• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 1 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Belajar Gaul dengan Tetangga (4)

06/07/2021
in Suami Istri, Unggulan
Belajar Gaul dengan Tetangga (4)

Ilustrasi, foto: kentonline.co.uk

82
SHARES
630
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Ibarat malam, tetangga mungkin mirip dengan bulan. Tanpa bulan, malam terasa gelap. Tapi, bagaimana jika sang bulan tak bisa diam.

Tetangga merupakan keniscayaan dalam rumah tangga. Di mana pun kita tinggal, tetangga selalu ada di hampir semua sisi kehidupan rumah kita: kanan, kiri, depan, dan belakang.

Kadang tetangga datang di saat kita perlukan. Mereka menolong di saat kita butuh bantuan. Walaupun tidak sedikit dari tetangga yang justru menjadi beban. Terutama, beban perasaan.

Tetangga Pelit

Pelit itu menganggap bahwa yang dimiliki bukan berasal dari luar. Termasuk, dari Allah subhanahu wata’ala. Sehingga, mengurangi yang dimiliki untuk orang lain sama saja dengan menyia-nyiakan usaha mendapatkannya.

Pelit juga menganggap bahwa pengurangan aset adalah siksaan. Siksaan yang hanya bisa dirasakan oleh jiwa, bukan badan. Sebaliknya, penambahan aset adalah kebahagiaan tiada tara.

Secara keimanan, pelit merupakan masalah besar. Pelit sulit bisa sejalan dengan nilai-nilai keimanan bahwa aset adalah titipan Allah, suatu saat akan dimintai pertanggungjawaban. Sehingga semakin besar aset, semakin besar beban pertanggungjawaban.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidak akan pernah berkumpul dalam hati seseorang sifat kikir dan keimanan selamanya.” (HR. An-Nasai dan Hakim)

Cara menghadapi tetangga pelit, sebenarnya mudah. Bukan dengan membalas pelitnya dengan cara yang sama. Justru sebaliknya, gempur dia dengan pemberian atau hadiah cuma-cuma.

Cara ini sebagai penumbuhan cermin sosial untuk sang tetangga. Dengan gempuran itu, ia bisa bercermin dan mengukur diri. Bahwa, ia memang tidak patut bersikap seperti itu. Toh terbukti, bahwa tidak pelit bukan siksaan. Bukan juga mengurangi aset dengan cara sia-sia.

Tentu cara mengungkapkannya bukan dengan efek menuduh atau menggurui. Tapi sebagai ungkapan jujur tentang diri kita, bahwa aset adalah pemberian Allah dan Allah yang menjamin tentang datang dan perginya.

Awalnya mungkin dia akan menganggap biasa. Tapi jika terus dan rutin dilakukan, ia akan mulai menyimak apa yang salah dengan dirinya.

Memang ada perbedaan besar antara pelit dan serakah. Kalau orang pelit belum tentu serakah. Tapi kalau orang serakah, sudah pasti pelit. Karena yang bukan di tangannya saja ia rebut, apalagi yang sudah dalam genggamannya.

Jika tetangga masih dalam kategori pelit, stadium masalahnya mungkin masih belum berat. Tapi kalau sudah serakah, perlu cara lain dan jauh lebih berat untuk menghadapinya. [Mh/bersambung]

 

 

Tags: belajar gaul dengan tetangga
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ibu Bahagia Kunci Mendidik Anak pada Masa Pandemi

Next Post

Keprihatinan Gas Oksigen untuk Medis

Next Post
Keprihatinan Gas Oksigen untuk Medis

Keprihatinan Gas Oksigen untuk Medis

Arab Saudi Larang Jamaah Masuk ke Tempat Suci Ttanpa Izin Haji

Arab Saudi Larang Jamaah Masuk ke Tempat Suci Tanpa Izin Haji

Kisah Sukses Penjual Baju Keliling, Kini Punya Omset 1,2 Milyar

Kisah Sukses Penjual Baju Keliling, Kini Punya Omset 1,2 Milyar

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8126 shares
    Share 3250 Tweet 2032
  • Daftar Harga BBM di Indonesia Saat Ini

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3616 shares
    Share 1446 Tweet 904
  • Berlatihlah Memanah dan Jangan Tinggalkan

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Ustaz Zaitun Rasmin: Syahid fi sabilillah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1964 shares
    Share 786 Tweet 491
  • HBO Siapkan Serial Harry Potter Musim Kedua

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4178 shares
    Share 1671 Tweet 1045
  • Pemerintah Indonesia dan Jepang Jalin Kerja Sama pada Program Breeding Loan Komodo

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga