• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 29 November, 2025
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Quran Hadis

Keagungan Kalimat Thoyyibah

Juli 13, 2025
in Quran Hadis
Keagungan Kalimat Thoyyibah

Ilustrasi: Meta AI

70
SHARES
537
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KEAGUNGAN kalimat Thoyyibah disampaikan oleh Ustaz Iman Santoso, Lc yang menukil hadits berikut.

Rasululllah saw. bersabda:

يا أيُّها الناسُ، قولوا: لا إلهَ إلَّا اللهُ، تُفلِحوا

“Wahai manusia ucapkan laa ilaha illallah, niscaya engkau beruntung.” (HR Ahmad, Ad-Daruqutni, dan Ibnu Hibban).

Adalah Bilal bin Rabah r.a. yang rela disiksa di tengah padang pasir yang sangat panas karena mempertahankan keimanannya, mempertahankan kalimat Laa Ilaaha illallah.

Demikian juga Yasir, istrinya Sumayyah r.a., putranya Ammar, dan banyak lagi yang syahid dalam dakwah Islam karena mempertahankan kalimat itu.

Selanjutnya para sahabat, tabiin, salafu shalih, para mujahidin, dan para pahlawan dari umat Islam sampai sekarang terus memperjuangkan kalimat Toyyibah ini.

Kalimat Laa Ilaaha Illallah adalah Tahlil,  kalimat Thoyyibah, kalimat Tauhid, kalimat Ikhlas, kalimat Taqwa dan sebutan-sebutan lain yang baik.

Kalimat yang sangat agung yang merupakan inti dakwah para nabi dan rasul (QS 7: 59, 65, 73, 85, 20:14, 21:87, 47:19 ).

Kalimat ini adalah kalimat yang mempersatukan umat Islam, juga merupakan kunci surga dan yang diharapkan setiap muslim saat menjelang wafat dapat mengucapkannya, karena merupakan salah satu ciri husnul khotimah.

Kalimat Thoyyibah ini adalah kalimat yang agung, bobotnya lebih berat dari langit dan bumi beserta isinya.

Disebutkan dalam as-Sunan al-Kubra 9/419 Imam al-Baihaqi, dari Abu Said,

Rasulullah saw. bersabda, “Musa a.s. berkata, wahai Rabb-ku ajarkan padaku sesuatu yang denganya aku bisa menyebut-Mu dan menyeru-Mu.

Allah swt. berfirman, Wahai Musa, Laa Ilaaha illallah. Musa a.s. berkata, Wahai Rabb-ku semua hamba-Mu mengatakan itu.

Allah swt. berfirman katakanlah, Laa Ilaaha illallah. Musa a.s. berkata, tidak ada ilah kecuali Engkau, saya ingin Engkau memberikan yang khusus padaku.

Allah swt. berfirman, wahai Musa a.s. kalau langit yang tujuh dan segala isinya selain-Ku dan bumi yang tujuh pada satu neraca timbangan dan Laa Ilaaha Illallah dalam timbangan lain, maka akan lebih berat timbangan Laa Ilaaha illallah”.

Oleh karena itu, bagi manusia yang belum beriman dan belum meyakini dan mengucapkan Laa Ilaha Illallah.

Maka harus segera beriman kepada Allah Yang Maha Pencipta, Maha Pemberi Rizki, dan Maha Kuasa, Dzat yang wajib diibadahi dan tidak boleh disekutukan dengan yang lainnya.

Mereka yang merendahkan Laa Ilaaha Illallah, salah dalam mengartikan dan menyimpang dari ajaran Islam maka harus segera bertobat sebelum meninggal.

Islam memiliki prinsip ajaran yang kokoh dimana semua umat Islam harus meyakini dan mengetahuinya.

Para ulama menyebutkan prinsip Islam itu dengan istilah ‘al-ma’lum minad diin bidhorurah’, yaitu sesuatu yang harus diketahui oleh semua umat Islam dari agama Islam.

Prinsip-prinsip Islam itu di antaranya, Laa Ilaaha Illallah, sholat lima waktu dalam sehari, rukun Islam, rukun Iman, agama Islam yang sempurna dll.

Umat manusia yang masih hidup sekarang masih belum terlambat untuk kembali pada ajaran Allah, agama Islam, agama yang telah diridhoi Allah untuk semua manusia.

Jangan sampai kelak menyesal ketika sudah meninggal dan dimasukkan neraka, seperti yang disebutkan dalam Al-Qur’an, surat al Hijr ayat 2: “Orang-orang yang kafir itu seringkali (nanti di akhirat) menginginkan, kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang muslim”.

Baca juga: Makna Kalimat Allah ada di Langit (Bagian 2)

Keagungan Kalimat Thoyyibah

Terkait ayat di atas, disebutkan dalam tafsir Ibnu Katsir yang juga dinukil dari tafsir At-Tabari, bahwa Ibnu Abbas r.a. dan Anas r.a. menafsirkan ayat tersebut, ketika umat Islam yang banyak melakukan dosa dimasukkan ke dalam neraka bersama orang-orang musyrik.

Berkata, maka kaum musyrikin bertanya kepada (umat Islam), Apa gunanya  kamu beribadah di dunia ? Berkata, maka Allah swt. murka pada mereka (kaum musyrikin), dan dengan rahmat-Nya, maka mengeluarkan umat Islam dari neraka”.

Dalam riwayat imam Baihaqi dari Anas ra berkata, Rasulullah saw bersabda, Sesungguhnya manusia dari Ahli Laa Ilaaha Illallah, masuk neraka karena dosa-dosa mereka.

Maka Ahli Latta dan Uzza (kaum musyrikin) berkata apa gunanya bagimu kalimat Laa Ilaaha Illallah, sedang kamu bersama kami di neraka, maka Allah murka, dan mengeluarkan umat Islam dari neraka dan dimasukkan ke dalam sungai kehidupan, maka sembuhlah mereka dari bakaran dan siksaan api neraka seperti pulihnya bulan dari gerhana dan kemudian mereka masuk surga dan mereka disebut Jahanamiyuun (alumni neraka Jahannam)”.

Kalimat Laa Ilaaha Illallah, dengan kalimat ini kami hidup, kami mati, kami dibangkitkan dan insya Allah dimasukkan ke dalam surga. Amiiin. Wallahu a’lam.[ind]

Tags: Keagungan Kalimat Thoyyibah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bisikan Setan agar Manusia Malu Bertobat

Next Post

Salimah Tulungagung Gelar Sosialisasi Bantuan Hidup Jantung Dasar bagi Peserta Sekolah Lansia

Next Post
Salimah Tulungagung Gelar Sosialisasi Bantuan Hidup Jantung Dasar bagi Peserta Sekolah Lansia

Salimah Tulungagung Gelar Sosialisasi Bantuan Hidup Jantung Dasar bagi Peserta Sekolah Lansia

Edukasi Seksual Berbasis Usia

Edukasi Seksual Berbasis Usia

Cara Mencegah Penyakit Tifus

Cara Mencegah Penyakit Tifus

  • Pernikahan Fiki Naki dan Tinandrose Menarik Perhatian Publik

    Pernikahan Fiki Naki dan Tinandrose Menarik Perhatian Publik

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Dari Mandi Lumpur Hingga Makan Cicak, Muhammadiyah Soroti Fenomena Ngemis Online di Tiktok

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    439 shares
    Share 176 Tweet 110
  • Nur Izzaty Hafizah, Meninggal Dunia Akibat Infeksi Bagian Paru-Paru

    166 shares
    Share 66 Tweet 42
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5159 shares
    Share 2064 Tweet 1290
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3234 shares
    Share 1294 Tweet 809
  • Jangan Putus Asa, Ada 20 Pintu Rezeki yang Bisa Kamu Usahakan

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Islamic Relief Indonesia Dirikan 83 Huntara di Cianjur dan Cash Voucher untuk 5.600 Penerima Manfaat

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7665 shares
    Share 3066 Tweet 1916
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1590 shares
    Share 636 Tweet 398
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga