• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 12 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Sekolah

Universitas Leiden Bersama Tim Indonesia Ungkap Homo Erectus yang Hidup di Indonesia

23/05/2025
in Sekolah
Universitas Leiden Bersama Tim Indonesia Ungkap Homo Erectus yang Hidup di Indonesia

Foto: Pinterest

75
SHARES
578
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ILMUWAN dari Universitas Leiden, Indonesia, Jerman, Jepang, dan Australia ini telah memberikan wawasan terbaru tentang Homo Erectus di Indonesia, 140.000 tahun lalu. Temuan mereka didapat di lepas pantai Jawa, tepatnya di dasar Selat Madura.

Fragmen tengkorak Homo Erectus dan sisa-sisa fosil lainnya memberikan gambaran unik tentang bagaimana dan di mana manusia purba ini hidup, kata arkeolog Universitas Leiden, Harold Berghuis.

Selama pengerukan di Selat Madura, para arkeolog menemukan sisa-sisa fosil dari 36 spesies vertebrata. Ini merupakan penemuan fosil pertama dari dasar laut, di antara pulau-pulau di Indonesia.

Baca juga: Rahmat Erwin Abdullah, Lifter Indonesia Pecahkan Rekor Dunia

Universitas Leiden Bersama Tim Indonesia Ungkap Homo Erectus yang Hidup di Indonesia

Pulau-pulau ini dahulu disebut Sundaland, yang dulunya merupakan dataran rendah yang luas.

Sundaland sendiri, menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merujuk pada wilayah tenggara ASEAN pada zaman dahulu.

Di antara temuan tersebut terdapat dua fragmen tengkorak Homo erectus. Temuan tersebut memberikan gambaran unik tentang ekosistem prasejarah dan posisi Homo erectus dalam ekosistem ini.

Sisa-sisa fosil Homo erectus sebelumnya telah ditemukan di Pulau Jawa. Fosil-fosil paling terkenal adalah tengkorak dari situs-situs seperti Trinil, Sangiran, dan Ngandong.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Sebelumnya para peneliti mengira Homo erectus telah lama hidup dalam isolasi di Jawa. Sedangkan penemuan terbaru ini menunjukkan Homo erectus Jawa menyebar ke dataran rendah di sekitar Sundaland selama periode ketika permukaan laut lebih rendah.

Situs itu sendiri telah dipelajari secara terperinci selama lima tahun terakhir. Sementara, riset ini dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Leiden, Belanda bekerja sama dengan tim spesialis dari Indonesia, Australia, Jerman, dan Jepang.

Hasil penelitian tersebut dipublikasikan pekan ini di jurnal Quaternary Environments and Humans dengan judul “A late Middle Pleistocene lowstand valley of the Solo River on the Madura Strait seabed, geology and age of the first hominin locality of submerged Sundaland”. Koleksi fosil tersebut disimpan di Museum Geologi di Bandung. [Din]

Tags: Universitas Leiden Bersama Tim Indonesia Ungkap Homo Erectus yang Hidup di Indonesia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

99 Jemaah Haji Indonesia Alami Pneumonia Selama Ibadah

Next Post

Naffar Tour Luncurkan Strategi Baru untuk Meningkatkan Pelayanan Haji dan Umrah

Next Post
Naffar Tour Luncurkan Strategi Baru untuk Meningkatkan Pelayanan Haji dan Umrah

Naffar Tour Luncurkan Strategi Baru untuk Meningkatkan Pelayanan Haji dan Umrah

Varian Virus Baru, Lonjakan Kasus Covid-19 Kembali Terjadi di India

Varian Virus Baru, Lonjakan Kasus Covid-19 Kembali Terjadi di India

Program Pengabdian Masyarakat SMA JISc di Desa Warnasari

Program Pengabdian Masyarakat SMA JISc di Desa Warnasari

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8381 shares
    Share 3352 Tweet 2095
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4299 shares
    Share 1720 Tweet 1075
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3782 shares
    Share 1513 Tweet 946
  • Senam Ling Tien Kung: Sejarah, Cara Pelaksanaan, dan Manfaatnya

    435 shares
    Share 174 Tweet 109
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Alasan Nikita Willy Mantap Berhijab

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • BSI dan BAZNAS Luncurkan Layanan Pembayaran Kurban dan DAM Digital untuk Dukung Ekonomi Desa

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • BAZNAS dan BSI Perkuat Kolaborasi Layanan Kurban dan DAM Berbasis Digital

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Gaza Story Night: Diskusi Hangat tentang Realitas di Palestina

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Istana Nurul Iman Brunei Tercatat Terbesar di Dunia, Luasnya hingga 200.000 Meter Persegi

    125 shares
    Share 50 Tweet 31
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga