• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 23 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Belajar dari Mental Anak Palestina

10/08/2024
in Fokus
Belajar dari Mental Anak Palestina

foto:pinterest

174
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DI tengah banyaknya perbincangan mengenai kesehatan mental anak muda, sejenak mari kita belajar dari mental anak Palestina.

“Jadi, mental orang Gaza itu terbuat dari apa sih?” ditulis oleh Gen Saladin.

Sejak awal, jika kamu ingin tahu kenapa zionazi mengerahkan banyak personilnya untuk menyerang Gaza dan membombardir penduduk, adalah demi satu hal ini.

Agar penduduk Gaza putus asa, menyalahkan para pejuang dan memilih untuk mengungsi dari Gaza ke Sinai.

Yang musuh inginkan adalah itu. Gaza yang kosong, adalah Gaza yang mereka idamkan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Salah satu menteri mereka pun dengan sok-sokan berkata, “Nanti setelah Gaza sudah jadi milik kita, kita akan buat pemukiman indah yang menghadap ke laut!”

Dengan kosongnya Gaza dan putus adanya penduduk pula, zionazi punya kartu AS untuk melemahkan semangat pejuang.

Mereka akan menarasikan bahwa usaha para pejuang sia-sia karena pada akhirnya penduduk Gaza telah menyerah.

Pejuang tidak didukung. Semangat mereka akan hilang.

Namun, kini muncul satu pertanyaan, apakah keinginan zionazi sudah ada yang tercapai?

Belajar dari Mental Anak Palestina

Aku tidak akan menjawabnya dengan banyak paragraf.

Silahkan saja kamu tonton video pendek para penduduk Gaza yang ada di luar Gaza.

Ketika gencatan senjata dimulai dan gerbang Rafah dibuka, bukannya rakyat Gaza pada keluar berhamburan, justru malah banyak orang Gaza yang menanti untuk pulang ke rumahnya!

Mereka pulang dengan senyuman nan gagah dan tangan yang terkepal.

Seakan menunjukkan pada musuh, “kami tidak akan pergi dari sini. Kami bersama pejuang!”

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Fɪʟᴀsᴛᴇᴇɴɪ – فلسطيني (@filasteeni)

Masjid-masjid yang hancur pun seperti tidak mengendurkan spirit para muslimin.

Shalat Jum’at di hari gencatan senjata diisi dengan shaf-shaf yang rapi.

Mereka seakan menunjukkan pada musuh bahwa daya upaya yang telah musuh lakukan berpuluh hari menyerang Gaza ternyata tidak berdampak apapun.

Baca juga: Inilah Mental Pejuang Gaza yang Terinspirasi Dari Surat Al Isra Ayat 5

Bahkan dalam dokumentasi Aljazeera, anak-anak remaja mengisi waktu gencatan senjata dengan berenang di laut dan memancing.

Mentalnya keren banget!

Apa yang kamu lihat di Gaza sekarang adalah harapan.

Mereka kehilangan banyak darah, tapi ternyata di saat yang sama, mereka menjadi darah baru yang disuntikkan ke dalam tubuh umat Islam sedunia yang sedang pucat membiru.

Rakyatnya, pejuangnya, ibu-ibunya, jurnalisnya, sampai koki pembuat rotinya, mengajarkan padaku dan kamu tentang mentalitas pahlawan.

Bangunan hancur, air mata memang mengalir, tapi kehidupan mesti dilanjutkan, karena mereka telah terlanjur jadi inspirasi bagi dunia!.[Sdz]

 

Tags: Mencari Remaja Kuat Mental
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Waspadai Empat Penjajahan Setelah Kemerdekaan (2)

Next Post

Kolaborasi Ayu Dyah Andari dan Zeta Privé hadirkan koleksi mewah bertajuk House of Az

Next Post
Kolaborasi Ayu Dyah Andari dan Zeta Privé hadirkan koleksi mewah bertajuk HOUSE OF AZ

Kolaborasi Ayu Dyah Andari dan Zeta Privé hadirkan koleksi mewah bertajuk House of Az

Jebakan yang Menggoda

Jebakan yang Menggoda

Hati-Hati Mengatakan Bahwa Masyarakat Telah Rusak

Hati-Hati Mengatakan Bahwa Masyarakat Telah Rusak

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8248 shares
    Share 3299 Tweet 2062
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3698 shares
    Share 1479 Tweet 925
  • Menghina Allah dalam Hati

    459 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    760 shares
    Share 304 Tweet 190
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4229 shares
    Share 1692 Tweet 1057
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2063 shares
    Share 825 Tweet 516
  • Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    799 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1998 shares
    Share 799 Tweet 500
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4551 shares
    Share 1820 Tweet 1138
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11270 shares
    Share 4508 Tweet 2818
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga