SENATOR Negara Bagian, Omar Fateh selangkah lebih dekat untuk mengukir sejarah sebagai wali kota Muslim pertama Minneapolis setelah memenangkan dukungan Partai Demokrat-Petani-Buruh (DFL) pada hari Sabtu (19/7/2025).
Ia juga akan menjadi orang kulit hitam kedua yang memegang jabatan tertinggi di kota tersebut.
Dilansir dari aboutislam, dukungan tersebut diberikan saat konvensi DFL Minneapolis di Target Center, menandai pertama kalinya dalam 16 tahun partai tersebut mendukung kandidat wali kota.
Konvensi sebelumnya berakhir tanpa calon yang jelas, lapor The Guardian.
Fateh berhasil meraih 60 persen suara delegasi yang dibutuhkan untuk memenangkan dukungan atas Wali kota petahana Jacob Frey, yang merupakan salah satu dari dua peraih suara teratas sebelum Fateh menang.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
“Saya merasa sangat terhormat menjadi kandidat Wali Kota Minneapolis yang didukung DFL,” ujar Fateh dalam sebuah postingan di X setelah konvensi.
Dukungan ini merupakan pesan bahwa warga Minneapolis sudah muak dengan janji-janji palsu, veto, dan politik seperti biasa.
Ini adalah mandat untuk membangun kota yang bermanfaat bagi kita semua.
Sejarah Baru, Omar Fateh sebagai Calon Wali Kota Muslim Pertama di Minneapolis
Baca juga: Saud Anwar, Wali Kota Muslim di Negara Bagian Connecticut AS
Fateh, yang terpilih menjadi anggota Senat Minnesota pada tahun 2020, menjadi orang Somalia-Amerika pertama dan Muslim pertama yang menjabat di majelis legislatif tingkat tinggi negara bagian tersebut.
Ia mewakili Distrik 42, yang mencakup wilayah Phillips dan Powderhorn di Minneapolis.
Kemenangannya di tahun 2020 mengejutkan banyak orang, karena ia mengalahkan petahana Demokrat yang telah lama menjabat, Senator Jeff Hayden, salah satu dari hanya dua senator negara bagian kulit hitam saat itu.
Sebagaimana dalam pemilihan sebelumnya, dukungan pada hari Sabtu merupakan langkah awal yang krusial dalam kampanyenya saat ini.
Ketika ia mencalonkan diri sebagai walikota pada bulan Desember, Fateh mengatakan: “Kota ini membutuhkan seorang walikota yang bekerja dengan warga, bukan melawan kami.”
[Sdz]