HARI pertama sekolah sering menjadi momen yang penuh campuran emosi, bukan hanya bagi anak, tetapi juga bagi orang tua. Ada rasa bangga melihat si kecil mulai memasuki tahap baru dalam kehidupannya, namun tak jarang muncul rasa cemas karena anak harus beradaptasi dengan lingkungan, guru, dan teman-teman yang belum dikenalnya.
Bagi sebagian anak, pengalaman pertama masuk sekolah bisa terasa menyenangkan. Namun bagi yang lain, situasi baru justru memicu rasa takut, malu, atau enggan berpisah dengan orang tua. Karena itu, persiapan sebelum hari pertama sekolah menjadi langkah penting agar anak merasa lebih percaya diri dan siap menjalani aktivitas barunya.
Salah satu hal yang sebaiknya dilakukan adalah mulai mengenalkan rutinitas sekolah beberapa hari sebelumnya. Biasakan anak tidur lebih awal dan bangun pada jam yang sama dengan jadwal sekolah. Perubahan pola tidur secara bertahap akan membantu tubuh anak beradaptasi sehingga ia tidak merasa kelelahan pada hari pertama.
Baca Juga: Tuwailah binti Aslam, Shahabiyah yang Menjadi Saksi Perjalanan Mulia Rasulullah
Menyambut Hari Pertama Sekolah, Ini Persiapan yang Perlu Dilakukan Orang Tua
Selain itu, ajak anak berbicara tentang sekolah dengan cara yang menyenangkan. Ceritakan bahwa sekolah adalah tempat untuk bermain, belajar, bertemu teman baru, dan mencoba berbagai kegiatan menarik. Hindari menakut-nakuti anak dengan kalimat seperti, “Kalau nakal nanti dimarahi guru.” Sebaliknya, bangun kesan positif agar anak memiliki rasa penasaran yang sehat terhadap sekolah.
Melibatkan anak saat menyiapkan perlengkapan sekolah juga dapat meningkatkan semangatnya. Biarkan ia memilih tas, botol minum, tempat makan, atau alat tulis sesuai warna dan karakter favoritnya. Meski terlihat sederhana, keterlibatan ini membuat anak merasa memiliki tanggung jawab terhadap perlengkapannya sendiri.
Jika memungkinkan, kunjungi sekolah sebelum hari pertama masuk. Perlihatkan ruang kelas, halaman bermain, toilet, hingga gerbang sekolah. Mengenal lingkungan lebih awal dapat mengurangi rasa asing yang sering menjadi penyebab anak menangis saat ditinggal orang tua.
Orang tua juga perlu melatih kemandirian anak sejak di rumah. Kebiasaan sederhana seperti memakai sepatu sendiri, merapikan tas, mencuci tangan, membuka kotak bekal, hingga membereskan mainan akan sangat membantu anak saat berada di sekolah. Semakin mandiri anak, semakin mudah ia menyesuaikan diri dengan aktivitas di kelas.
Saat hari pertama tiba, usahakan suasana pagi tetap tenang. Hindari terburu-buru karena kepanikan orang tua sering kali ikut dirasakan oleh anak. Bangunkan anak dengan lembut, siapkan sarapan bergizi, lalu berikan pelukan dan kata-kata penyemangat sebelum berangkat.
Ketika mengantar anak ke sekolah, sampaikan perpisahan dengan singkat namun hangat. Banyak orang tua merasa tidak tega meninggalkan anak yang menangis sehingga memilih berlama-lama di depan kelas. Padahal, sikap tersebut justru dapat membuat anak semakin sulit melepaskan orang tuanya. Berikan keyakinan bahwa Anda akan kembali menjemputnya setelah sekolah selesai.
Hal lain yang tidak kalah penting adalah mengendalikan emosi orang tua sendiri. Anak sangat peka terhadap ekspresi wajah dan bahasa tubuh ayah maupun ibunya. Jika orang tua terlihat cemas, anak pun bisa ikut merasa takut. Sebaliknya, sikap yang tenang akan memberikan rasa aman kepada anak.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Sepulang sekolah, jangan langsung membanjiri anak dengan banyak pertanyaan. Berikan waktu baginya untuk beristirahat terlebih dahulu. Setelah suasana lebih santai, ajak ia bercerita tentang pengalaman hari pertamanya. Dengarkan dengan penuh perhatian, baik ketika ia menceritakan hal-hal yang menyenangkan maupun kesulitan yang dialaminya.
Perlu diingat bahwa proses adaptasi setiap anak berbeda-beda. Ada yang langsung merasa nyaman, ada pula yang membutuhkan waktu beberapa hari bahkan beberapa minggu. Orang tua sebaiknya tetap sabar dan terus memberikan dukungan tanpa membandingkan anak dengan teman-temannya. [DW]





