SEJUMLAH obyek wisata alam di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi ditutup sementara pada Selasa, 13 Januari 2026.
Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) mengumumkan penutupan sementara sejumlah Obyek Wisata Alam (OWA) di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM).
Alasan penutupan tersebut adalah dalam rangka kegiatan pembinaan pegawai di lingkungan BTNGM. Pengumuman ini tertuang dalam surat resmi Nomor: PG. 01/T.36/TU/KSA.3.1/01/2026 yang ditandatangani Kepala Balai TNGM, Dr. Muhammad Wahyudi, S.P., M.Sc., pada 2 Januari 2026.
Baca juga: Alasan Kawasan Adat Baduy Dalam Ditutup untuk Wisatawan Mulai 20 Januari 2026
Beberapa Obyek Wisata Alam di Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi Ditutup Sementara
BTNGM menegaskan bahwa seluruh aktivitas wisata alam pada sejumlah OWA dihentikan sementara selama satu hari penuh pada 13 Januari 2026.
Adapun obyek wisata yang terdampak penutupan yaitu:
Tlaga (Telogo) Muncar
Kalikuning Park
Plunyon
Jurang Jero
Deles Indah
Kalitalang
Seluruh kawasan tersebut tidak menerima kunjungan wisatawan selama proses pembinaan pegawai berlangsung mulai pukul 07.30–16.00 WIB.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Setelah pembinaan pegawai selesai, seluruh OWA akan kembali dibuka untuk publik mulai Rabu, 14 Januari 2026, dengan jam operasional normal sebagai berikut:
Tlaga Muncar, Kalikuning Park, Plunyon, Jurang Jero, dan Deles Indah:
08.00–16.00 WIB
Kalitalang:
06.30–16.00 WIB
BTNGM berharap masyarakat dan wisatawan memperhatikan jadwal penutupan ini agar dapat menyesuaikan rencana kunjungan.
Kegiatan pembinaan pegawai ini merupakan bagian dari upaya Balai TNGM untuk terus meningkatkan kualitas layanan, keamanan, dan kenyamanan wisatawan di seluruh kawasan wisata alam Gunung Merapi.
Dengan adanya peningkatan kompetensi dan koordinasi internal, diharapkan pelayanan kepada pengunjung semakin optimal. [Din]


