• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 18 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Selalu Ada Tantangan Dakwah

23/02/2025
in Nasihat
Egois Itu Berlawanan dengan Islam

Ilustrasi, foto: midle east eye

78
SHARES
599
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MESKI mengajak ke jalan yang diridhai Allah, dakwah selalu ada tantangannya. Bahkan kadang sesama dai.

Pada abad keenam hijriyah, ada seorang ulama yang begitu fenomenal. Hingga kini, hikmah dan dakwahnya masih dikaji umat Islam, termasuk di Indonesia.

Beliau bernama Syaikh Ali bin Abdullah, rahimahullah. Tapi, orang lebih mengenal dengan julukannya, yaitu Abu Hasan Assyadzili. Tariqat yang beliau ajarkan biasa disebut Syadziliyah.

Beliau lahir di sebuah daerah di Maroko pada tahun 599 hijriyah. Nama julukan beliau berkait dengan daerah tempat beliau lahir.

Abu Hasan Assyadzili termasuk ahlul bait, keturunan dari Sayidina Hasan bin Ali radhiyallahu ‘anhuma.

Beliau hidup di zaman yang tak jauh dengan Syaikh Abdul Qadir Jilani, rahimahullah. Nama ini juga masih begitu kuat di masyarakat Indonesia.

Keduanya: Abu Hasan Assyadzili dan Abdul Qadir Jilani merupakan waliyullah yang kiprah dakwahnya menembus begitu banyak kalangan, mulai dari rakyat biasa hingga para sultan dan amir.

Suatu hari, Abu Hasan Assyadzili pergi berdakwah ke Tunisia. Banyak ulama lokal yang ikut bergabung dan bekerja sama dengan beliau. Kian hari, pengaruh Assyadzili kian mendominasi wilayah Tunisia.

Nah, di saat itulah, ada seorang tokoh agama lokal yang juga pejabat semacam kementerian agama yang merasa tersaingi. Tokoh ini melobi sultan. Ia mengatakan, “Pengaruhmu kini diambil alih oleh Assyadzili.”

Termakan dengan provokasi itu, sultan mencari cara untuk menjatuhkan Assyadzili. Akhirnya ia mengumpulkan seluruh tokoh ulama lokal untuk berdebat dengan Assyadzili. Debat tersebut dilakukan secara terbuka.

Namun, skenario menjatuhkan Assyadzili justru berbalik. Bukannya Abu Hasan Assyadzili yang ‘kalah’. Justru, semua tokoh agama lokal yang akhirnya tak berkutik. Mereka menjadi tertarik dengan Assyadzili.

Tak lama setelah peristiwa rekayasa penjatuhan itu, tiba-tiba istri sultan sakit dan meninggal dunia. Dan ketika sultan dan para punggawa istana sedang memakamkan, kebakaran hebat terjadi di istana. Hampir semua barang mewah hangus.

Menyadari kekeliruannya, sultan meminta maaf kepada Abu Hasan Assyadzili. Sultan juga menawarkan Assyadzili sebagai pejabat dan ulama besar di Tunisia. Tapi, hal itu ditolak Assyadzili. Beliau justru hijrah ke Mesir untuk berdakwah di lahan yang baru.

Dari situlah ketokohan Assyadzili begitu mewarnai keislaman Mesir. Dari Mesir ini pula dakwah-dakwah Assyadzili tersebar ke banyak negara, termasuk Indonesia.

**

Bukan dakwah kalau tanpa tantangan dan hambatan. Justru dengan begitulah, dakwah menjadi tersebar di banyak kalangan.

Kunci suksesnya hanya satu: sabar. Sabar dalam arti tetap istiqamah meski mengalami hal yang tidak mengenakkan. [Mh]

 

 

Tags: Selalu Ada Tantangan Dakwah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Siapa yang Disebut sebagai Penyantun Anak Yatim

Next Post

Sandera Israel Cium Kening Dua Prajurit Al-Qassam

Next Post
Sandera Israel Cium Kening Dua Prajurit Al-Qassam

Sandera Israel Cium Kening Dua Prajurit Al-Qassam

Haraku Ramen Halal, Tawarkan Mie Sepanjang 3.5 Meter dengan Sensasi Tak Berjeda

Haraku Ramen Halal, Tawarkan Mie Sepanjang 3.5 Meter dengan Sensasi Tak Berjeda

ZALORAYA 2025 Bersama Itang Yunasz, Hadir untuk Dukung Desainer Lokal Indonesia

ZALORAYA 2025 Bersama Itang Yunasz, Hadir untuk Dukung Desainer Lokal Indonesia

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9352 shares
    Share 3741 Tweet 2338
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
  • Mazhab: Jalan Menuju Cahaya, Bukan Tembok Pemisah

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2412 shares
    Share 965 Tweet 603
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4235 shares
    Share 1694 Tweet 1059
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11768 shares
    Share 4707 Tweet 2942
  • Keutamaan Istighfar Menurut Hadis

    512 shares
    Share 205 Tweet 128
  • DPR RI, OJK, dan BSI Perkuat Literasi Masyarakat untuk Waspadai Aktivitas Keuangan Ilegal

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4812 shares
    Share 1925 Tweet 1203
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga