• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Kesempatan Belajar Memimpin

18/11/2025
in Nasihat
Subhanallah, Inilah Negara tanpa Malam

Ilustrasi, foto: Sweden

67
SHARES
514
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PEMIMPIN tumbuh dan mapan dalam proses panjang. Karena itu, berikan kesempatan yang muda untuk memimpin.

Ada yang menarik dalam penggalan sejarah sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bernama Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhuma. Di usia remaja, ia sudah dipercayakan Rasul untuk memimpin perang besar.

Usamah bin Zaid merupakan sahabat muda yang tumbuh di lingkungan keluarga Nabi. Usianya tak jauh berbeda dengan dua cucu Rasulullah: Hasan dan Husein radhiyallahu ‘anhum.

Ketika Rasulullah memangku dua cucunya itu, beliau shallallahu ‘alaihi wasallam juga bergantian memangku Usamah bin Zaid. Ketiga anak itu merupakan kesayangan Nabi.

Di bulan Shafar tahun ke-11 Hijriyah, Rasulullah tengah menyiapkan pasukan besar untuk melawan pasukan Bizantium di sebelah utara Madinah. Hal ini dimaksudkan agar Bizantium tidak terus bergerak ke arah Madinah.

Di luar dugaan banyak sahabat senior saat itu, Rasulullah menunjuk Usamah bin Zaid sebagai panglima perang. Padahal, usianya saat itu baru sekitar 17 tahun.

Ada sebagian sahabat yang keberatan dengan pilihan itu. Hal ini karena lawan yang akan dihadapi begitu berat. Butuh sosok yang berpengalaman untuk menghadapi itu. Begitu banyak sahabat-sahabat senior yang sangat berpengalaman memimpin perang.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan dalam pidatonya: jika kalian meremehkan kepemimpinan Usamah bin Zaid, berarti kalian juga meremehkan kepemimpinan ayahnya sebelumnya. Zaid bin Haritsah, ayah dari Usamah, syahid dalam perang yang sama sebelumnya.

“Demi Allah, jiwa kepemimpinan telah terpatri dalam dirinya. Demi Allah, dia orang yang paling aku cintai!” lanjut Rasulullah.

Akhirnya, beragkatlah pasukan yang dipimpin Usamah bin Zaid ke arah utara Madinah. Namun, belum lama perjalanan pasukan ini, dikabarkan kalau kesehatan Rasulullah memburuk. Dan menyusul kabar kalau beliau shallallahu ‘alaihi wasallam wafat.

Kabar duka ini membuat Usamah dan seluruh pasukan berduka. Usamah membatalkan perjalanan. Mereka kembali ke Madinah.

Pasukan yang dipimpin Usamah bin Zaid ini baru diberangkatkan lagi setelah terpilihnya Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu sebagai khalifah.

Khalifah Abu Bakar sendiri yang mengantarkan Usamah bersama dengan tiga ribu pasukan. Khalifah Abu Bakar mengantarkannya dengan berjalan kaki, sementara Usamah menaiki unta. Hal ini sebagai penghormatan Abu Bakar terhadap apa yang telah diputuskan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

**

Inilah di antara keteladanan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Islam menginginkan rotasi kepemimpinan berjalan dengan baik. Anak muda harus disiapkan untuk menjadi pemimpin berikutnya.

Jangan sampai terjadi seorang pemimpin lupa masa tuanya, sementara yang muda acuh tak acuh dengan saat gilirannya tiba. [Mh]

 

Tags: Kesempatan Belajar Memimpinusamah bin zaid
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pentingnya Memuliakan Tetangga

Next Post

Jangan Ikuti Jalan Setan

Next Post
Jangan Pernah Menilai Seseorang dengan Melihat Masa Lalunya

Jangan Ikuti Jalan Setan

Manfaat Vitamin C untuk Rambut

Manfaat Vitamin C untuk Rambut

Adab Memasuki Kamar Orangtua

Hukum Istri Menolak Ajakan Suami yang Berpenyakit Menular

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6587 shares
    Share 2635 Tweet 1647
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    947 shares
    Share 379 Tweet 237
  • BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Jabodetabek 22-26 Januari 2026

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Resep Singkong Keju Goreng

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7874 shares
    Share 3150 Tweet 1969
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1762 shares
    Share 705 Tweet 441
  • Terlihat Serasi dan Elegan, Geng Mamayu Hadiri Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3411 shares
    Share 1364 Tweet 853
  • Dian Hendra Rancang Busana Idul Fitri Terinspirasi Keindahan Raja Ampat

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5250 shares
    Share 2100 Tweet 1313
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga