• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 15 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Pemenuhan Gizi pada 1000 Hari Pertama Anak Sangat Penting

12/01/2016
in Berita
74
SHARES
569
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
Foto: buahhatiku
Foto: buahhatiku

Chanelmuslim.com-Delapan minggu pertama dalam kandungan adalah masa terbentuknya cikal bakal otak, hati, jantung, ginjal, tulang, tangan, dan lengan. Sementara masa 1.000 hari terhitung dari masa 270 hari atau 9 bulan dalam kandungan ditambah 730 hari, yakni dua tahun pertama setelah kelahiran.

Memenuhi kebutuhan gizi pada anak khususnya pada seribu hari pertama kelahiran sangatlah penting karena mampu memengaruhi kemampuan kognitif pada anak hingga mereka remaja. Namun sayangnya, bila dilihat dari kompetensi belajar siswa di Indonesia, ternyata masih jauh dibanding negara-negara di Asia Tenggara lainnya.

Menurut survei yang dilakukan oleh OECD (Organization for Economic Co-operation and Development-Programme for International Student Assessment) terhadap kompetensi 510.000 pelajar usia 15 tahun di 65 negara, Indonesia masuk dalam urutan ke 64 dari 65 negara partisipan OECD tersebut. Sementara Malaysia di posisi 52, Thailand posisi 50, Vietnam posisi 17, dan Singapura posisi 2.

Prof. Endang L. Achadi MPH. Dr. PH, Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia mengatakan bahwa kompetensi pelajar Indonesia dalam bidang membaca, matematika dan sains pada siswa-siswa di Indonesia ternyata berada jauh di bawah rata-rata negara-negara OECD yang keanggotaannya diikuti oleh beberapa negara Asia Tenggara.

Menurut Endang, anak menjadi pendek (stunting), kurang cerdas, dan kurang tangkas merupakan sebagian dari dampak apabila anak mengalami kekurangan gizi dalam seribu hari pertama sejak anak tersebut dilahirkan. Selain itu, anak juga menjadi lebih berisiko mengalami penyakit kronis di usia dewasa, seperti hipertensi, diabetes, jantung, dan stroke.

Endang menjelaskan bahwa delapan minggu pertama dalam kandungan adalah masa di mana terbentuknya cikal bakal yang menjadi otak, hati, jantung, ginjal, tulang, tangan, dan lengan. Sedangkan masa 1.000 hari terhitung dari masa 270 hari atau 9 bulan dalam kandungan ditambah 730 hari, yakni dua tahun pertama setelah kelahiran.

Endang menilai Indonesia masih belum serius menanggapi persoalan ini. Padahal, kondisi tersebut merupakan masalah yang serius karena menyebabkan kemampuan kognitif anak menjadi rendah. Masa seribu hari ini dampaknya bisa bersifat permanen. Bila pada periode ini anak mengalami kurang gizi, tentunya akan sulit diperbaiki.

Selain itu, pola pemberian makan oleh orang tua pada anak juga banyak mengalami kekeliruan. Saat ini, lanjutnya, banyak orang tua yang memberikan asupan makan pada anak hanya berdasarkan “asal kenyang” saja. Padahal menurut piring keseimbangan gizi, porsi makan pada anak harus diperhatikan dengan sangat baik.

“Itu di piring keseimbangan gizi, nasi saja dikurangi jumlahnya. Jadi, bukan banyak makan nasi yang penting tapi sayur, buah, daging, dan ikan juga penting. Nasi sedikit saja yang penting karbohidrat masuk, protein terisi, vitamin juga ada. Jadi bukan nasi yang penting,” pungkasnya.(ind/greeners)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Lagi Penistaan Islam, Loyang Kue Ayat Alquran Beredar di Depok Jabar

Next Post

Inggris akan Terjadi Krisis Kekurangan Guru

Next Post

Inggris akan Terjadi Krisis Kekurangan Guru

Bolu Gulung Cokelat Moka, Penawar Sedih dan Duka

Siapa Bilang Piknik Bisa Sembuhkan Galau?

Pria di Roma Ditangkap karena Sengaja Tularkan HIV ke 29 Wanita

  • Persiapan Menghadapi Akhir Zaman, Kenali Keutamaan Surat Al-Kahfi

    Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4421 shares
    Share 1768 Tweet 1105
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8654 shares
    Share 3462 Tweet 2164
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11453 shares
    Share 4581 Tweet 2863
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    955 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2218 shares
    Share 887 Tweet 555
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    286 shares
    Share 114 Tweet 72
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1399 shares
    Share 560 Tweet 350
  • Viral, Koin Uang 1000 Kelapa Sawit bisa Mencapai Rp120 Juta

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    247 shares
    Share 99 Tweet 62
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    981 shares
    Share 392 Tweet 245
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga