• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 26 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Kepekaan Seorang Pemimpin

13/01/2026
in Nasihat
Subhanallah, Inilah Negara tanpa Malam

Ilustrasi, foto: Sweden

68
SHARES
522
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KEPEKAAN merupakan rahasia sukses seorang pemimpin. Ia mampu menyelami keadaan di bawahnya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam merupakan teladan sempurna bagi pemimpin. Beliau mampu menyelami problem, potensi, dan kelemahan umatnya.

Ketika tiba pertama kali di Madinah, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mencerna tiga masalah besar di Madinah. Yaitu, potensi perpecahan, kemiskinan, dan kebodohan.

Untuk masalah yang pertama, beliau shallallahu ‘alaihi wasallam memanggil perwakilan Muhajirin dan Anshar, masing-masing 45 orang. Nama-nama yang dipanggil sudah terdaftar siapa saja.

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bertugas memanggil semua yang ada di daftar. Semuanya penasaran gerangan apa Nabi memanggil mereka.

Ternyata, Nabi mempersaudarakan antara kaum Muhajirin dan Anshar. Mempersaudarakan ini bukan sekadar untuk menjalin ukhuwah. Melainkan juga untuk mensinergi potensi masing-masing.

Rata-rata kaum Anshar adalah petani. Mereka memproduksi barang, tapi tidak paham bagaimana menjualnya. Sementara itu, kaum Muhajirin rata-rata pedagang. Mereka tidak bisa memproduksi barang, tapi mahir menjualnya. Inilah di antara sinergi yang terjadi.

Langkah kedua Nabi, membangun pasar. Hal ini dimaksudkan agar terjadi pengentasan kemiskinan. Selama ini, roda ekonomi Madinah dikuasai Yahudi. Semua pasar mereka kuasai. Inilah cara Nabi mengalihkan ekonomi Madinah dari Yahudi ke umat Islam.

Di antara strateginya, di pasar baru ini tidak ada sewa lapak atau outlet. Yang ada bagi hasil. Berapa pun penghasilan pedagang, mereka tetap masih bisa berdagang untuk waktu selanjutnya.

Langkah ini begitu efektif ‘menggembosi’ kekuatan ekonomi Yahudi di Madinah. Sinergi Muhajirin dan Anshar di pasar pun akhirnya menjadikan muslim Madinah menjadi kaya.

Ketiga, tentang kebodohan, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam membangun sebuah komunitas tersendiri yang disebut Ahlus Suffah. Artinya, komunitas yang menetap di pekarangan Masjid Nabawi.

Di belakang masjid, Nabi membangun tenda-tenda untuk tempat tinggal. Orang-orang yang tinggal di sini merupakan orang-orang khusus yang fokus di bidang keilmuan, ibadah, dan zikir.

Tentang kebutuhan hidup mereka dijamin oleh Nabi. Mulai dari makan dan minum, pakaian, dan lainnya. Yang penting, mereka kelak siap menjadi ‘lidah penyambung’ Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Di antara mereka Ahlus Suffah ini adalah Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Meski hanya sekitar tiga tahun hidup bersama Nabi, Abu Hurairah menjadi ulama yang paling banyak meriwayatkan hadis dari Nabi.

Analoginya, Ahlus Suffah mirip seperti para santri yang menetap di pesantren. Mereka tidak memikirkan ‘dunia luar’, hanya fokus dalam keilmuan dan ibadah.

Dari tiga langkah inilah, Madinah akhirnya berkembang menjadi pusat pemerintahan dunia Islam di masa awalnya. Dan kelak, menjadi teladan untuk pembangunan wilayah berikutnya.

**

Siapa pun yang memiliki karakter kepemimpinan yang baik selalu berada di depan. Bukan untuk menjadi yang memiliki pertama kali. Tapi untuk yang membagikan pertama kali.

Bukan pula untuk menjadi yang disanjung-sanjung pertama kali. Tapi untuk yang merasakan kesusahan dan kebahagiaan bawahannya pertama kali.

Bukan juga untuk menjadi yang bisa ‘kabur’ pertama kali. Tapi untuk yang bisa membentengi bawahannya pertama kali.

Semangat seorang pemimpin yang baik itu satu: apa yang bisa kuberikan untuk mereka, bukan apa yang bisa mereka berikan untukku. [Mh]

 

Tags: Kepekaan Seorang Pemimpin
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

4 Cerminan Jiwa Berkualitas

Next Post

Beberapa Obyek Wisata Alam di Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi Ditutup Sementara

Next Post
Beberapa Obyek Wisata Alam di Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi Ditutup Sementara

Beberapa Obyek Wisata Alam di Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi Ditutup Sementara

Berdamai dengan Kondisi Diri dan Pasangan

Berdamai dengan Kondisi Diri dan Pasangan

Jakarta Barat dan Jakarta Utara Masih Terendam Banjir hingga Saat ini

Jakarta Barat dan Jakarta Utara Masih Terendam Banjir hingga Saat ini

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8269 shares
    Share 3308 Tweet 2067
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3712 shares
    Share 1485 Tweet 928
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11284 shares
    Share 4514 Tweet 2821
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2076 shares
    Share 830 Tweet 519
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3316 shares
    Share 1326 Tweet 829
  • Menghina Allah dalam Hati

    468 shares
    Share 187 Tweet 117
  • Kajian Ahad Pagi At-Tanwir PCM Batang Dihadiri Ratusan Jemaah, Kaji Perjuangan Muhammadiyah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2209 shares
    Share 884 Tweet 552
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    773 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1221 shares
    Share 488 Tweet 305
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga