NASI masih menjadi makanan pokok yang sulit dipisahkan dari keseharian masyarakat Indonesia. Namun, semakin banyak orang mulai mencari alternatif yang lebih sehat untuk menjaga berat badan, mengontrol gula darah, atau sekadar meningkatkan kualitas pola makan. Salah satu pilihan yang kini semakin populer adalah beras porang, yaitu beras analog yang dibuat dari umbi porang (Amorphophallus muelleri) yang kaya akan serat larut bernama glukomanan.
Berbeda dengan beras putih biasa, beras porang memiliki kandungan kalori dan karbohidrat yang lebih rendah, tetapi seratnya jauh lebih tinggi. Teksturnya memang sedikit lebih kenyal, namun tetap cocok dipadukan dengan berbagai lauk Nusantara. Berikut beberapa manfaat beras porang bagi kesehatan yang patut kamu ketahui.
Baca Juga: Tiga Aspek Penting yang Perlu Diperhatikan dalam Makanan Sumber Vitamin C
Ragam Manfaat Beras Porang untuk Kesehatan
1. Membantu menjaga berat badan ideal
Salah satu alasan utama beras porang digemari adalah kemampuannya memberikan rasa kenyang lebih lama. Kandungan glukomanan menyerap air dan membentuk gel di dalam lambung sehingga proses pengosongan lambung berlangsung lebih lambat. Akibatnya, keinginan untuk makan berlebihan dapat berkurang dan asupan kalori harian lebih mudah dikendalikan.
2. Membantu mengontrol gula darah
Beras porang memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibanding nasi putih. Serat glukomanan memperlambat penyerapan glukosa sehingga kadar gula darah tidak melonjak drastis setelah makan. Karena itu, beras porang sering dijadikan salah satu pilihan karbohidrat bagi orang yang sedang mengelola diabetes atau pradiabetes, tentu dengan tetap mengikuti anjuran tenaga kesehatan.
3. Menjaga kesehatan jantung
Tak hanya gula darah, glukomanan juga berperan membantu menurunkan penyerapan kolesterol di saluran pencernaan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi serat larut secara rutin dapat membantu memperbaiki profil kolesterol, terutama kolesterol LDL atau kolesterol jahat. Hal ini berkontribusi dalam menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung.
4. Melancarkan sistem pencernaan
Serat dalam beras porang juga bermanfaat sebagai prebiotik, yaitu makanan bagi bakteri baik di usus. Keseimbangan mikrobiota usus yang baik membantu memperlancar buang air besar, mengurangi risiko sembelit, sekaligus mendukung kesehatan saluran cerna secara keseluruhan.
5. Mendukung daya tahan tubuh
Kesehatan usus memiliki hubungan erat dengan sistem kekebalan tubuh. Kandungan oligosakarida dan serat pada beras porang membantu menjaga pertumbuhan bakteri baik, sehingga fungsi pertahanan tubuh dapat bekerja lebih optimal dalam melawan infeksi.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
***
Beras porang sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya sumber gizi. Padukan dengan lauk tinggi protein seperti ikan, ayam, telur, atau tempe, serta lengkapi dengan sayuran berwarna agar kebutuhan nutrisi tetap seimbang. Selain itu, minumlah air putih yang cukup karena serat glukomanan bekerja optimal dengan bantuan cairan.
Perlu diingat, meskipun menyehatkan, konsumsi beras porang secara berlebihan dapat menimbulkan keluhan seperti kembung atau rasa tidak nyaman pada sebagian orang. Mulailah dengan porsi secukupnya sambil melihat respons tubuh. [DW]





