PERKEMBANGAN oromotor bayi merupakan aspek penting dalam kemampuan makan dan menelan yang melibatkan koordinasi otot-otot pada wajah, rahang, lidah, langit-langit, kerongkongan, dan tenggorokan.
Dikutip dari buku Mommyclopedia: Panduan Lengkap Merawat Bayi (0–1 Tahun) karya Meta Hanindita, perkembangan ini berlangsung bertahap sesuai usia bayi dan sangat dipengaruhi oleh kematangan refleks serta stimulasi makanan yang diberikan.
Pada usia 0–4 bulan, kemampuan oromotor bayi masih didominasi oleh refleks alami.
Refleks rooting terjadi ketika area sekitar mulut bayi disentuh, sehingga bayi akan membuka mulut dan mencari puting untuk menyusu.
Selain itu, terdapat refleks suck and swallow, yaitu kemampuan mengisap dan menelan ASI secara otomatis. Pada tahap ini, makanan yang sesuai hanyalah ASI sebagai sumber nutrisi utama.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Memasuki usia 4–6 bulan, bayi mulai menunjukkan kontrol oromotor yang lebih baik, seperti mampu menjulurkan lidah dan mulai menolak benda yang dimasukkan ke dalam mulut.
Namun, bayi pada tahap ini belum siap menerima makanan selain ASI karena kemampuan koordinasi menelan dan mengunyah masih terbatas.
Pada usia 6–9 bulan, bayi memasuki periode penting dalam perkembangan makan.
Refleks seperti rooting dan refleks muntah mulai berkurang, sementara kemampuan mengunyah mulai berkembang.
Bunda, Ketahui Panduan Perkembangan Oromotor Bayi (0–12 Bulan)
Baca juga: Delapan Fakta Penting Seputar MPASI untuk Bayi di Bawah Satu Tahun
Pada fase ini, bayi perlu diberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI) dengan tekstur lembut dan halus yang secara bertahap ditingkatkan menjadi lebih kasar.
Stimulasi ini penting agar bayi mampu beradaptasi dengan makanan keluarga di masa depan.
Selanjutnya, pada usia 9–12 bulan, kemampuan oromotor bayi semakin berkembang.
Bayi sudah mampu memegang makanan sendiri dan memasukkannya ke dalam mulut, serta mulai belajar menggerakkan makanan saat dikunyah.
Makanan yang sesuai adalah MPASI cincang halus, saring kasar, serta finger foods yang mendukung kemandirian makan.
Dengan memahami tahapan ini, orang tua dapat memberikan stimulasi yang tepat untuk mendukung perkembangan oromotor bayi secara optimal.[Sdz]





