• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 19 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Ustazah

Tidur Matanya Namun Tidak Tidur Hatinya

17/08/2015
in Ustazah
112
SHARES
864
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

muharramChanelmuslim.com – Dalam hadits riwayat Aisyah Radhiyallahu Anha yang menceritakan tentang shalat malam Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, dimana hadits ini telah kami paparkan pada pembahasan kebiasaan beliau yang lalu, disebutkan bahwa, “Aisyah bertanya kepada Rasululah Shallallahu Alaihi wa Sallam, ‘Wahai Rasulullah, apakah engkau tidur dulu sebelum shalat witir?’ Rasulullah berkata, ‘Wahai Aisyah, sesungguhnya kedua mataku tidur, namun hatiku tidak tidur!'” (Muttafaq Alaih)

Maksud dari tidak tidurnya hati Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, yaitu hati beliau tidak pernah lalai meskipun dalam keadaan tidur, sehingga beliau selalu dapat bangun tepat pada waktunya atau pada waktu yang beliau inginkan. Atau bisa juga dimaksudkan sebagaimana zhahirnya hadits, bahwa hati beliau memang tidak tidur, yakni senantiasa dalam keadaan bangun dan sadar di bawah pengawasan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Jadi, tidur Nabi memang agak berbeda dengan orang lain pada umumnya. Dan itu adalah keistimewaan beliau selaku utusan Allah yang mengemban risalah-Nya. Dari sisi mata yang terpejam. Akan tetapi, dari sisi hati, beliau berbeda dengan kita. Karena jika kita tidur, maka tidurlah jiwa dan raga kita, termasuk hati. Kita benar-benar pulas dalam tidur dan tidak sadar dengan apa yang terjadi pada diri kita. Sedangkan Nabi, hati beliau dalam keadaan selalu terjaga dan tidak turut terlena dalam tidur.

Mungkin, hal ini sama kasusnya dengan kebiasaan beliau yang sering puasa wishal, dimana beliau diberi makan dan minum oleh Allah dalam tidurnya. Dan pada keesokan harinya, beliau sanggup menyambung puasanya dari hari sebelumnya tanpa berbuka sedikit pun.

Selanjutnya, sekiranya hal ini termasuk dalam kebiasaan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, maka ini adalah suatu kekhusuan yang hanya dimiliki oleh beliau seorang dan tidak dimiliki orang lain. Sehingga kita pun tidak dapat mencontoh beliau dalam hal ini, selain hanya berusaha semampu mungkin agar kita dapat mengatur volume tidur secara teratur.

 

(Sumber:165 Kebiasaan Nabi, Abduh Zulfidar Akaha, Pustaka Al-Kautsar)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

The Quran is “Hakeem” (Surah Yasin) – Nouman Ali Khan – Part 1

Next Post

Ini Program Kemerdekaan Dompet Dhuafa

Next Post

Ini Program Kemerdekaan Dompet Dhuafa

Jambal Petai Balado

Tepat di Hari Kemerdekaan ,318 Petugas Haji Berangkat ke Tanah Suci

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8908 shares
    Share 3563 Tweet 2227
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11595 shares
    Share 4638 Tweet 2899
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3481 shares
    Share 1392 Tweet 870
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1102 shares
    Share 441 Tweet 276
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4688 shares
    Share 1875 Tweet 1172
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4013 shares
    Share 1605 Tweet 1003
  • PC Salimah Jonggol Isi Materi MPLS di SMA Negeri 3 Jonggol, Tekankan Pentingnya Rasa Syukur

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2366 shares
    Share 946 Tweet 592
  • Kisah Nabi Musa Mencari Cara Mengambil Hak dari Orang Kuat

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Hukum Mengumumkan Kematian di Masjid

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga