• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 3 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home umroh

Inilah Jawabannya, Mengapa Kita Berjalan Mengelilingi Kabah di Makkah

24/09/2024
in umroh
Inilah Jawabannya, Mengapa Kita Berjalan Mengelilingi Kabah di Makkah

Foto: Pinterest

100
SHARES
773
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KABAH di Makkah hanyalah kiblat yang harus dituju oleh semua orang untuk berdoa. Hal ini untuk menegaskan persatuan umat manusia dalam menghadap kiblat ibadah yang sama.

Inilah fitrah (sifat bawaan) yang tepat untuk beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan tidak menyamakan-Nya dengan sesuatu atau seseorang.

Inilah inti dari agama Islam yang indah (yang berarti penyerahan diri kepada Kehendak Sang Pencipta). Kita menyerahkan hati, pikiran, dan jiwa kita kepada Dia yang menciptakannya sejak awal.

Islam menekankan persatuan dan kesetaraan seluruh umat manusia dan Keesaan Sang Pencipta.

Arah yang satu ini menjadi pengingat bagi kita setiap hari melalui sholat yang kita lakukan di mana pun kita berada di seluruh dunia, bahwa kita semua bersatu (kaya atau miskin, hitam atau putih, laki-laki atau perempuan), semua sama di hadapan Allah, semua menghadap arah yang sama, dan pada akhirnya menghadap tujuan yang sama.

Namun, apakah kita menyembahnya atau apakah hal itu memberi manfaat bagi kita dengan sendirinya? Sama sekali tidak.

Baca juga: Urutan Pelaksanaan Umroh Ketika Tiba di Bandara Jeddah

Inilah Jawabannya, Mengapa Kita Berjalan Mengelilingi Kabah di Makkah

Satu-satunya Dzat yang kita sembah dan satu-satunya yang kita sembah hanyalah Allah semata, dan Dia beserta kita, ke mana pun kita pergi.

Sekarang, mengapa orang-orang mengelilingi Kakbah saat haji dan umroh? Jika kamu merenungkannya, kamu akan menemukan bahwa planet-planet mengorbit (atau berputar mengelilingi) matahari. Tata surya mengorbit di sekitar pusat galaksi.

Bahkan elektron pun mengorbit mengelilingi atom. kamu akan menemukan fenomena mengorbit, bergerak mengitari, mengelilingi yang disorot secara signifikan dalam hukum kosmik dari atom terkecil hingga galaksi besar, semuanya mengorbit di sekitar satu pusat.

Kabah, atau batu yang kamu maksud, hanyalah satu pusat yang di sekelilingnya orang-orang melakukan tawaf. Kabah itu sendiri bukan objek pemujaan.

Kini di lokasi inilah tersimpan hikmah yang luar biasa. Tempat ini dipercaya sebagai tempat Manusia pertama (Adam a.s.) berdoa kepada Sang Pencipta di bumi.

Ini juga merupakan tempat yang sama di mana bapak para nabi (Abraham) membangun Kabah melalui instruksi dari Sang Pencipta.

Itulah tempat yang dipilih dengan cermat oleh Sang Pencipta Yang Maha Mengetahui melalui hikmah Ilahiah-Nya, bukan tempat yang hanya mengikuti keinginan dan hawa nafsu manusia manapun di muka bumi.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Keharmonisan yang dirasakan saat mengelilingi pusat alam semesta ini sungguh tidak tertandingi. Mungkin suatu hari nanti saat kamu pergi ke sana, kamu akan menyaksikan perasaan yang luar biasa kuat ini.

Semua manusia, laki-laki dan perempuan, kaya dan miskin, hitam dan putih, kuat dan lemah semua bersatu mengorbit, dalam kerendahan hati, pusat yang sama dari semua umat manusia.

Pradaksina dimulai dan berakhir di titik yang sama dan demikian pula kita semua berasal dari Sumber yang sama dan kepada-Nya kita semua akan kembali.

Jadi, sebagai penutup, jangan salah mengira bahwa Islam, dalam bentuk apa pun, menyerukan untuk mengaitkan sesuatu atau seseorang dengan Sang Pencipta yang Maha Kuasa. Ini sama sekali tidak masuk akal bagi kita.

Yang kita sembah berada di luar ciptaan-Nya. Singgasana-Nya sendiri meliputi seluruh langit dan bumi. Kita dapat berseru kepada-Nya kapan pun dan di mana pun kita berada. [Din]

Tags: Mengapa Kita Berjalan Mengelilingi Kabah di Makkah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cuitan Pagi

Next Post

Cara Putri Tanjung Memprioritaskan Kegiatan dari Banyaknya Aktifitas

Next Post
Cara Putri Tanjung Memprioritaskan Kegiatan dari Banyaknya Aktifitas

Cara Putri Tanjung Memprioritaskan Kegiatan dari Banyaknya Aktifitas

Gelar Acara Bertema WANDERLUST, Senayan City Fashion Nation Menggandeng Indonesian Fashion Chamber

Gelar Acara Bertema WANDERLUST, Senayan City Fashion Nation Menggandeng Indonesian Fashion Chamber

Pameran Halal Indonesia International Industry Expo 2024 Siap Digelar

Pameran Halal Indonesia International Industry Expo 2024 Siap Digelar

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    606 shares
    Share 242 Tweet 152
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3456 shares
    Share 1382 Tweet 864
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1691 shares
    Share 676 Tweet 423
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7921 shares
    Share 3168 Tweet 1980
  • Kenapa Israel Serang Gaza di Tengah Damai BoP

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Indahnya Syiar Islam di Malam Nisfu Sya’ban

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    587 shares
    Share 235 Tweet 147
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5266 shares
    Share 2106 Tweet 1317
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4109 shares
    Share 1644 Tweet 1027
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga