PIMPINAN Daerah Persaudaraan Muslimah (PD Salimah) Kabupaten Kudus kembali menyelenggarakan Seminar Ramadan Silaturahmi Pecinta Al-Qur’an (SPA) ke-9 pada Ahad 1 Maret 2026 di Gedung PPNI Kabupaten Kudus.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Semarak Ramadan 1447 H sekaligus dirangkaikan dengan Wisuda Tahfidz Baitul Qur’an Salimah (BQS) ke-4.
Acara dibuka dengan tilawah Al-Qur’an yang dibawakan oleh salah satu wisudawati Tahfidz BQS Kudus, Arina Sabila Yumna, yang menghadirkan suasana khidmat dan penuh keberkahan.
Ketua PD Salimah Kabupaten Kudus, Aeda Ernawati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, namun memiliki makna mendalam.
“Alhamdulillah, kita sampai pada Silaturahmi Pecinta Al-Qur’an ke-9. Angka 9 ini bukan sekadar bilangan, namun menjadi simbol konsistensi dan komitmen dalam menjaga semangat mencintai dan membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat” ungkapnya.
Beliau juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Ramadan PD Salimah Kudus 1447 H.
Sebelumnya telah dilaksanakan Tarhib Ramadhan, pembagian sembako bagi wali yatim, serta santunan untuk anak yatim dhuafa yang tersebar di seluruh struktur pimpinan cabang dan Pimpinan Ranting Salimah se-Kabupaten Kudus.
Selanjutnya, pada Ahad mendatang akan digelar agenda Sehari Bersama Al-Qur’an, khataman, dan berbagi takjil. Rangkaian Semarak Ramadan 1447 H tersebut akan ditutup dengan kegiatan halal bihalal.
Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan Wisuda Tahfidz BQS ke-4. Prosesi wisuda dipimpin oleh Ketua BQS, Ustadzah Hilma Farah Al-Hafizah, dengan penyematan selempang dan penyerahan sertifikat kepada para wisudawati. Predikat wisudawati terbaik diraih oleh Ibu Runi Hidayati.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, panitia juga menggelar penggalangan dana untuk Palestina yang diiringi pembacaan puisi oleh Afifah Muna. Dana yang berhasil dihimpun pada kesempatan tersebut sebesar Rp6.342.000,-.
Rangkaian acara inti diisi dengan dua sesi kajian. Kajian pertama bertema “Tadabbur Qur’an Menerangi Hati Menuju Pribadi Mulia” disampaikan oleh Ustadzah Lathifah Munawaroh. Dalam pemaparannya beliau mengajak peserta untuk tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga mentadabburinya.
“Kita sudah banyak membaca Al-Qur’an, tetapi dalam mentadabburinya kita masih perlu meningkatkan kualitas. Mari di bulan Ramadan ini kita mulai membiasakan diri mentadabburi Al-Qur’an, misalnya satu hari satu ayat,” tuturnya.
Kajian kedua bertema “Merajut Harmoni dan Keberkahan Keluarga dengan Cahaya Al-Qur’an” disampaikan oleh ketua Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Jawa Tengah, Ustadz Usep Badruzzaman.
Ia menekankan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah dalam menghadapi dinamika kehidupan keluarga.
“Setiap keluarga pasti memiliki ujian. Permasalahan akan terselesaikan dengan pertolongan Allah. Karena itu, mari senantiasa mendekatkan diri kepada-Nya,” pesannya.
Para peserta mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias hingga akhir. Salah satu peserta, Sofi, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini,
“Saya sangat senang bisa mengikuti acara ini. Kegiatannya bermanfaat untuk perbaikan diri dan keluarga,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dalam menyambut Milad Salimah ke-26.
Diharapkan, Salimah senantiasa istiqomah dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas perempuan, anak, dan keluarga Indonesia. [Mh/Tys, Salimah]





