• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Adara Kembali Kirim Bantuan untuk Pengungsi Palestina

10/02/2019
in Berita
72
SHARES
557
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com–Untuk menghadapi musim dingin tahun ini, Adara Relief International Kembali mengirimkan bantuan secara langsung kepada pengungsi Palestina di Yordania pada akhir Januari lalu.

Adapun bantuan yang diberikan adalah berupa selimut dan barang-barang kebutuhan pokok. Adara yang diwakili oleh Bannasari dan Fitriyah Nur Fadilah mengunjungi dua tempat pengungsian, yakni pengungsian Gaza (yang dihuni oleh penduduk yang berasal dari Gaza) di kota Jarosh dan pengungsian Buk’ah. Di Yordania sendiri ada 12 kamp pengungsian Palestina. Sementara itu dua pertiga penduduk Yordania adalah pengungsi.

Keadaaan dua pengungsian yang dikunjungi Adara bisa dibilang jauh dari kondisi layak. Selain bangunan yang seadanya, kondisi fisik bangunan juga sangat memprihatinkan, banyak genteng yang bocor, dinding yang retak, dan fasilitas sanitasi yang buruk.

Di setiap rumah pengungsian yang dikunjungi Adara, tidak ada satupun dari mereka yang memiliki mesin penghangat ruangan. Padahal bisa dibilang kondisi cuaca ketika musim dingin sangat menggigit. Tim Adara yang sudah menggunakan baju berlapis hingga mantel hangat dan juga sarung tangan saja masih merasakan dingin yang begitu menusuk tulang. Bahkan ketika di dalam hotel sekalipun yang telah menggunakan mesin penghangat.

Entah bagaimana para pengungsi itu melewatkan malam yang begitu dingin, hanya dengan selimut hangat yang seadanya. Belum lagi struktur bangunan yang seadanya hingga udara dingin dapat masuk begitu saja ke rumah mereka.

Jangan ditanya soal air hangat. Hampir dapat dipastikan mereka tidak memiliki penghangat air. Adara cukup beruntung karena fasilitas di penginapan tersedia air hangat. Namun ketika kami mengunjungi penampungan dan buang air di fasilitas publik di sekitar penampungan, dinginnya air terasa hampir membekukan tangan dan kaki kami.

Kondisi ini tidak hanya sampai disitu. Beban yang harus ditanggung oleh para pengungsi bertambah parah dengan banyaknya anggota keluarga yang mendiami satu rumah melebihi kapasitasnya. Satu rumah berukuran kurang lebih 30 meter bisa didiami oleh delapan hingga 10 orang.

Tidak hanya keterbatasan ekonomi, kondisi hidup yang demikian menghimpit tak jarang membuat mereka kehilangan akal sehat. Dalam kunjungan kemarin, Adara menjumpai seorang ibu yang depresi akibat persoalan hidup yang dihadapinya.

Bagi pengungsi Gaza, kondisi mereka semakin sulit dengan ketiadaan kewarganegaraan. Jika pengungsi yang berasal dari daerah Tepi Barat masih berhak mendapatkan kewarganegaraan Yordania tetapi hal ini tidak berlaku bagi pengungsi yang berasal dari Jalur Gaza. Mereka tidak berhak mendapatkan kewarganegaraan Yordania. Sehingga ketika mereka bekerja, mereka hanya berhak mendapatkan upah sepertiga dari standar upah minimum yang berlaku di sana.

Demikian pula dengan fasilitas kesehatan maupun pendidikan, mereka tidak bisa memasuki atau menikmati fasilitas pendidikan dan kesehatan milik negara. Hal ini menyebabkan para pengungsi Gaza sulit untuk memperbaiki keadaan hidup mereka.

Kondisi yang amat memprihatinkan di pengungsian penduduk Palestina ini masih jauh lebih baik dari penduduk Palestina yang masih bertahan di Jalur Gaza. Terbilang 12 tahun sudah mereka diblokade. Rumah-rumah mereka tiap harinya dihancurkan. Listrik mereka mati, air bersih pun minim.

Kemiskinan yang diderita penduduk Palestina bukan karena kemalasan apalagi kebodohan. Kemiskinan ini karena mereka dimiskinkan. Tanah air mereka direbut, dirampas, dijajah. Mereka yang dahulunya hidup berjaya, digdaya, kini merana.

Jika kita masih berdiam pada penderitaan Palestina, maka perlu kita tanya pada nurani: adakah ia tersisa? Pembukaan UUD 45 pun pada alinea pertama dengan jelas menyatakan: bahwa segala kemerdekaan adalah hak segala bangsa.[ind/rilis]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kini Panggil Ustaz Abdul Somad dengan Sebutan Syeikh

Next Post

PKS Tegas Tolak RUU P-KS

Next Post

PKS Tegas Tolak RUU P-KS

Masya Alloh, Ustaz Abdul Somad Ternyata Keturunan Nabi Muhammad saw

Resep Anti Baper Ala Salimah Tulungagung

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6269 shares
    Share 2508 Tweet 1567
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    919 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    464 shares
    Share 186 Tweet 116
  • Banjir Batang, DPC PKS Kecamatan Batang Salurkan Bantuan Pangan di Karangasem Utara dan Klidang Lor

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1757 shares
    Share 703 Tweet 439
  • Resep Singkong Keju Goreng

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3407 shares
    Share 1363 Tweet 852
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7870 shares
    Share 3148 Tweet 1968
  • Indonesia Siapkan Lima Ribu Kuota Beasiswa LPDP Tahun 2026 untuk Program S1 hingga S3

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4075 shares
    Share 1630 Tweet 1019
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga