ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Rabu, 15 Juli 2020 | 25 Zulqaidah 1441 H
Login
Register

 


 
 
 
 
BERITA

Ba'ayun, Kearifan Lokal di Masjid Suriansyah Kota Banjarmasin

25 August 2019 20:04:16
Ba'ayun, Kearifan Lokal di Masjid Suriansyah Kota Banjarmasin

ChanelMuslim.com - Masjid Suriansyah atau masjid Kuin, Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan adalah masjid bersejarah yang memiliki banyak cerita. Dibangun di era pemerintahan Sultan Suriansyah (1526-1550), Raja Banjar pertama yang memeluk agama Islam, setelah sebelumnya menjadi penganut agama Hindu.

Masjid dengan warna dominan hijau ini terletak di Jl. Kuin Utara pinggir sungai Kuin yang sangat masyhur di Kota Banjarmasin. Posisinya sekitar 500M berdekatan dengan komplek makam Sultan Suriansyah dan keluarga yang bisa dijangkau dengan jalan kaki.

Masjid ini merupakan salah satu dari tiga masjid tertua yang ada di kota Banjarmasin pada masa Mufti Jamaluddin (Mufti Banjarmasin). Masjid yang lainnya adalah Masjid Besar (cikal bakal Masjid Jami Banjarmasin) dan Masjid Basirih.

Dalam pengamatan bimasislam, masjid peninggalan sejarah ini sangat kental arsitektur tradisional Banjar dengan konstruksi panggung dan beratap tumpang. Pada bagian mihrab masjid ini memiliki atap sendiri yang terpisah dengan bangunan induk. Sedangkan mimbarnya terdapat kain warna putih yang menjuntai seperti untuk melindungi dari kotoran.

Secara umum, bangunan masjid nampak masih asli senagai tinggalan beberapa ratus tahun lalu, meskipun beberapa kali mengalami perbaikan karena dimakan usia. Menurut salah satu pengurus masjid, setidaknya yang paling menonjol atas keslaslian masjid ini ada pada 4 (empat) tiang utama dalam masjid dan keberadaan mimbar yang benar-benar menjadi kekhasan sebagai situs bersejarah.

Satu hal menarik selain dari tipologi arsitekturnya, masjid ini melaksanakan tradisi lokal tahunan unik pada setiap Maulid Nabi Muhammad saw yang disebut tradisi Ba'ayun. Tradisi ini merupakan bentuk dari peringatan maulid Nabi saw dengan menyertakan bayi-bayi mulai usia 5 hari dari masyarakat sekitar. Para bayi yang diikutkan ditaruh di ayunan massal sekitar masjid sambil dibacakan barzanji/dzibai oleh Tim Khusus yang diiringi dengan rebana khas Banjar. Jumla peserta bisa mencapai 2000 hingga 3000 orang.

Menurut wakil sekretaris pengurus masjid, Adriandi, saat wawancara dengan bimasislam (22/8), bukan hanya bayi-bayi yang ikut didoakan, tetapi beberapa orang tua juga ikut, hanya mereka tidak menggunakan ayunan. Bagi keluarga yang ingin mengikuti tradisi ini, mereka diwajibkan mendaftar kepada panitia dengan membayar sejumlah uang untuk kepentingan perayaan itu. Jika ada sisa dananya akan diserahkan kepada pengurus masjid untuk kepentingan pengembangan masjid.

 
 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
BERITA LAINNYA
 
 
BERITA
10 November 2019 09:21:22

Kemenag Umumkan Pemenang Lomba Video

 
ADVERTORIAL
15 July 2020 06:00:00

Kini Qurban Bisa Melalui ChanelMuslim.com

 
 
BERITA
20 July 2019 18:34:55

Lebaran Betawi dan Hidangan Gratis

global qurban, chanelmuslim global qurban
 
 
 
TERBARU
 
sekolah qurban, qurban 2020
 
 
TERPOPULER
 
 
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga