• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 21 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Selalu Ada Tantangan Dakwah

23/02/2025
in Nasihat
Egois Itu Berlawanan dengan Islam

Ilustrasi, foto: midle east eye

76
SHARES
581
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MESKI mengajak ke jalan yang diridhai Allah, dakwah selalu ada tantangannya. Bahkan kadang sesama dai.

Pada abad keenam hijriyah, ada seorang ulama yang begitu fenomenal. Hingga kini, hikmah dan dakwahnya masih dikaji umat Islam, termasuk di Indonesia.

Beliau bernama Syaikh Ali bin Abdullah, rahimahullah. Tapi, orang lebih mengenal dengan julukannya, yaitu Abu Hasan Assyadzili. Tariqat yang beliau ajarkan biasa disebut Syadziliyah.

Beliau lahir di sebuah daerah di Maroko pada tahun 599 hijriyah. Nama julukan beliau berkait dengan daerah tempat beliau lahir.

Abu Hasan Assyadzili termasuk ahlul bait, keturunan dari Sayidina Hasan bin Ali radhiyallahu ‘anhuma.

Beliau hidup di zaman yang tak jauh dengan Syaikh Abdul Qadir Jilani, rahimahullah. Nama ini juga masih begitu kuat di masyarakat Indonesia.

Keduanya: Abu Hasan Assyadzili dan Abdul Qadir Jilani merupakan waliyullah yang kiprah dakwahnya menembus begitu banyak kalangan, mulai dari rakyat biasa hingga para sultan dan amir.

Suatu hari, Abu Hasan Assyadzili pergi berdakwah ke Tunisia. Banyak ulama lokal yang ikut bergabung dan bekerja sama dengan beliau. Kian hari, pengaruh Assyadzili kian mendominasi wilayah Tunisia.

Nah, di saat itulah, ada seorang tokoh agama lokal yang juga pejabat semacam kementerian agama yang merasa tersaingi. Tokoh ini melobi sultan. Ia mengatakan, “Pengaruhmu kini diambil alih oleh Assyadzili.”

Termakan dengan provokasi itu, sultan mencari cara untuk menjatuhkan Assyadzili. Akhirnya ia mengumpulkan seluruh tokoh ulama lokal untuk berdebat dengan Assyadzili. Debat tersebut dilakukan secara terbuka.

Namun, skenario menjatuhkan Assyadzili justru berbalik. Bukannya Abu Hasan Assyadzili yang ‘kalah’. Justru, semua tokoh agama lokal yang akhirnya tak berkutik. Mereka menjadi tertarik dengan Assyadzili.

Tak lama setelah peristiwa rekayasa penjatuhan itu, tiba-tiba istri sultan sakit dan meninggal dunia. Dan ketika sultan dan para punggawa istana sedang memakamkan, kebakaran hebat terjadi di istana. Hampir semua barang mewah hangus.

Menyadari kekeliruannya, sultan meminta maaf kepada Abu Hasan Assyadzili. Sultan juga menawarkan Assyadzili sebagai pejabat dan ulama besar di Tunisia. Tapi, hal itu ditolak Assyadzili. Beliau justru hijrah ke Mesir untuk berdakwah di lahan yang baru.

Dari situlah ketokohan Assyadzili begitu mewarnai keislaman Mesir. Dari Mesir ini pula dakwah-dakwah Assyadzili tersebar ke banyak negara, termasuk Indonesia.

**

Bukan dakwah kalau tanpa tantangan dan hambatan. Justru dengan begitulah, dakwah menjadi tersebar di banyak kalangan.

Kunci suksesnya hanya satu: sabar. Sabar dalam arti tetap istiqamah meski mengalami hal yang tidak mengenakkan. [Mh]

 

 

Tags: Selalu Ada Tantangan Dakwah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Siapa yang Disebut sebagai Penyantun Anak Yatim

Next Post

Sandera Israel Cium Kening Dua Prajurit Al-Qassam

Next Post
Sandera Israel Cium Kening Dua Prajurit Al-Qassam

Sandera Israel Cium Kening Dua Prajurit Al-Qassam

Haraku Ramen Halal, Tawarkan Mie Sepanjang 3.5 Meter dengan Sensasi Tak Berjeda

Haraku Ramen Halal, Tawarkan Mie Sepanjang 3.5 Meter dengan Sensasi Tak Berjeda

ZALORAYA 2025 Bersama Itang Yunasz, Hadir untuk Dukung Desainer Lokal Indonesia

ZALORAYA 2025 Bersama Itang Yunasz, Hadir untuk Dukung Desainer Lokal Indonesia

  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1734 shares
    Share 694 Tweet 434
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1904 shares
    Share 762 Tweet 476
  • Lebih Enak Mana: Kloter Awal atau Kloter Akhir

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3512 shares
    Share 1405 Tweet 878
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11170 shares
    Share 4468 Tweet 2793
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    386 shares
    Share 154 Tweet 97
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    624 shares
    Share 250 Tweet 156
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5005 shares
    Share 2002 Tweet 1251
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga