• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 11 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Memanfaatkan Kemiskinan untuk Murtadkan Muslim di India

08/06/2021
in Berita
Memanfaatkan Kemiskinan untuk Murtadkan Muslim di India

Foto: Pixabay

93
SHARES
714
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Memanfaatkan kemiskinan, organisasi sayap kanan Hindu diduga merayu sejumlah Muslim untuk meninggalkan keyakinan. Mereka berjanji akan memberikan mereka bantuan makanan dan keuangan. Tindakan ini telah memicu kecaman dari umat Islam di seluruh India.

“Sangh Parivar (kelompok ultra nasionalis Hindu) telah lama meniupkan isu bahwa warga Kristen dan Muslim telah mengkonversi warga Hindu miskin untuk masuk ke agama Kristen dengan godaan uang dan manfaat lainnya. Namun tuduhan mereka itu jarang atau tidak pernah terbukti,” ujar Prof. MH Jawahirullah, politisi yang berbasis di Chennai dan pemimpin komunitas Muslim kepada OnIslam.net.

Baca Juga: Fatwa Oran, Ketika Muslim Spanyol Dibolehkan Berpura-pura Murtad

Memanfaatkan Kemiskinan untuk Murtadkan Muslim di India

“Dalam hal ini di Agra, ada godaan yang mencolok di balik acara pemurtadan dari kelompok Hindu. Sekarang Sangh Parivar telah tertangkap basah dalam melakukan tindakan ilegal,” tegas MH Jawahirullah.

Kontrovesi ini dipicu pada hari Selasa lalu setelah organisasi sayap kanan Hindu Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS), yang dikenal sebagai mentor ideologis partai berkuasa Bharatiya Janata Party (BJP), menyatakan bahwa sekitar 300 Muslim dari 60 keluarga di daerah kumuh di Agra telah murtad ke agama Hindu.

Kabar itu dibantah oleh banyak Muslim yang ikut ambil bagian dalam upacara konversi Hindu. Upacaa yang diselenggarakan oleh Dharma Jagran Samanvay Vibhagh (DJSV) dan Bajrang Dal, dua cabang dari RSS.

Menurut beberapa warga Muslim, mereka dipaksa untuk pergi mengikuti ritual Hindu namun mereka semua masih mengikuti Islam.

“Kami tidak memiliki jatah makanan dan kartu BPL (kartu tanda miskin). Dengan janji untuk membantu kami mendapatkan dokumen-dokumen itu dari pemerintah kelompok Hindu memanggil kami. Mereka juga mengajak kami ke acara Hindu mereka,” kata seorang warga Muslim kepada saluran televisi nasional India ABP.

“Ketika kami tiba di lokasi pertemuan, mereka memaksa kami untuk mengikuti ritual Hindu. Kami sangat takut karena banyaknya aktivis Hindu di sekitar lokasi pertemuan dan kami tidak berani protes,” tambahnya.

Upacara diawali dengan langkah yang diambil oleh aktivis RSS. Mendekati beberapa keluarga Muslim miskin di daerah kumuh di Ved Nagar daerah Agra dan menawarkan untuk membantu mereka mendapatkan kartu jatah makanan dan kartu BPL dari pemerintah.

“Tapi ketika beberapa pendeta Hindu yang menyertai para pemimpin Hindu tiba-tiba mendirikan havan (api ritual) dan meminta kami untuk melakukan beberapa persembahan kepada api dalam upacara khusus yang biasa dilakukan umat Hindu, kami menjadi curiga.

Ketika ditanya mengapa ia atau Muslim lainnya tidak protes ketika mereka diminta untuk ikut ambil bagian dalam ritual Hindu, Khan mengatakan bahwa mereka terlalu takut untuk mundur.

 

Tags: Memanfaatkan Kemiskinan untuk Murtadkan Muslim di India
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Es Kacang Merah Coklat Segaaarr

Next Post

Raja Saudi Donasikan 35 Juta Dolar untuk Perangi Ebola

Next Post
4 Amalan yang Menjamin Bisnis Tidak Pernah Merugi

Raja Saudi Donasikan 35 Juta Dolar untuk Perangi Ebola

Hobi Ekstrem Angel Lelga

Hobi Ekstrem Angel Lelga

Rumah Zakat Buka Cabang di Australia

Rumah Zakat Buka Cabang di Australia

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9510 shares
    Share 3804 Tweet 2378
  • Gayeng Guyub Sidomukti Hadirkan Kreasi Batik Hasil Kolaboraksi Pemkab Gunung Kidul Bersama Dompet Dhuafa Yogyakarta

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1351 shares
    Share 540 Tweet 338
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2459 shares
    Share 984 Tweet 615
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11832 shares
    Share 4733 Tweet 2958
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2401 shares
    Share 960 Tweet 600
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4854 shares
    Share 1942 Tweet 1214
  • Hiduplah dengan Sederhana dan Jauhkan Diri dari Sifat Sombong

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4295 shares
    Share 1718 Tweet 1074
  • Jaga Shalatmu dan Biarkan Allah Mengatur Rezekimu

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga