• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Garis Tipis antara Prank dan Bullying

02/09/2022
in Fokus, Khazanah, Unggulan
Garis Tipis antara Prank dan Bullying

Foto: Unsplash

153
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ADA  garis tipis antara prank dan bullying, terutama setelah melihat trend orangtua yang menakut-nakuti anak dengan suara hantu hingga anak ketakutan dan menjerit.

Tentunya trend ini sangat disayangkan. Meskipun tujuan mereka adalah untuk kesenangan dan hanya sebagai lelucon dari tindakan prank tersebut, namun melihat dampak terhadap kesehatan psikis anak maka orangtua bisa jadi menjadi pelaku bullying dalam hal ini.

Selain buruk untuk kesehatan mental anak, orangtua juga dapat kehilangan kepercayaan dari mereka.

Baca Juga: Cara Menghibur Orang Lain Tanpa Prank

Garis Tipis antara Prank dan Bullying

Dilansir dari studocu.com, bullying adalah perilaku yang tidak diinginkan atau agresif terhadap seseorang.

Ketika kamu nge-prank seseorang, baik di internet atau di dunia nyata, dengan tujuan bersenang-senang maka prank tersebut seharusnya menyenangkan untuk kedua belahpihak.

Namun, pernahkah kamu berpikir bahwa mungkin orang lain tidak menganggap prank tersebut lucu saat kamu melakukannya padanya, sebaliknya mereka mungkin justru merasa terluka?

Perbedaan antara prank dan bullying telah menjadi diskusi selama bertahun-tahun, tetapi di mana batasnya?

Beberapa tahun yang lalu, bullying tidak dianggap sebagai masalah yang sangat serius, dan lebih dipandang sebagai lelucon yang ekstrem.

Namun, di zaman sekarang ini, bullying dianggap lebih serius dan garis pembeda antara bullying dan prank menjadi topik utama terutama di lingkungan sekolah.

Perbedaan yang mungkin terlihat adalah reaksi orang yang berbeda terhadap prank dan bullying. Ketika orang di-prank, beberapa dari mereka akan menganggapnya sebagai sebuah lelucon. Namun tidak sedikit dari mereka yang merasa terintimidasi.

Jika kamu nge–prank temanmu, mereka akan menganggapnya sebagai lelucon dan sebagai tanda pertemanan yang sangat dekat.

Sementara, jika kamu nge–prank seseorang yang bukan teman dekatmu, mereka mungkin menganggapnya sebagai bullying.

Oleh karena itu, kamu harus berhati-hati, karena setiap orang bereaksi dengan cara yang berbeda.

Fakta lainnya, bullying juga mendapatkan reaksi yang berbeda-beda sesuai dengan siapa korbannya, usia, latar belakang, dan kehidupan sosialnya.

Beberapa korban mungkin merasa diintimidasi karena penampilan, kekayaan, etnis, status sosial, atau nilai mereka yang bawa.

Korban lainnya mungkin tidak bereaksi sama sekali dan hanya menjalani hari mereka seperti biasa. [Ln]

 

 

 

Tags: Garis Tipis antara Prank dan BullyingPrank dan Plus Minusnya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kedudukan Ulama di tengah Umat

Next Post

Hati-hati Fitnah Pria Wanita

Next Post
Membangun Rumah Tangga Harmonis tanpa Pacaran

Hati-hati Fitnah Pria Wanita

10 Tanda Tukang Sihir

Hukum Wanita Haid Memandikan Mayit

Manfaat Mendengarkan Murotal Alquran

Manfaat Mendengarkan Murotal Alquran

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8244 shares
    Share 3298 Tweet 2061
  • Yuk Berburu Menu Vegetarian di Vegan Festival Indonesia 2018

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Menghina Allah dalam Hati

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4228 shares
    Share 1691 Tweet 1057
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11269 shares
    Share 4508 Tweet 2817
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    759 shares
    Share 304 Tweet 190
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1163 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4550 shares
    Share 1820 Tweet 1138
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga