• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 5 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Figur

Kisah Mpok Karlin, Seniman Topeng Betawi

23/05/2021
in Figur
Kisah Mpok Karlin, Seniman Topeng Betawi

Kisah Mpok Karlin, Seniman Topeng Betawi (Foto: Channel Youtube Bang HK Channel)

334
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Kisah Mpok Karlin, seorang seniman topeng betawi berikut bisa kita ambil pelajaran karena di dalamnya terdapat perjuangan seorang seniman Betawi.

Baca Juga: Kelakuan Orang Betawi

Awal Mula Kisah Mpok Karlin Menjadi Pemain Topeng Betawi

Mpok Karlin menceritakan kisahnya kepada Heri Koswara dalam podcast channel youtube Bang HK Channel.

Ia mengaku bahwa dirinya sudah mulai berkecimpung di seni topeng Betawi sejak usianya belasan tahun pada tahun 1976 dan 1977.

Kemudian, Heri Koswara juga menanyakan alasan Mpok Karlin bergabung ke dalam grup Setia Warga pimpinan Almarhum Haji Bokir.

“Awalnya tidak sengaja ikut orang tua yang juga seniman, sehingga saya sering ikut nonton saat liburan sekolah.

Saat itu, saya mulai belajar tari topeng terlebih dahulu sampai ikutan manggung,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dirinya saat itu ikut tampil menggantikan seniornya yang izin menikah, sehingga ia terpilih menjadi pemain dan penari tetap.

Baca Juga: Sajian Nikmat di Pagi Hari dengan Nasi Uduk Betawi

Alasan Dinamakan Topeng Betawi

Selain itu, sebagai pemerhati budaya Betawi, Heri Koswara juga menanyakan mengapa tarian tersebut dinamakan Topeng Betawi.

Mpok Karlin pun menjelaskan bahwa semuanya berawal dari tarian topeng.

“Kalau topeng itu, awal mulanya adalah nari. Tari topeng pakai kedok. Jadi, ciri khas topeng dari situ,” kata Mpok Karlin.

Kemudian, Seniman Betawi itu juga menjelaskan tentang pementasan topeng.

Pertunjukan topeng diawali oleh para penari yang menggunakan kedok.

Setelah penari, ditampilkanlah “Lipet Gandes” yang maksudnya adalah tarian dan lawakan.

“Setelah Lipet Gandes, kita bawakan cerita. Ada cerita biasa, cerita rakyat, dan berbagai macam,” katanya.

Pertunjukan ini biasanya dilakukan dari sore sampai pagi atau selama satu malam.

“Dulu, mulainya dari setelah Isya sampai menjelang Subuh,” kata Mpok Karlin.

Podcast Bang HK

Heri Koswara atau biasa disapa Bang HK atau Bang HerKos adalah tokoh masyarakat Bekasi yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Islam Darul Hikmah (YAPIDH), bergerak di bidang pendidikan mulai tingkat TK hingga Perguruan Tinggi.

Ia kini diamanahi sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi IV dari Fraksi PKS. Komisi ini merupakan Bidang Pembangunan, meliputi: Pekerjaan Umum (Kebinamargaan, Pengairan, Tata Ruang dan Pemukiman),

Perencanaan dan Pengendalian, Pembangunan Regional, Pengelolaan Pelabuhan Laut dan Udara Regional,

Perhubungan dan Telekomunikasi, pertambangan dan energi, perumahan rakyat, penelitian dan pengembangan daerah, pengendalian dan perlindungan lingkungan hidup.

Heri yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PKS Kota Bekasi ini menggunakan podcast sebagai sarana dakwahnya dalam mengangkat tokoh-tokoh milenial hingga ‘kolonial’ yang berpengaruh di Bekasi.[Ind/Camus]

Tags: Mpok karlinSeniman topeng betawi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cara Mengonsumsi Pisang yang Sehat

Next Post

Sejarah Fathu Makkah Penaklukan Kota Makkah

Next Post
Sejarah Fathu Makkah Penaklukan Kota Makkah

Sejarah Fathu Makkah Penaklukan Kota Makkah

nata de coco vs

Nata de Coco Vs Yakult dalam Hidangan Sehari-hari

puasa aktualisasi

Puasa, Aktualisasi Rasa Empati Memupuk Rasa Peduli

  • Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    1240 shares
    Share 496 Tweet 310
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

    253 shares
    Share 101 Tweet 63
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    783 shares
    Share 313 Tweet 196
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9252 shares
    Share 3701 Tweet 2313
  • Kolaborasi Spesial Bellayu X NIKA untuk Signature Drink Pink Coco Cloud dalam Peluncuran Petite Lovely Rosy Milk

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Nika Hadirkan Konsep Kafe yang Homie dan Zen, Andalkan Coffee hingga Minuman Cold Foam

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4190 shares
    Share 1676 Tweet 1048
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11733 shares
    Share 4693 Tweet 2933
  • Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga