NEW World Order (NWO) atau tatanan dunia baru merupakan agenda besar yang digaungkan Zionis Israel. Ide ini berkembang di tahun 90-an di Amerika.
Pada tahun 90-an, dunia dikenalkan dengan sebuah gagasan ‘New World Order’: tatanan dunia baru. Istilah ini terus digaungkan kaum Zionis Israel melalui banyak sarana. Yang paling gencar ada pada film-film Barat. Hal ini lumrah, karena semua produk film Barat dikuasai Yahudi dan Israel.
Apa Itu ‘New World Order’?
NWO adalah sebuah tatanan dunia yang dikuasai satu kepemimpinan otoriter yang kuat. Yang menurut mereka, mampu mengendalikan dunia pada kedamaian, kesejahteraan, dan lainnya.
Namun, tatanan dunia baru itu harus ditebus dengan banyak pengorbanan. Antara lain:
Satu, Mengurangi Jumlah Umat Manusia
Jumlah umat manusia yang sudah mencapai 8 miliar lebih saat ini dianggap menghambat tatanan yang baik. Karena itu, harus dikurangi secara ekstrim.
Pertanyaannya, dengan cara?
Nah, di sinilah bisa dipahami kenapa Israel begitu gila perang dan selalu berada di balik perang dunia pertama, kedua, dan saat ini yang ketiga. Hal ini karena mereka begitu terobsesi untuk mengurangi jumlah umat manusia secara ekstrim.
Saat ini, persenjataan militer memiliki daya hancur yang massif. Dan itu juga ‘hasil karya’ kaum Zionis melalui pakar-pakarnya di AS. Di antara produk mereka yang begitu mengagetkan dunia adalah apa yang pernah terjadi di Jepang: Hiroshima dan Nagasaki. Jutaan orang tewas melalui bom atom.
Bom dahsyat itu kini sudah melalui pengembangan yang luar biasa. Tidak lagi liar seperti dulu. Tapi bisa dikendalikan dengan begitu akurat. Daya hancurnya juga berlipat-lipat dari bom atom.
Mereka menyebutnya dengan bom nuklir. Dan kini, berkembang lagi dengan bom lain yang disebut bom hidrogen.
Jika satu bom itu ditarget ke sebuah kota, maka bisa menghancurkan seluruh kota itu. Pada posisi ini, Eropa menjadi target yang begitu rentan. Karena, negara mereka hanya seukuran kota-kota yang ada di dunia.
Dengan cara apa bom itu dijatuhkan? Salah satunya dengan rudal. Dunia saat ini sudah memiliki rudal antar benua. Daya tempuhnya juga begitu singkat, hanya dalam hitungan menit untuk menempuh ribuan kilometer.
Dua, Melenyapkan Batas Negara
Tatanan dunia baru juga akan melenyapkan batas-batas negara. Dengan kata lain, tak lagi ada negara-negara yang berbeda. Negara hanya satu, yaitu Israel Raya.
Upaya ini sudah dilakukan Israel melalui penerapan kewarganegaraannya. Warga-warga Israel berasal dari begitu banyak negara. Kelak, mereka akan meninggalkan negara lamanya yang akan hancur untuk menjadi warga negara baru yang menyatukan.
Kekuasaan wilayah Israel adalah apa yang ada dalam peta yang tergambar di baju seragam tentaranya. Yaitu, meliputi hampir seluruh Syam: Palestina, Lebanon, Suriah, dan sebagian Mesir.
Tiga, Menghilangkan Agama-agama Tradisional
Inilah visi ketiga dari tatanan dunia baru. Yaitu, menghilangkan semua agama tradisional: Islam, Kristen, Hindu, Budha, dan lainnya.
Nantinya, mereka akan hidup dalam religiusitas yang baru. Sebuah ‘agama’ yang universal.
Kalau ditanya siapa ‘nabi’ dari agama baru ini? Jawabannya adalah Dajjal.
Tanpa disadari banyak orang, prakondisi ini sudah berlangsung. Misalnya, sering kita mendengar istilah ‘kebaikan alam’, ‘kebaikan semesta’, ‘kekuatan semesta’, dan seterusnya.
Istilah-istilah ini tanpa sadar masuk ke umat manusia untuk menghapus kata ‘Tuhan’. Terlebih lagi Allah subhanahu wata’ala.
Empat, Kepemimpinan Tunggal Israel Raya
Seorang pakar eskatologi atau ilmu akhir zaman: Syaikh Imron Husein, pernah menjelaskan bahwa apa yang akan dilakukan Israel adalah melenyapkan semua penguasa dunia, termasuk AS, Rusia, Cina, dan lainnya.
Kelak, penguasa yang ada hanya tunggal, yaitu Israel Raya. Siapa pemimpinnya? Pemimpinnya adalah seorang almasih menurut keyakinan mereka. Yaitu, ‘almasih’ Dajjal. Yang saat ini sedang mereka nanti-nanti kedatangannya.
Kemunculan Dajjal akan didahului dengan ritual menyembelih ‘sapi merah’. Setelah itu, Dajjal akan ‘duduk’ di singgasana di Yerusalem.
Inilah momen yang selalu dikhawatirkan para Nabi. Mereka mengajarkan umatnya, termasuk umat Islam, dengan doa agar Allah melindungi kita dari ‘al-masih Dajjal’.
Karena, tak ada satu pun kekuatan umat manusia yang bisa mengalahkan Dajjal. Kecuali, seorang hamba Allah yang mulia, seorang Nabi yang kelak Allah turunkan, yaitu Nabi Isa alaihissalam. Wallahu a’lam. [Mh]





