AKTIVITAS wisata di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, ditutup sementara dari Senin (6/4/2026) hingga Minggu (12/4/2026) pukul 10.00 WIB.
Penutupan kebijakan selama sepekan itu dilakukan dalam rangka istirahat dan pemulihan alam di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru secara alami.
Langkah tersebut diambil setelah tampilnya kunjungan wisatawan pada periode libur Lebaran 2026 beberapa waktu lalu.
Ketua Tim Departemen Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru , Hendra Wisantara mengatakan, penutupan ini akan menjadi kesempatan bagi alam untuk bernapas.
Baca juga: Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu
Aktivitas Wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Ditutup Sementara
“Sekaligus ruang bagi kita semua untuk memperkuat komitmen dalam pengelolaan kawasan yang lebih berkelanjutan,” kata Hendra.
Lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Lebaran beberapa waktu lalu menyebabkan sejumlah kerusakan terhadap alam di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Hendra menuturkan, kerusakan tersebut, antara lain di vegetasi seperti rerumputan yang terlindas kendaraan, kontaminasi sampah akibat aktivitas di wilayah tersebut, serta polusi udara.
Oleh karena itu, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru akan memanfaatkan momen penutupan kali ini untuk mempererat kolaborasi dengan pelaku jasa wisata.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Upaya tersebut, antara lain melalui aktivitas pembersihan kawasan, sosialisasi Jalur Lingkar Kaldera Tengger, serta pelatihan bagi pelaku jasa transportasi jip dan kuda.
Pelatihan bagi pelaku jasa transportasi jip dan kuda ini penting untuk meningkatkan pelayanan kepada pengunjung, termasuk memperhatikan kondisi kendaraan sebelum berangkat, etika pelaku jasa dan serta tata tertib dalam berkendaraan di dalam kawasan TNBTS. [Din]





