• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 1 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Ustazah

Budaya Prank

25/01/2022
in Ustazah
Budaya Prank

Foto: Unsplash

79
SHARES
608
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Budaya Prank

Sahabat sahabat yang selalu dirahmati Allah.

Biasa ya dalam persahabatan yang akrab akan ada canda tawa.

Mulai dari obrolan yang flat, yang disembunyikan, yang mengejutkan, atau yang menimbulkan kejengkelan.

Sebagai sahabat sejati, biasanya akan ada ruang maaf yang luas, sehingga persahabatan bisa abadi.

Hanya memang perlu ditelisik trend belakangan ini yang dilakukan sebagian orang.

Baca Juga: Islam dan Budaya

Budaya Prank

Ada ‘bohong’ tapi ‘hanya bercanda’, atau “menipu tapi canda doang” yang disebut “Prank”.

Prank adalah aktivitas “ngerjain orang” atau jail. Sampai orang yang dikerjain bingung, marah, kesal, bahkan menangis.

Apakah kita sebagai muslim terkena wabah nge “prank”?

Jawabannya tidak lain, “ya”.

Terbukti dari seorang youtuber yang bikin video dengan subcriber 1,7 juta orang dan sangat berharap meningkat hingga 5 juta. Sebelum dia mulai aksinya, dia berdo’a, dimulai dengan Basmalah.

Ini salah kaprah.

Mencampuradukkan yang benar (ucapan Basmalah dan do’a) dengan suatu hal yang salah (prank).

وَلَا تَلۡبِسُواْ ٱلۡحَقَّ بِٱلۡبَٰطِلِ وَتَكۡتُمُواْ ٱلۡحَقَّ وَأَنتُمۡ تَعۡلَمُونَ

Dan janganlah kamu campuradukkan kebenaran dengan kebatilan dan (janganlah) kamu sembunyikan kebenaran, sedangkan kamu mengetahuinya.
(QS. Al-Baqarah, Ayat 42).

Kenapa Prank adalah kegiatan yang salah?
Ya karena asal muasal sejarah per “prank” an itu terinspirasi dari “april mop”.

Pada setiap tanggal 1 April di Eropa ada budaya bahwa orang dianggap boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain tanpa dianggap bersalah.

April mop ditandai dengan tipu-menipu dan lelucon lainnya terhadap
keluarga , musuh,kawan bahkan tetangga dengan tujuan mempermalukan orang-orang yang mudah ditipu.

Rasulullah tentu melarang orang berdusta meski bercanda.
Beliau memperingatkan dengan keras akan larangan berdusta dalam bercanda.

Nabi Muhammad Shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda,

“Celakalah seseorang yang berbicara dusta untuk membuat orang tertawa, celakalah ia, celakalah ia.”
(HR. Ahmad, Abu Dawud dan Tirmidzi).

Sebaliknya, seorang yang menghindari dusta meski dalam bercanda, kelak mendapat balasan surga.

Rasulullah bersabda,
“Aku menjamin dengan sebuah istana di bagian tepi surga bagi orang yang meninggalkan debat meskipun ia berada di pihak yang benar, sebuah istana di bagian tengah surga bagi orang yang meninggalkan dusta meski ia sedang bercanda, dan istana di bagian atas surga bagi seseorang yang memperbaiki akhlaknya.” (HR. Abu Dawud).

Sebagian orang mungkin mengira tanpa bercanda ala prank, maka suasana akan garing dan persahabatan bisa hampa. Tak ada kesan.

Padahal Nabi membolehkan bercanda dan tertawa, hanya secukupnya saja.

Ya kira kira tertawa dalam candaan kita tidak sepanjang durasi obrolan dengan sahabat. Atau tidak sebanyak banyaknya sampai lupa waktu.

Menurut saya, bercanda itu ibarat garam dalam masakan. Perlu tapi sesuai takaran. Takarlah canda tawa kita.

Meski bercanda dibolehkan, Rasulullah tetap mengingatkan umatnya agar tak terlalu banyak tertawa.

Nabiyullah bersabda, “Janganlah kalian banyak tertawa. Sesungguhnya banyak tertawa dapat mematikan hati.” (HR. Ibnu Majah).

Jadi, apakah kita tetap bisa bahagia dengan tawa lepas saat bersama sahabat tanpa “berbohong?”.

Bisa.

Lantaran tertawa dan menangis adalah rezki dari Allah.

وَأَنَّهُۥ هُوَ أَضۡحَكَ وَأَبۡكَىٰ

dan sesungguhnya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis,
( QS. An-Najm, Ayat 43).

Bahkan dalam pembelajaran yang serius atau rapat rapat padat agenda, Allah bisa memberikan hiburan dengan tawa tawa diantara mereka. Asalkan mereka memulai semua pertemuan dengan Basmalah dan tilawah.

Bercanda tidaklah dilakukan setiap saat dan setiap waktu, serta tidaklah dilakukan dengan tujuan tertentu kecuali untuk menghilangkan penat, bosan, lesu, lemas, dan semisalnya.

Jadi, lakukan candaan hanya untuk menyegarkan dan memberikan semangat.

Hindari bercanda dusta di tempat-tempat serius seperti majelis ilmu, majelis hakim atau pengadilan, majelis penguasa, dan acara serius lain.

Dan tidak bercanda dengan menyembunyikan barang seseorang.

Rasulullah bersabda,
“Janganlah salah seorang dari kalian mengambil barang milik saudaranya, baik bercanda maupun bersungguh-sungguh.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

Dan terakhir, jangan bercanda dusta atau nge “prank” ke orang yang tidak suka dengan candaan. Khususnya para ulama, atau kyai, atau Ustadz Ustadzah. Karena hanya mengundang suasana menjadi tidak nyaman.

Oke?

Catatan Ustazah Kingkin Anida di akun Facebooknya pada 21 September 2019 pukul 18.12

Tags: Budaya Prank
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Yuk Bikin Roti Tawar Sendiri, Mudah dan Lembut

Next Post

Rumah Terindah bagi Keluarga Muslim

Next Post
Rumah Terindah bagi Keluarga Muslim

Rumah Terindah bagi Keluarga Muslim

YBM PLN Launching Pelatihan Pemulasaran Jenazah untuk 15 Masjid Se-Jabodetabek

Kedutaan Saudi Arabia Apresiasi MUI DKI atas Gelaran JIFEST 2019

  • An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    530 shares
    Share 212 Tweet 133
  • Funwalk An Nahl Islamic School Jadi Simbol Sinergi Orang Tua dan Sekolah Dampingi Anak

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7914 shares
    Share 3166 Tweet 1979
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3446 shares
    Share 1378 Tweet 862
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    635 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Penjelasan Hadis ke-26 Mensyukuri Nikmat dengan Bersedekah

    302 shares
    Share 121 Tweet 76
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    582 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    408 shares
    Share 163 Tweet 102
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga