• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 28 Juli, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Zakat Belum Optimal: Kemenag Akan Lakukan Tiga Langkah Ini

05/04/2016
in Berita
71
SHARES
548
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
image
Ilustrasi Google Image

ChanelMuslim.com – Sekjen Kemenag , Nur Syam mengatakan bahwa zakat memiliki potensi besar bagi pemberdayaan umat, tetapi sayang pengelolaanya belum optimal.

“Zakat bisa mengentaskan kemiskinan jika dikelola dengan baik,” jelas Sekjen Kemenag saat membuka acara Pembekalan Tenaga Pengawas Lembaga Zakat angkatan 1 pada tahun 2016, di Jakarta, Senin (4/4) malam yang diikuti oleh perwakilan dari 33 Provinsi.

Nur Syam mengakui bahwa pengelolaan zakat  selama ini masih belum optimal dan karenanya Kementerian Agama akan melakukan tiga upaya strategis dalam pengelolaan zakat.

image
Sekjen Kemenag saat membuka acara Pembekalan Tenaga Pengawas Lembaga Zakat angkatan 1 pada tahun 2016, di Jakarta, Senin (4/4) malam yang diikuti oleh perwakilan dari 33 Provinsi.

“Pertama, tingkatkan program sosialisasi regulasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Nur Syam, regulasi tentang zakat yang terbaru adalah UU No. 23  tahun 2011, perubahan UU No 38 tahun 1999. Meski sudah berlaku sejak 5 tahun lalu, tetapi tidak banyak pemimpin daerah yang sudah memahaminya  sehingga pelaksanaan zakat masih bersifat formalitas saja.

“Ini menyebabkan perolehan zakat tidak sesuai harapan. Saat ini perolehan zakat di Indonesia hanya Rp 3,5 T, yang seharusnya pendapatan zakat sebesar 217 T. Jadi ini berarti, zakat tidak memenuhi harapan, karena pemahaman mengenai regulasi dan UU zakat dari semua pemimpin daerah belum maksimal,” terangnya.

Nur Syam juga menilai bahwa ini menjadi tantangan ke depan, agar regulasi ini bisa dishare dikalangan pemimpin daerah, masyarakat, supaya peningkatan pendapatan zakat semakin meningkat dan baik.

“Kedua, meningkatkan kualitas kelembagaan. Kita harus meningkatkan performa penerima lembaga zakat,” kata Nur Syam.

Menurutnya, lembaga penerima zakat harus memiliki kualitas yang mengikuti regulasi yang ada. Di Indonesia yang memilki jumlah penduduk Islam terbanyak, jika dibandingkan dengan lembaga zakat yang ada belum sebanding banyaknya.

Nur Syam memandang perlunya memperbanyak jumlah pengelola zakat, dengan persyaratan yang mudah bagi masyarakat.

“Yang jelas memudahkan regulasinya, menyederhanakan persyaratannya, dan memperkuat tanggungjawabnya, maka dari itu perlu ada audit kinerja pengelola zakat ini,” tambah Nur Syam.

Mantan rektor IAIN Surabaya ini menilai, semakin banyak pengelola zakat, semakin baik pelayanannya. Jangan pernah takut pengelola zakat yang banyak, karena dengan banyaknya pengelola, maka akan semakin baik tingkat kompetisi untuk memberikan pelayanan yang baik.

Ketiga, meningkatkan kualitas SDM. Menurut Nur Syam, para pengelola zakat harus memiliki kompetensi yang baik sehingga bisa sekaligus menjadi  juru bicara, mengapa harus berzakat melalui lembaga formal.

“Ke depan kita perlu ada penyuluh khusus zakat. Ada agen zakat negeri dan agen zakat swasta. Ini tugas kita semua untuk menciptakan agen-agen ini,” tutur Nur Syam yang memiliki rencana di setiap Kabupaten ada 5 agen zakat, yang tugasnya memberikan pembinaan zakat. (jwt/kemenag)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ini Besaran Penurunan Tarif Angkutan Umum

Next Post

MUI Palu Larang Muslimah Pajang Foto di Media Sosial

Next Post

MUI Palu Larang Muslimah Pajang Foto di Media Sosial

Suara Hati Isteri Terduga Teroris: Bumi Allah itu Luas!

Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina yang Dituduh Bunuh Polisi

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8976 shares
    Share 3590 Tweet 2244
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4055 shares
    Share 1622 Tweet 1014
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11632 shares
    Share 4653 Tweet 2908
  • Menyerahkan Segala Urusan kepada Allah Saat Jalan Terasa Buntu

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2306 shares
    Share 922 Tweet 577
  • Doa setelah Shalat sesuai Sunnah Nabi

    278 shares
    Share 111 Tweet 70
  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    381 shares
    Share 152 Tweet 95
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5424 shares
    Share 2170 Tweet 1356
  • Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama: Dua Pilar Peradaban Islam dan Penjaga Persatuan Indonesia

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga