TUMBLER saat ini menjadi populer karena dianggap lebih praktis dan ramah lingkungan. Penggunanya didominasi oleh para pekerja kantoran dan anak-anak sekolah. Banyak orang kini membawa tumbler sendiri untuk minum air putih, kopi, teh, hingga minuman. Penggunaan tumbler dinilai efektif untuk membantu mengurangi sampah plastik sekali pakai, penggunaan tumbler juga dapat menghemat pengeluaran sehari-hari.
Agar tetap awet dan higienis, tumbler yang digunakan setiap hari tentu memerlukan. Jika jarang dibersihkan dengan benar, tumbler bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri, menimbulkan bau tidak sedap, bahkan memengaruhi rasa minuman.
Baca Juga: Belajar dari Tumbler yang Hilang: Berpikir Sebelum Bertindak Ala Rasulullah
Begini Cara Merawat Tumbler agar Tetap Bersih dan Awet!
Lalu bagaimana cara merawat tumbler dengan benar? Simak beberapa caranya di bawah ini!
Cuci Tumbler Setelah Digunakan
Membiarkan sisa minuman terlalu lama mengendap di dalam tumbler ini merupakan sebuah kesalahan yang sering dianggap sepele. Padahal, sisa cairan terutama yang mengandung gula atau susu dapat memicu pertumbuhan bakteri dan jamur.
Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), menjaga kebersihan wadah makanan dan minuman penting untuk membantu mencegah kontaminasi bakteri yang berbahaya bagi kesehatan.
Karena itu, tumbler sebaiknya segera dicuci setelah digunakan, terutama jika dipakai untuk kopi, teh manis, susu, atau jus.
Gunakan Sabun dan Air Hangat
Untuk membersihkan tumbler, gunakan sabun cuci dan air hangat agar sisa minuman serta minyak yang menempel dapat terangkat dengan baik. Bersihkan seluruh bagian, termasuk tutup, sedotan, dan karet penutup karena area tersebut sering menjadi tempat berkumpulnya kotoran.
Gunakan sikat khusus botol agar bagian dalam tumbler dapat dibersihkan hingga ke dasar. Jika tumbler memiliki bagian sempit, pastikan tidak ada sisa cairan yang tertinggal.
Jangan Menutup Tumbler Saat Masih Basah
Setelah dicuci, tumbler perlu dikeringkan terlebih dahulu sebelum ditutup kembali. Kondisi lembap di dalam botol tertutup dapat memicu munculnya bau apek dan pertumbuhan jamur.
Sebaiknya letakkan tumbler dalam posisi terbuka hingga benar-benar kering secara alami. Langkah sederhana ini sering dianggap sepele, padahal sangat penting untuk menjaga kebersihan tumbler.
Hindari Menggunakan Pemutih Berlebihan
Sebagian orang menggunakan cairan pemutih untuk membersihkan noda membandel pada tumbler. Namun, penggunaan bahan kimia terlalu keras secara berlebihan dapat merusak lapisan bagian dalam tumbler, terutama pada bahan stainless steel.
Penggunaan bahan alami seperti baking soda dan cuka untuk membantu membersihkan noda serta mengurangi bau tidak sedap pada botol minum.
Campuran baking soda dan air hangat juga cukup efektif membantu membersihkan noda teh atau kopi yang menempel di dinding tumbler.
Perhatikan Jenis Bahan Tumbler
Setiap jenis tumbler memiliki cara perawatan yang berbeda. Tumbler berbahan stainless steel biasanya lebih tahan lama dan mampu menjaga suhu minuman lebih baik. Namun, beberapa jenis tumbler plastik tidak dianjurkan terkena air terlalu panas karena dapat memengaruhi kualitas bahan.
Karena itu, penting membaca petunjuk penggunaan dari produsen sebelum membersihkan tumbler.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Simpan di Tempat Bersih dan Kering
Saat tidak digunakan, simpan tumbler di tempat yang bersih dan kering agar tidak mudah berdebu atau lembap. Hindari menyimpan tumbler dalam kondisi tertutup rapat jika belum benar-benar kering.
Merawat tumbler sebenarnya tidak sulit, tetapi membutuhkan kebiasaan yang konsisten. Dengan mencuci secara rutin, mengeringkannya dengan benar, dan menggunakan bahan pembersih yang aman, tumbler bisa tetap higienis dan awet digunakan dalam jangka panjang. Selain menjaga kesehatan, tumbler yang bersih juga membuat rasa minuman tetap segar dan nyaman dikonsumsi setiap hari. [DW]





