• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 18 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Perlukah Sekolah untuk Orangtua?

27/08/2025
in Parenting
Perlukah Sekolah untuk Orangtua?

Foto: Unsplash

77
SHARES
596
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ALKISAH di sebuah sekolah tingkat menengah pertama semua siswa berkumpul di tengah lapang. Hari itu Kepala Sekolah akan memberikan pengumuman.

Lalu beberapa siswa di panggil ke depan. Sekitar 30 siswa dan siswi berdiri di hadapan ratusan teman-temannya dan para guru. Hari itu mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka terkait perkelahian siswa antar sekolah.

Tidak hanya itu, siswa-siswa yang satu pertemanan ini bergabung dalam grup obrolan via whatsaap. Di dalam grup ini, mereka saling berbagi keresahan dan kegembiraan.

Baca Juga: Respon Guru Jepang saat Orangtua Muslim Mengajukan Menu Makan Siang Halal

Mereka bebas mengungkapkan kekesalan mereka terhadap teman, guru bahkan orangtua. Tidak jarang perkataan kasar terlontar dari mereka. Mereka juga saling bertukar video porno. Padahal rata-rata usia mereka baru 13 tahun.

Setelah itu orangtua mereka dipanggil untuk bertemu pihak sekolah. Beragam reaksi, ada yang menampakan wajah datar, cemas, kecewa bahkan ada yang menangis.

“Anak saya kalau di rumah tidak nakal, Bu. Malah cenderung pendiam,” ujar salah seorang dari mereka.

Rata-rata orangtua tidak tahu perihal pergaulan anak-anaknya di luar rumah. Perilaku anak-anak bisa saja berbeda antara di rumah dengan di sekolah. Banyak hal yang menyebabkan anak berperilaku di luar kewajaran.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Yang paling berpengaruh adalah pola pengasuhan orangtua terhadap anak. Pola pengasuhan yang otoriter bisa mengekang jiwa anak. Pola pengasuhan terlalu dimanja membuat anak tidak mandiri. Pola pengasuhan serba cuek juga mengakibatkan anak merasa terabaikan.

Mengapa pola pengasuhan orangtua yang seperti itu terjadi? Itu juga akibat pola pengasuhan sebelumnya. Ini seperti lingkaran setan. Sesuatu yang tidak tuntas terjadi pada orangtua terkait pola pengasuhan yang diterimanya akan mengakibatkan hal yang sama atau bahkan lebih buruk pada anak-anaknya.

Lalu bagaimana dengan nilai-nilai kearifan lokal. Setiap budaya mempunyai falsafah hidupnya sendiri. Nilai-nilai hidup seperti kerukunan, saling asah, asuh dan asih, saling bantu, saling menghormati dan lainnya tergerus oleh perkembangan dunia.

Perlukah Sekolah untuk Orangtua?

Dampak yang paling signifikan adalah akibat berkembangnya dunia digital yang menghasilkan manusia-manusia yang materialis dan individualis. Sendi-sendi kehidupan yang biasanya berbasis pada keluarga perlahan hilang. Yang muncul adalah manusia-manusia yang hanya fokus pada kenyamanan kehidupannya sendiri.

Kembali kepada keluarga merupakan hal penting untuk memulai semua perbaikan. Untuk itu perlu ada sekolah untuk orangtua. Sekolah ini yang nantinya memberikan kelas-kelas bimbingan kepada orangtua yanga akan memotivasi dan membantu orangtua untuk menentukan tujuan keluarganya dan mengatasi masalah dalam keluarga.

Sekolah orangtua sudah digagas oleh berbagai pihak seperti Sekolah orangtua Kuttab al faith, Sekolah ayah Edi, atau Program Sekolah Pengasuhan Anak (PSPA) oleh Abah Ihsan. Sayangnya program-program ini masih sangat terbatas pada kalangan menengah ke atas karena biayanya yang tidak murah.

Untuk skala nasional memang sudah ada kelas-kelas penyuluhan keluarga yang digagas pemerintah dan lembaga-lembaga sosial. Namun memang belum terasa kehadirannya karena keterbatasan sumber daya dan dana.

Namun jika sekolah orangtua ini menjadi program pemerintah maka akan menjadi mudah dijalankan dengan melibatkan perangkat-perangkat dan pihak-pihak terkecil dalam masyarakat seperti RT, RW, PKK dan Karang Taruna. Sudah saatnya kita kembali menghidupkan perangkat-perangkat dalam masyarakat ini untuk meningkatkan kesejahteraan dalam berkeluarga dan menyelamatkan generasi muda. [May/Sdz]

Tags: Perlukah Sekolah untuk Orangtua?
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ciri-Ciri Air yang Tidak Sehat untuk Kesehatan Kulit

Next Post

Fillet Ikan Rempah Chinese Menggugah Selera

Next Post
Fillet Ikan Rempah Chinese Menggugah Selera

Fillet Ikan Rempah Chinese Menggugah Selera

Brokoli Sangat Baik untuk Menurunkan Berat Badan

Brokoli Sangat Baik untuk Menurunkan Berat Badan

Pekerjaan seorang ibu

5 Langkah Sederhana Menjadi Orang Tua Teladan untuk Anak

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8221 shares
    Share 3288 Tweet 2055
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3680 shares
    Share 1472 Tweet 920
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2193 shares
    Share 877 Tweet 548
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    747 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1210 shares
    Share 484 Tweet 303
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4541 shares
    Share 1816 Tweet 1135
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11254 shares
    Share 4502 Tweet 2814
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2052 shares
    Share 821 Tweet 513
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4214 shares
    Share 1686 Tweet 1054
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga