• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 28 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Perumpamaan Orang yang Cerdas

10/05/2025
in Khazanah
Skor IQ Anak Bukan Segalanya

Skor IQ Anak Bukan Segalanya (foto: pixabay)

121
SHARES
930
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ADA sebuah cerita dari media sosial yang sangat menarik untuk kita simak bersama. Kisah tersebut bercerita tentang perumpamaan orang yang cerdas. Berikut ceritanya.

Suatu hari, seorang musafir lewat di suatu kampung. Ia melihat penduduk kampung lagi berkumpul ramai sekali. Mereka sepertinya lagi mengadakan musyawarah besar.

Setelah mencari tahu, ternyata penduduk kampung itu sedang membicarakan siapa yang bersedia diangkat menjadi kepala kampung.

Ia menjadi heran, kenapa orang-orang ini justru mencari siapa yang mau menjadi pemimpin, karena menurut kebiasaan, orang malah rebutan untuk jadi pemimpin.

Baca Juga: 10 Cara Menjaga Kecerdasan Otak

Orang yang Cerdas Mempersiapkan Bekal

Rupanya, ada suatu tradisi aneh di kampung itu. Setiap seorang pemimpin yang telah selesai menjalankan tugas, ia akan dibuang ke suatu tempat yang sangat berbahaya.

Di padang pasir yang dipenuhi binatang buas dan berbisa. Setiap orang yang masuk ke sana mustahil bisa keluar lagi dengan selamat.

Setelah berpikir sejenak, ia menawarkan diri untuk jadi pemimpin di kampung itu. Tentu saja penduduk kampung menjadi heran sekaligus senang.

Dengan penuh keyakinan, ia menandatangani perjanjian untuk menjadi pemimpin dan siap dibuang setelah 10 tahun menjalankan tugas.

Namun, musafir ini ternyata seorang yang sangat cerdas. Pantas sekali ia berani menawarkan diri jadi pemimpin negeri itu. Di tahun pertama dan kedua, ia mengumpulkan dana yang sangat besar.

Pada tahun ketiga, ia menugaskan orang untuk membuat jalan ke padang pasir tempat yang akan dijadikan tempat pembuangannya.

Tahun keempat, ia membersihkan tempat itu dari binatang buas dan berbisa. Pada tahun kelima, ia memerintahkan orang untuk mengalirkan air dan menanaminya dengan berbagai macam tumbuh-tumbuhan.

Lalu, tahun keenam sampai kedelapan, ia menyulap daerah itu menjadi kota yang sangat megah dan membuat istana yang indah untuk tempat ia ketika dibuang nanti.

Akhirnya pada tahun kesembilan, ia justru merindukan jabatannya segera berakhir, karena ia tidak sabaran lagi untuk menempati rumah masa depannya.

Pada tahun kesepuluh setelah jabatannya berakhir, ia menikmati kehidupan yang sangat membahagiakan di istana yang pada tahun sebelumnya ia bangun dengan megah dan indah.

Baca Juga: Islam Membangun Peradaban Manusia Terbaik Unggul Dunia Akhirat

Gambaran Kehidupan Dunia dan Akhirat

Sobat, cerita di atas itu adalah gambaran sederhana antara kehidupan di dunia dan kampung akhirat.

Jika ada seseorang yang takut dan cemas akan kematiannya, berarti ia belum mempersiapkan dirinya menuju kampung abadinya.

Sebaliknya, jika kita mempersiapkan dengan sungguh-sungguh, melakukan amal saleh, banyak berbuat baik, banyak beribadah,

banyak bersedekah lalu kita yakin akan janji Allah berupa surga dan segala kenikmatannya, justru kita akan ikhlas dan ingin segera menuju ke sana.

Sobat, jadilah orang yang cerdas, siapa itu? Orang yang cerdas adalah orang yang mempersiapkan dirinya untuk kehidupan akhirat yang abadi.

Mereka adalah orang-orang yang paham akan kehidupan akhirat yang kekal.

Mereka adalah orang-orang yang mengerti akan kenikmatan surga dan kesengsaraan neraka. Dan mereka memilih untuk terus beramal saleh hingga akhir hayat agar bisa tinggal di surga.

Baca Juga: Menjadi Keluarga Cerdas melalui Virus Corona

Perumpamaan Orang yang Cerdas

Sebaliknya, jangan menjadi orang yang bodoh, siapa itu? Orang bodoh adalah mereka yang membarterkan kehidupan akhiratnya demi kesenangan di dunia.

Mereka hidup dengan bergelimpang kesenangan yang semu, hanyut dalam kesia-siaan, terus bergumul dalam lumpur nista dan dosa.

Kesenangan semu itu ada akhirnya dan mereka tidak sadari, tidak tahu bahwa kehidupan akhirat itu selamanya. Pada akhirnya, merekalah yang akan menempati kamar-kamar neraka beserta siksaannya.

Semua karena mereka terlena akan kesenangan dunia yang sesaat. Semua karena mereka tidak bisa sabar akan nafsu yang selalu mendorongnya melakukan maksiat.

Kita semua ini adalah para musafir yang sedang berpergian ke dunia dan menurut penanggalan langit, kita ini hanya 1,5 jam saja pergi ke dunia bahkan ada banyak orang yang kurang dari waktu 1,5 jam.

Nanti semuanya juga akan pulang ke kampung halamannya masing-masing yakni negeri akhirat.

Maka, jadilah musafir yang cerdas bukan musafir yang bodoh. “Wahai Nabi, siapakah orang yang paling cerdas dan paling mulia?”

Beliau menjawab, “Orang yang paling banyak dalam mengingat mati dan paling siap menghadapinya. Merekalah orang paling cerdas. Mereka pergi dengan membawa kemuliaan di dunia dan kehormatan di akhirat” (HR. At-Tirmidzi).[ind]

sumber: Kulwap Tumbuh Yuk! Randy Ariyanto W. & Dyah Lestyarini. Rumah Inspirasi Aisha: 2021.

Tags: Perumpamaan Orang yang Cerdas
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ummu Umarah, Sosok Sahabat Wanita yang Gesit di Medan Pertempuran

Next Post

Belajar dari Hajar Cikal Bakal menjadi Ibu Bangsa

Next Post
Belajar dari Hajar Cikal Bakal menjadi Ibu Bangsa

Belajar dari Hajar Cikal Bakal menjadi Ibu Bangsa

Kecintaan Kita kepada Saudara di Palestina

Kecintaan Kita kepada Saudara di Palestina

Ini Penjelasan Mengapa Meminum Sampanye Halal Tidak Dibolehkan

Sampanye Halal Tidak Dibolehkan, Berikut Penjelasannya

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8113 shares
    Share 3245 Tweet 2028
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5058 shares
    Share 2023 Tweet 1265
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1987 shares
    Share 795 Tweet 497
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    476 shares
    Share 190 Tweet 119
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3605 shares
    Share 1442 Tweet 901
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarganya yang Masih Hidup (Bag. 1)

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    180 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Tips Membedakan Kerupuk Kulit Babi dan Kulit Sapi

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga