• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home umroh

99 Jemaah Haji Indonesia Alami Pneumonia Selama Ibadah

23/05/2025
in umroh
99 Jemaah Haji Indonesia Alami Pneumonia Selama Ibadah

Foto: Pinterest

70
SHARES
542
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEBANYAK 99 jemaah haji asal Indonesia dilaporkan mengalami pneumonia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Kasus ini menjadi perhatian serius Kementerian Kesehatan, mengingat pneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang bisa berakibat fatal, terutama bagi jemaah dengan kondisi kesehatan rentan atau memiliki penyakit penyerta.

Dikutip dari berbagai sumber, Menurut data dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Daerah Kerja (Daker) Makkah dan Madinah per tanggal 20 Mei 2025, pukul 16.00 WAS, kasus pneumonia menyebar di berbagai sektor dan kelompok terbang (kloter).

Para jemaah yang terinfeksi saat ini sedang dirawat secara intensif di rumah sakit rujukan di Makkah dan Madinah, Arab Saudi.

Pneumonia merupakan peradangan pada alveoli atau kantung udara di paru-paru, yang bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, maupun jamur.

Baca juga: Di Usia 109 Tahun, Nenek Sumbuk Jadi Jemaah Haji Tertua di Indonesia Tahun 2025

99 Jemaah Haji Indonesia Alami Pneumonia Selama Ibadah

Dalam suasana ibadah haji yang sangat padat serta suhu lingkungan yang sangat tinggi, risiko penularan infeksi pernapasan meningkat signifikan.

KKHI mengidentifikasi beberapa faktor yang berperan dalam meningkatnya kasus pneumonia di kalangan jemaah, antara lain:

Suhu ekstrem

Data KKHI menunjukkan suhu di Makkah dan Madinah saat ini berkisar antara 41 hingga 47 derajat Celsius. Suhu tinggi yang disertai kurangnya asupan cairan dapat menyebabkan dehidrasi dan menurunkan daya tahan tubuh.

Kelelahan fisik

Aktivitas ibadah haji yang padat seperti perjalanan panjang, umroh wajib, hingga puncak ibadah di Armuzna menuntut fisik yang kuat. Kelelahan bisa menurunkan sistem imun tubuh.

Kepadatan jemaah

Dengan jutaan orang berkumpul di satu tempat, risiko penularan penyakit menular seperti pneumonia semakin besar.

Penyakit penyerta

Jemaah yang memiliki riwayat penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan jantung lebih rentan terserang pneumonia.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Diingatkan jemaah agar tetap waspada dengan menjalankan langkah-langkah pencegahan seperti menggunakan masker saat batuk-pilek atau di tempat ramai, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, serta mengonsumsi air putih atau air zam-zam sedikit demi sedikit hingga mencapai 2 liter per hari.

Bagi jemaah dengan penyakit penyerta yang rutin mengonsumsi obat, penting untuk tidak melewatkan jadwal minum obat.

Dihimbau agar jemaah menyimpan tenaga untuk puncak ibadah di Armuzna dengan mengurangi ibadah sunnah seperti umroh berulang kali, serta tidak merokok sembarangan demi kenyamanan bersama. [Din]

Tags: 99 Jemaah Haji Indonesia Alami Pneumonia Selama Ibadah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kedubes Palestina dan Kemenbud RI Gelar Peringatan Hari Nakba ke-77

Next Post

Merawat Kesehatan Gigi Balita Demi Asupan Nutrisi yang Baik

Next Post
Merawat Kesehatan Gigi Balita Demi Asupan Nutrisi yang Baik

Merawat Kesehatan Gigi Balita Demi Asupan Nutrisi yang Baik

Universitas Leiden Bersama Tim Indonesia Ungkap Homo Erectus yang Hidup di Indonesia

Universitas Leiden Bersama Tim Indonesia Ungkap Homo Erectus yang Hidup di Indonesia

Naffar Tour Luncurkan Strategi Baru untuk Meningkatkan Pelayanan Haji dan Umrah

Naffar Tour Luncurkan Strategi Baru untuk Meningkatkan Pelayanan Haji dan Umrah

  • Pahlawan yang Layak

    Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Menghina Allah dalam Hati

    456 shares
    Share 182 Tweet 114
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8241 shares
    Share 3296 Tweet 2060
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1161 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3694 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Yuk Berburu Menu Vegetarian di Vegan Festival Indonesia 2018

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11267 shares
    Share 4507 Tweet 2817
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3303 shares
    Share 1321 Tweet 826
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4226 shares
    Share 1690 Tweet 1057
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga