• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 28 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Epstein Files dan Pukulan Israel ke Trump

04/02/2026
in Berita
Trump Ancam Neraka buat Palestina, Neraka Datang ke California

Ilustrasi, foto: cnn.com

77
SHARES
591
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KASUS Jeffrey Epstein tiba-tiba kembali mencuat ke publik sejak akhir Januari lalu. Hal ini seiring dengan kebijakan dokumen di AS yang dipublikasikan setelah lewat waktu tertentu. Inikah ‘pukulan’ Israel untuk Trump?

Jejak Epstein Files

Epstein adalah merujuk pada sosok bos pedofil sejak 2005 hingga 2019 lalu. Nama lengkapnya Jeffrey Epstein. Warga New York yang juga seorang Yahudi tulen.

Pria kelahiran 1953 ini awalnya orang baik. Ia seorang guru di wilayah kelahirannya: New York. Tapi entah apa dan bagaimana, tiba-tiba Epstein masuk ke dunia bisnis keuangan.

Banyak kejanggalan di situ. Mulai dari awal mula melompat dari pendidik ke banker, juga tentang siapa pemodal besarnya. Dan lebih aneh lagi, Epstein tiba-tiba membangun bisnis esek-esek gadis di bawah umur.

Keanehan demi keanehan ternyata tidak berhenti di sini saja. Pasalnya, jaringan pelanggan bisnis baru Epstein merupakan orang-orang kelas elit: pejabat tinggi dan tokoh masyarakat di berbagai negara.

Para analis menyimpulkan bahwa di balik proyek gelap Epstein ada operasi intelijen tingkat dunia yang diduga dimainkan oleh Mossad atau Israel.

Beberapa kali Epstein ditangkap pihak kepolisian AS karena laporan dari orang tua korban. Tapi, beberapa kali itu pula ia berhasil lepas. Dan terakhir, pada tahun 2019, Epstein akhirnya ditangkap. Tapi, hal misterius lain tak kalah anehnya. Ia tiba-tiba ditemukan tewas gantung diri di sel tahanannya.

Masalah ternyata tidak usai begitu saja seiring kematian Epstein. Ternyata, ada yang lebih besar di balik kasus Epstein. Yaitu, dokumen-dokumen bisnis esek-esek Epstein yang ternyata disimpan dengan baik oleh pihak tertentu. Dokumen itu atau kini disebut Epstein Files meliputi laporan tulisan lebih dari sejuta halaman, ribuan foto dan rekaman video.

Dan dari sebanyak dokumen itu, Trump dikabarkan berada di ‘angka’ paling atas. Memang, ada nama-nama tokoh pejabat tinggi lain, tapi Trump yang dikabarkan menempati peringkat paling banyak disebut: lebih dari seribu delapan ratus kali.

Apa di Balik Epstein Files

Kasus Epstein bukan barang baru. Bahkan sudah lewat dari enam tahun. Sosok-sosok ‘hitam’ yang pernah disebut-sebut sepanjang kurun waktu itu sudah pula diketahui publik.

Pertanyaannya, kenapa diviralkan ulang? Dan Trump menjadi sasaran tembak utama.

Sebenarnya, di masyarakat AS dan Eropa, kasus perzinahan bukan hal yang serius. Sudah lumrah. Tapi, si ‘pemain utama’ paham betul bahwa ‘jualannya’ bukan tentang kasus perzinahan. Tapi, pedofil atau kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

Jika ini bisa masuk ke ranah hukum, maka pihak-pihak yang disebut bisa dijerat hukum. Terutama, Trump. Atau setidaknya, ini menjadi ‘pukulan’ untuk mempermalukan presiden AS itu.

Pertanyaannya kemudian, siapa yang saat ini berkepentingan dengan mempermalukan Trump?

Jawabannya, mungkin bisa dirunut dari ledakan besar yang beberapa hari terakhir ini mengguncang pengungsian Gaza. Lebih dari 30 orang tewas tanpa sebab yang jelas kenapa mereka harus menjadi sasaran tembak.

Tembakan Israel itu dilakukan di saat ‘semerbaknya’ Dewan Perdamaian (Board of Peace) kreasi Trump. Sontak, dunia ditegaskan bahwa BoP tak punya arti apa-apa. Tak ada gunanya ikut menjadi anggota. Karena Trump seperti bukan ‘siapa-siapa’. Israellah yang seolah paling berkuasa.

Kenapa Israel sebegitu Marahnya terhadap Trump?

Peledakan di Gaza dan viralnya Epstein Files hanya berjarak beberapa hari setelah Trump batal menyerang Iran. Trump seolah-olah membuka negosiasi dengan Iran.

Sikap inilah yang tidak disukai siapa pun yang bekerja sama dengan Trump. Karena bagi Trump, sepertinya tidak ada musuh yang abadi, yang ada duit atau bisnis yang abadi. Siapa pun, kasus apa pun, jika bisa ‘menghasilkan’ akan diajak kerja sama.

Padahal, serangan terhadap Iran merupakan target utama Israel. Dan jangan lupa, sebanyak dua ratus lebih aktor perusuh yang kemungkinan agen Mossad sudah ditangkap pihak Iran setelah aksi kerusuhan di Iran berhasil dikendalikan.

Hal lain yang juga menjadi dendam kesumat Israel terhadap Iran adalah negeri Khameini ini telah mempermalukan reputasi Israel sebagai negara yang diklaim hebat dalam militer. Begitu banyak gedung di Tel Aviv hancur lebur oleh rudal canggih Iran. Tentu saja bersama korban-korban tewasnya yang hingga kini dirahasiakan Israel.

Dengan kata lain, di balik ledakan di Gaza dan viralnya Epstein Files merupakan ungkapan kesal Israel yang keubun-ubun terhadap Trump. Kok bisa, masalah seserius itu dibarter dengan negosiasi ‘basah’ oleh Trump? Seperti itulah kira-kira yang kini dirasakan Israel.

Namun jangan salah, pihak Trump juga bukan pemain amatiran. Mereka kemungkinan juga akan membuyarkan sasaran utama Epstein Files itu menjadi isu bobroknya para pemimpin dunia. Boleh jadi, termasuk ke para pemimpin negeri muslim. [Mh]

 

 

 

Tags: Epstein Files dan Pukulan Israel ke Trump
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menaati Perintah Suami, Tunaikan Hak Allah

Next Post

Jenis-Jenis Sippy Cup untuk Si Kecil

Next Post
Jenis-Jenis Sippy Cup untuk Si Kecil

Jenis-Jenis Sippy Cup untuk Si Kecil

Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan

Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan

Ketahui Pelembab Wajah untuk Kulit Sensitif di Tengah Gaya Hidup Modern

Ketahui Pelembab Wajah untuk Kulit Sensitif di Tengah Gaya Hidup Modern

  • Tips Memilih Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Ungu

    Tips Memilih Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Ungu

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8746 shares
    Share 3498 Tweet 2187
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1013 shares
    Share 405 Tweet 253
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    596 shares
    Share 238 Tweet 149
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11509 shares
    Share 4604 Tweet 2877
  • Direktur Perguruan Diponegoro Imam Parikesit: Anak Yatim Tanggung Jawab Kita Semua

    162 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3935 shares
    Share 1574 Tweet 984
  • Daftar Ulang SPMB Jabar 2026 Tahap 1 Dibuka, Peserta Jalur Prestasi dan Mutasi Wajib Catat Jadwalnya

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2245 shares
    Share 898 Tweet 561
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    304 shares
    Share 122 Tweet 76
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga