• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 2 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Pemenuhan Gizi pada 1000 Hari Pertama Anak Sangat Penting

12/01/2016
in Berita
74
SHARES
568
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
Foto: buahhatiku
Foto: buahhatiku

Chanelmuslim.com-Delapan minggu pertama dalam kandungan adalah masa terbentuknya cikal bakal otak, hati, jantung, ginjal, tulang, tangan, dan lengan. Sementara masa 1.000 hari terhitung dari masa 270 hari atau 9 bulan dalam kandungan ditambah 730 hari, yakni dua tahun pertama setelah kelahiran.

Memenuhi kebutuhan gizi pada anak khususnya pada seribu hari pertama kelahiran sangatlah penting karena mampu memengaruhi kemampuan kognitif pada anak hingga mereka remaja. Namun sayangnya, bila dilihat dari kompetensi belajar siswa di Indonesia, ternyata masih jauh dibanding negara-negara di Asia Tenggara lainnya.

Menurut survei yang dilakukan oleh OECD (Organization for Economic Co-operation and Development-Programme for International Student Assessment) terhadap kompetensi 510.000 pelajar usia 15 tahun di 65 negara, Indonesia masuk dalam urutan ke 64 dari 65 negara partisipan OECD tersebut. Sementara Malaysia di posisi 52, Thailand posisi 50, Vietnam posisi 17, dan Singapura posisi 2.

Prof. Endang L. Achadi MPH. Dr. PH, Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia mengatakan bahwa kompetensi pelajar Indonesia dalam bidang membaca, matematika dan sains pada siswa-siswa di Indonesia ternyata berada jauh di bawah rata-rata negara-negara OECD yang keanggotaannya diikuti oleh beberapa negara Asia Tenggara.

Menurut Endang, anak menjadi pendek (stunting), kurang cerdas, dan kurang tangkas merupakan sebagian dari dampak apabila anak mengalami kekurangan gizi dalam seribu hari pertama sejak anak tersebut dilahirkan. Selain itu, anak juga menjadi lebih berisiko mengalami penyakit kronis di usia dewasa, seperti hipertensi, diabetes, jantung, dan stroke.

Endang menjelaskan bahwa delapan minggu pertama dalam kandungan adalah masa di mana terbentuknya cikal bakal yang menjadi otak, hati, jantung, ginjal, tulang, tangan, dan lengan. Sedangkan masa 1.000 hari terhitung dari masa 270 hari atau 9 bulan dalam kandungan ditambah 730 hari, yakni dua tahun pertama setelah kelahiran.

Endang menilai Indonesia masih belum serius menanggapi persoalan ini. Padahal, kondisi tersebut merupakan masalah yang serius karena menyebabkan kemampuan kognitif anak menjadi rendah. Masa seribu hari ini dampaknya bisa bersifat permanen. Bila pada periode ini anak mengalami kurang gizi, tentunya akan sulit diperbaiki.

Selain itu, pola pemberian makan oleh orang tua pada anak juga banyak mengalami kekeliruan. Saat ini, lanjutnya, banyak orang tua yang memberikan asupan makan pada anak hanya berdasarkan “asal kenyang” saja. Padahal menurut piring keseimbangan gizi, porsi makan pada anak harus diperhatikan dengan sangat baik.

“Itu di piring keseimbangan gizi, nasi saja dikurangi jumlahnya. Jadi, bukan banyak makan nasi yang penting tapi sayur, buah, daging, dan ikan juga penting. Nasi sedikit saja yang penting karbohidrat masuk, protein terisi, vitamin juga ada. Jadi bukan nasi yang penting,” pungkasnya.(ind/greeners)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Lagi Penistaan Islam, Loyang Kue Ayat Alquran Beredar di Depok Jabar

Next Post

Inggris akan Terjadi Krisis Kekurangan Guru

Next Post

Inggris akan Terjadi Krisis Kekurangan Guru

Bolu Gulung Cokelat Moka, Penawar Sedih dan Duka

Siapa Bilang Piknik Bisa Sembuhkan Galau?

Pria di Roma Ditangkap karena Sengaja Tularkan HIV ke 29 Wanita

  • Membaca Tanda Daycare Bermasalah

    Membaca Tanda Daycare Bermasalah

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8306 shares
    Share 3322 Tweet 2077
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3739 shares
    Share 1496 Tweet 935
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    792 shares
    Share 317 Tweet 198
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11301 shares
    Share 4520 Tweet 2825
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1230 shares
    Share 492 Tweet 308
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2094 shares
    Share 838 Tweet 524
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3330 shares
    Share 1332 Tweet 833
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4568 shares
    Share 1827 Tweet 1142
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga