HIJAB segi empat berbahan paris menjadi salah satu pilihan favorit banyak muslimah. Bahannya ringan, adem, mudah dibentuk, dan cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari maupun acara formal. Namun, di balik kelebihannya, hijab paris juga dikenal memiliki serat yang halus sehingga lebih mudah kusut, berbulu, bahkan berlubang jika tidak dirawat dengan benar.
Kabar baiknya, perawatan hijab paris sebenarnya tidak rumit. Dengan kebiasaan sederhana saat mencuci, menjemur, menyetrika, hingga menyimpannya, hijab kesayangan bisa tetap terlihat seperti baru meski dipakai berulang kali. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan.
Baca Juga: Tiga Aspek Penting yang Perlu Diperhatikan dalam Makanan Sumber Vitamin C
Tips Merawat Hijab Paris agar Selalu Rapi dan Awet Dipakai
1. Cuci dengan tangan agar serat tetap terjaga
Cara terbaik merawat hijab paris adalah mencucinya menggunakan tangan. Hindari mesin cuci karena putaran yang terlalu kuat dapat merusak serat kain dan membuat bentuk hijab berubah. Cukup rendam sekitar 10–15 menit, lalu kucek perlahan pada bagian yang terkena noda tanpa menyikatnya. Gunakan deterjen cair atau sabun berbahan lembut agar warna tidak cepat pudar.
2. Pisahkan hijab berdasarkan warna
Jangan mencampur hijab putih, pastel, dan warna gelap dalam satu ember. Bahan paris cukup mudah menyerap warna sehingga berisiko terkena luntur dari kain lain. Kebiasaan memisahkan warna sejak awal akan membuat koleksi hijab tetap cerah dan tampil menarik lebih lama.
3. Jemur di tempat teduh
Banyak orang menjemur hijab langsung di bawah terik matahari agar cepat kering. Padahal, sinar matahari yang terlalu kuat dapat membuat warna hijab memudar. Sebaiknya bentangkan hijab di tempat yang teduh dan memiliki sirkulasi udara baik. Selain menjaga warna, cara ini juga membantu kain tetap lembut dan tidak kaku.
4. Setrika dengan suhu rendah
Karena bahannya tipis, hijab paris tidak membutuhkan suhu setrika yang terlalu panas. Gunakan pengaturan rendah hingga sedang, lalu setrika dari bagian tengah menuju sisi luar. Hindari melipat hijab berkali-kali sebelum disetrika karena dapat meninggalkan garis lipatan yang sulit hilang saat dipakai.
5. Simpan dengan cara digantung
Setelah rapi disetrika, simpan hijab menggunakan hanger khusus atau gantungan kerudung. Jika ruang lemari terbatas, lipat menjadi dua bagian saja, bukan persegi kecil. Lipatan yang terlalu banyak membuat hijab mudah kusut dan mempercepat munculnya bekas garis permanen pada kain.
***
Selain cara mencuci, penggunaan aksesori juga perlu diperhatikan. Peniti berukuran besar sering meninggalkan lubang kecil pada bahan paris. Sebagai alternatif, gunakan jarum pentul yang lebih halus dan lepaskan dengan hati-hati agar benang tidak tertarik. Bila muncul bekas lubang, semprot sedikit air pada area tersebut lalu ratakan perlahan menggunakan jari agar serat kembali menyatu.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Merawat hijab paris bukan hanya soal menjaga penampilan, tetapi juga bentuk rasa syukur terhadap barang yang kita miliki. Dengan perawatan yang tepat, hijab akan tetap nyaman dipakai, warnanya terjaga, dan usia pakainya menjadi jauh lebih panjang. Koleksi hijab pun selalu siap menemani berbagai aktivitas tanpa terlihat kusam atau kusut.





