mereka yang punya ‘power’. Bisa sebagai atasan, senior, kakak terhadap adik-adik, bahkan ayah atau ibu terhadap anak-anaknya.

Istilahnya, selama masih ada ‘buntut’, salahkan saja ‘buntut’nya. Sementara dirinya selamat.

Padahal, bagaimana mungkin buntut saja yang harus disalahkan, karena ia hanya mengikuti keinginan yang di ‘atas’nya.

Sembuhkan dan Jangan Dibiarkan

Jika bayangan di cermin terdapat jerawat di wajah kita, kita pun akan berusaha untuk mengobati. Lalu, bagaimana kalau dirasa ada yang ‘tidak beres’ dari mentalitas kita, apakah akan kita biarkan saja?

Nah, inilah yang patut dilakukan, yaitu berusaha menyembuhkan mentalitas kita. Sakit mental tentu jauh lebih gawat daripada sekadar jerawat.

Masalahnya, tidak semua orang menyadari kalau ada yang salah dengan mentalitasnya. Orang yang tidak merasa sakit akan sulit untuk disembuhkan. [Mh]

 

Tags: Sehatkan Mental Kita
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

4 Hal yang Wajib Kita Berlindung Diri Darinya

Next Post

Cinta Allah kepada Seorang Ibu

Next Post
Menjaga kondisi kesehatan ibu pasca melahirkan

Cinta Allah kepada Seorang Ibu

Benarkah Sakinah Itu Segalanya dalam Keluarga? (Bag. 1)

Benarkah Sakinah Itu Segalanya dalam Keluarga? (Bag. 1)

NIVEA Berkolaborasi Dengan Watson dan Dompet Dhuafa "Gelorakan Program Perempuan Tangguh di Indonesia"

NIVEA Berkolaborasi Dengan Watson dan Dompet Dhuafa "Gelorakan Program Perempuan Tangguh di Indonesia"

  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Masjid Apung An-Nur Resmi Dibuka Jadi Ikon Wisata Religi Baru di Jakarta

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9566 shares
    Share 3826 Tweet 2392
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2529 shares
    Share 1012 Tweet 632
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1377 shares
    Share 551 Tweet 344
  • Wakaf Warrior Perluas Kolaborasi dengan Menggandeng Tiga Bank Syariah dan AWQAF Dental di ISEF 2026

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menemukan Kebahagiaan dalam Kesederhanaan Hidup

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menentukan Waktu Terbaik untuk Menghafal Al-Qur’an di Tengah Kesibukan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Event Dongeng dan Inspirasi Generasi Cinta Quran NPC

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Kaldu Jamur untuk MPASI Anak Ini Manfaatnya dan Cara Aman Memberikannya

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga