KEDUBES Republik Islam Iran di Jakarta menyambut positif kesiapan mediasi damai Presiden Republik Indonesia dalam konflik terjadi akhir-akhir ini. Iran juga memberikan apresiasi atas dukungan rakyat Indonesia selama ini.
“Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dan rakyat Indonesia selama ini, serta menyambut kesiapan Presiden Republik Indonesia untuk melakukan mediasi dalam konflik ini,” tulis siaran pers Kedubes Islam Iran di Jakarta, 1 Maret 2026.
Iran juga menjelaskan bahwa serangan yang dilakukan pada Sabtu lalu (28 Februari), selain menewaskan pemimpin tertinggi mereka, Sayyid Ali Khamenei di kantornya, juga menjadikan 200 siswi sekolah dasar di Kabupaten Minab syahid setelah sekolah mereka hancur total.
Permusuhan yang dilakukan Israel dan Amerika, menurut mereka, sudah berlangsung sejak berdirinya Republik Islam Iran tahun 1979 lalu.
Mulai dari skenario perang Irak dan Iran yang berlangsung pada tahun 1980 hingga 1988 hingga serangan Israel pada Juni tahun lalu. Lebih dari seratus ribu orang tewas dalam perang Iran Irak itu.
Begitu pun yang baru-baru ini terjadi, yaitu protes damai warga Iran yang akhirnya berubah menjadi kerusuhan massa. Akibat dari kerusuhan massa itu sebanyak 2 ribu lebih orang tewas. Hal itu tak lepas dari campur tangan pihak asing di dalam negeri Iran.
Akhirnya, pihak Kedubes Iran juga mengharapkan adanya sikap tegas dari pejabat dan Pemerintah Indonesia untuk mengutuk agresi Amerika dan Zionis Israel terhadap Iran itu. [Mh]





