• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 5 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Belajar Zuhud dari Rumah Kita

22/02/2024
in Nasihat
Tentang Ibadah Kita di Sisi Allah

Ilustrasi, foto: imb.org

83
SHARES
636
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ZUHUD merupakan sikap mental kita untuk selalu memprioritaskan balasan dari Allah. Dan itu bisa dimulai pelajarannya dari rumah kita sendiri.

Dalam Islam, kita mengenal istilah zuhud. Kadang kita mengetahui sesuatu tapi pengamalannya menjauhi dari pengetahuannya.

Contoh, para orang tua menyediakan ponsel untuk hampir seluruh anggota keluarganya. Tapi tidak menyediakan mushaf Al-Qur’an untuk masing-masing orang.

Contoh lain, sebagian kita mungkin lengkap dengan berbagai koleksi busana. Tapi sangat apa adanya dengan mukena. Padahal busana itu yang biasa dikenakan untuk menghadap Allah subhanahu wata’ala.

Contoh lain lagi, kadang orang tua begitu memperhatikan ruangan-ruangan kelengkapan keluarga. Seperti, ruang tidur, ruang belajar, ruang dapur, ruang keluarga, bahkan ruang hiburan. Tapi, abai dengan ruang musholah.

Dalam sisi yang lain, orang tua kadang begitu perhatian dengan kompetensi anak-anak agar masa depannya cerah. Misalnya, kemampuan akademis, kemampuan bahasa Inggris, aneka skill, dan lainnya.

Tapi, abai dengan kemampuan anak-anak untuk mampu membaca Al-Qur’an dengan baik. Apalagi hafalannya.

Zuhud merupakan sikap mental kita untuk selalu memprioritaskan balasan akhirat daripada yang akan bisa didapat dari dunia.

Dalam praktik yang sederhana. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan, “Zuhudlah kalian terhadap dunia, niscaya Allah akan mencintai. Zuhudlah kalian terhadap apa yang ada di tangan manusia, niscaya mereka akan mencintai.” (HR. Ibnu Majah)

Hal ini bisa dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Misalnya, porsi makanan untuk dua orang, bisa dinikmati untuk tiga orang. Bukan karena pelit, tapi karena membiasakan anak-anak untuk belajar zuhud.

Dan hal itu tentu harus dimulai dari ayah ibu sendiri. Yaitu, memperlihatkan kepada anak-anak bahwa jatah makanan atau minuman orang tua lebih diutamakan untuk anak-anak. Bukan sebaliknya.

Termasuk ketika anak-anak sudah tumbuh dewasa. Biarkan semua jerih payah, tenaga, uang, dan lainnya lenyap begitu saja demi balasan dari Allah. Dan jangan diutak-atik pengorbanan itu dengan harapan anak-anak mau balas jasa.

Tampakkan kepada anak-anak bahwa orang tua selalu siap membantu, apa pun yang mereka butuhkan. Dan jangan tampakkan kekecewaan, kesedihan, apalagi penyesalan. Karena semua yang dikorbankan itu memang sudah diikhlaskan demi balasan dari Allah.

Nilai zuhud dalam keluarga adalah ketika semangat anggota keluarga untuk selalu mengutamakan pahala dari Allah. Bukan untuk benefit diri sendiri. [Mh]

 

 

 

Tags: Belajar Zuhud dari Rumah Kita
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

16 Tahun Adara dan Upaya Membangun Kepedulian Terhadap Palestina

Next Post

Saung Ilmu Haurngombong Sukses Gelar Penyuluhan DBD

Next Post
Saung Ilmu Haurngombong Sukses Gelar Penyuluhan DBD

Saung Ilmu Haurngombong Sukses Gelar Penyuluhan DBD

Cahaya di Langit Jiwa

Cahaya di Langit Jiwa

Mekanisme Seleksi yang Relevan untuk Program Pendidikan Guru Penggerak di Papua

Mekanisme Seleksi yang Relevan untuk Program Pendidikan Guru Penggerak di Papua

  • Persiapan Menghadapi Akhir Zaman, Kenali Keutamaan Surat Al-Kahfi

    Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4120 shares
    Share 1648 Tweet 1030
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7930 shares
    Share 3172 Tweet 1983
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3210 shares
    Share 1284 Tweet 803
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2888 shares
    Share 1155 Tweet 722
  • Pilates Setelah Salat, Kelas Khusus Pria di Masjid-Masjid Bradford

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3462 shares
    Share 1385 Tweet 866
  • Ketahui Cara Penularan Virus Nipah ke Manusia

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pemimpin Itu Mengayomi Rakyatnya

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Epstein Files dan Pukulan Israel ke Trump

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2071 shares
    Share 828 Tweet 518
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga