• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 25 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Ada Hikmah di Balik Hinaan

07/08/2025
in Nasihat
Berebut Bola di Lapangan

Ilustrasi, foto: hipwee.com

72
SHARES
555
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ALKISAH di sebuah kampung, ada seorang anak bernama panggilan Bewe. Ya, seperti itulah ia selalu dipanggil oleh teman-temannya. Entah nama panjangnya siapa.

Yang menonjol dari Bewe adalah kepiawaiannya bermain sepak bola. Ia begitu lincah menggocek lawan-lawan bermainnya. Kemahirannya begitu alami.

Namun, mungkin karena namanya yang tidak lazim, teman-temannya sering memanggilnya dengan candaan: We…!

Sungguh pun sering dipanggil-panggil dengan nada celaan, Bewe tidak pernah tersinggung. Ia tetap tersenyum. Dicela atau tidak, wajahnya tetap ‘manis’: full senyum.

Bewe masih sekolah dasar. Anaknya rajin. Di banding teman-temannya sepermainan sepak bola, mungkin Bewe yang paling kurang beruntung dalam hal ekonomi.

Di kampung itu, ia tidak tinggal di rumah keluarganya. Ia menetap di sebuah agen toko kelontong di mana kakaknya bekerja. Jadi, ia hanya menumpang.

Kalau pulang sekolah, ia biasa membantu-bantu sang kakak sebagai kuli. Memindah-mindahkan barang-barang ringan yang bisa ia angkat.

Tapi tetap saja, di mana pun orang mengenal namanya, orang akan tergelitik untuk mencadainya: “We, sini We!”

Lagi-lagi, Bewe tak pernah tersinggung. Ia selalu menimpali candaan itu dengan senyum akrab dan legowo.

Ada seorang temannya yang tertarik untuk menanyakan: kenapa Bewe tidak pernah tersinggung?

Dengan ringan Bewek menjawab, “Saya sudah terbiasa dihina, mungkin sudah kebal kali ya!” Itu pun ia jawab dengan juga sambil tersenyum.

**

Tak banyak orang yang akrab dengan hinaan. Kalau tidak marah, setidaknya orang akan tersinggung dan kemudian cemberut.

Padahal, dalam pergaulan sehari-hari, hinaan, candaan yang agak melecehkan bisa dibilang sudah lazim.

Mungkin rahasia kebalnya sederhana: menganggap diri tidak sepantasnya untuk dipuji-puji dan dimuliakan.

Seperti yang diucapkan Si Bewe: saya sudah biasa dihina. Ia menjawab itu dengan senyum dan tanpa beban. Juga tanpa sebuah penyesalan.

Andai kita bisa belajar untuk bisa seperti Si Bewe. [Mh]

 

 

Tags: Ada Hikmah di Balik Hinaan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Presiden Prabowo Siap Kirim Pasukan Perdamaian dan Evakuasi Warga Gaza ke Pulau Galang

Next Post

Benarkah Poliklinik Gigi Umum Tidak Menerima Pasien BPJS Kesehatan Lagi?

Next Post
Benarkah Poliklinik Gigi Umum Tidak Menerima Pasien BPJS Kesehatan Lagi?

Benarkah Poliklinik Gigi Umum Tidak Menerima Pasien BPJS Kesehatan Lagi?

Inspirasi Sehat dari Masaru Emoto

Inspirasi Sehat dari Masaru Emoto

Aroma Judol yang Kian Busuk

Heboh Pemain Judol Ditangkap setelah Rugikan Bandar

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8723 shares
    Share 3489 Tweet 2181
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    996 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11497 shares
    Share 4599 Tweet 2874
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3925 shares
    Share 1570 Tweet 981
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4454 shares
    Share 1782 Tweet 1114
  • BJ Habibie, Alquran, dan Dua Mahasiswa Yahudi

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • MUI Soroti Kasus Penganiayaan Berat yang Menimpa YTR di Bandung

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Warna Coklat Susu

    180 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    269 shares
    Share 108 Tweet 67
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga