• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 1 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Kesempatan Belajar Memimpin

18/11/2025
in Nasihat
Subhanallah, Inilah Negara tanpa Malam

Ilustrasi, foto: Sweden

68
SHARES
525
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PEMIMPIN tumbuh dan mapan dalam proses panjang. Karena itu, berikan kesempatan yang muda untuk memimpin.

Ada yang menarik dalam penggalan sejarah sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bernama Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhuma. Di usia remaja, ia sudah dipercayakan Rasul untuk memimpin perang besar.

Usamah bin Zaid merupakan sahabat muda yang tumbuh di lingkungan keluarga Nabi. Usianya tak jauh berbeda dengan dua cucu Rasulullah: Hasan dan Husein radhiyallahu ‘anhum.

Ketika Rasulullah memangku dua cucunya itu, beliau shallallahu ‘alaihi wasallam juga bergantian memangku Usamah bin Zaid. Ketiga anak itu merupakan kesayangan Nabi.

Di bulan Shafar tahun ke-11 Hijriyah, Rasulullah tengah menyiapkan pasukan besar untuk melawan pasukan Bizantium di sebelah utara Madinah. Hal ini dimaksudkan agar Bizantium tidak terus bergerak ke arah Madinah.

Di luar dugaan banyak sahabat senior saat itu, Rasulullah menunjuk Usamah bin Zaid sebagai panglima perang. Padahal, usianya saat itu baru sekitar 17 tahun.

Ada sebagian sahabat yang keberatan dengan pilihan itu. Hal ini karena lawan yang akan dihadapi begitu berat. Butuh sosok yang berpengalaman untuk menghadapi itu. Begitu banyak sahabat-sahabat senior yang sangat berpengalaman memimpin perang.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan dalam pidatonya: jika kalian meremehkan kepemimpinan Usamah bin Zaid, berarti kalian juga meremehkan kepemimpinan ayahnya sebelumnya. Zaid bin Haritsah, ayah dari Usamah, syahid dalam perang yang sama sebelumnya.

“Demi Allah, jiwa kepemimpinan telah terpatri dalam dirinya. Demi Allah, dia orang yang paling aku cintai!” lanjut Rasulullah.

Akhirnya, beragkatlah pasukan yang dipimpin Usamah bin Zaid ke arah utara Madinah. Namun, belum lama perjalanan pasukan ini, dikabarkan kalau kesehatan Rasulullah memburuk. Dan menyusul kabar kalau beliau shallallahu ‘alaihi wasallam wafat.

Kabar duka ini membuat Usamah dan seluruh pasukan berduka. Usamah membatalkan perjalanan. Mereka kembali ke Madinah.

Pasukan yang dipimpin Usamah bin Zaid ini baru diberangkatkan lagi setelah terpilihnya Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu sebagai khalifah.

Khalifah Abu Bakar sendiri yang mengantarkan Usamah bersama dengan tiga ribu pasukan. Khalifah Abu Bakar mengantarkannya dengan berjalan kaki, sementara Usamah menaiki unta. Hal ini sebagai penghormatan Abu Bakar terhadap apa yang telah diputuskan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

**

Inilah di antara keteladanan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Islam menginginkan rotasi kepemimpinan berjalan dengan baik. Anak muda harus disiapkan untuk menjadi pemimpin berikutnya.

Jangan sampai terjadi seorang pemimpin lupa masa tuanya, sementara yang muda acuh tak acuh dengan saat gilirannya tiba. [Mh]

 

Tags: Kesempatan Belajar Memimpinusamah bin zaid
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pentingnya Memuliakan Tetangga

Next Post

Jangan Ikuti Jalan Setan

Next Post
Jangan Pernah Menilai Seseorang dengan Melihat Masa Lalunya

Jangan Ikuti Jalan Setan

Manfaat Vitamin C untuk Rambut

Manfaat Vitamin C untuk Rambut

Adab Memasuki Kamar Orangtua

Hukum Istri Menolak Ajakan Suami yang Berpenyakit Menular

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    255 shares
    Share 102 Tweet 64
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8552 shares
    Share 3421 Tweet 2138
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    157 shares
    Share 63 Tweet 39
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11390 shares
    Share 4556 Tweet 2848
  • Resep Siomay Gluten Free ala Chef Devina Hermawan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Tumis Jantung Pisang Ala Chef Rudy Choirudin, Lauk Tradisional yang Kaya Rasa

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3848 shares
    Share 1539 Tweet 962
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Cikarang yang Cocok untuk Liburan Singkat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Rakerwil Salimah Jakarta Konkretkan Kesolidan untuk Program Berdampak

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga