• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 5 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tips

Tips Menyimpan Bawang Merah agar Tidak Cepat Busuk

16/08/2026
in Tips
Tips Menyimpan Bawang Merah agar Tidak Cepat Busuk

Sumber: Pixabay

94
SHARES
724
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BAWANG merah hampir selalu ada di dapur karena menjadi salah satu bumbu utama berbagai masakan Indonesia. Tidak heran jika banyak orang memilih membeli dalam jumlah cukup banyak sekaligus. Sayangnya, bawang merah yang disimpan sembarangan bisa cepat lembek, berjamur, bertunas, bahkan membusuk sebelum sempat digunakan.

Padahal, membuat bawang merah lebih awet sebenarnya tidak sulit. Kuncinya ada pada kondisi bawang saat dibeli, tempat penyimpanan, serta sirkulasi udara. Berikut beberapa tips yang bisa dicoba di rumah.

Baca Juga:  Hal-hal yang Harus Diperhatikan Pemula Sebelum Berolahraga Padel

Tips Menyimpan Bawang Merah agar Tidak Cepat Busuk

1. Pilih bawang yang masih kering dan keras

Sebelum memikirkan tempat penyimpanan, perhatikan kondisi bawang ketika membeli. Pilih bawang merah yang kulit luarnya kering, teksturnya keras, tidak berlendir, tidak memiliki bercak hitam, dan tidak menunjukkan tanda-tanda busuk.

Bawang yang sudah lembek atau mengalami kerusakan sejak awal akan lebih cepat rusak ketika disimpan bersama bawang lainnya. Karena itu, jangan hanya tergiur harga murah jika sebagian besar bawang sudah tidak dalam kondisi baik. RRI juga menyarankan memilih bawang dengan kulit luar kering dan tidak memiliki bagian yang lembek atau berjamur.

2. Pastikan bawang benar-benar kering

Kelembapan adalah salah satu hal yang perlu dihindari ketika menyimpan bawang merah. Jika bawang masih basah atau lembap, jamur dan mikroorganisme lebih mudah berkembang sehingga pembusukan bisa berlangsung lebih cepat.

Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Pascapanen menjelaskan bahwa proses pengeringan atau *curing* dilakukan untuk mengurangi air pada kulit luar dan bagian leher bawang sebelum penyimpanan. 

3. Gunakan wadah yang memiliki ventilasi

Jangan langsung memasukkan bawang merah ke dalam kantong plastik tertutup. Plastik dapat memerangkap kelembapan sehingga bawang lebih mudah lembek dan busuk.

Sebagai gantinya, gunakan keranjang berlubang, wadah berjaring, kantong jala, atau wadah yang memungkinkan udara keluar-masuk. Sirkulasi udara yang baik membantu menjaga kondisi bawang tetap kering. USDA juga memasukkan bawang kering sebagai bahan yang sebaiknya disimpan di tempat penyimpanan kering. 

4. Letakkan di tempat yang kering dan teduh

Untuk bawang merah utuh yang belum dikupas, pilih tempat penyimpanan yang kering, memiliki sirkulasi udara, dan tidak terkena sinar matahari langsung. Rak dapur yang jauh dari kompor bisa menjadi pilihan.

Hindari meletakkan bawang di tempat yang lembap, misalnya dekat wastafel. Panas berlebihan juga sebaiknya dihindari karena dapat mempercepat penurunan kualitas.

5. Jangan mencampurnya dengan kentang

Bawang merah dan kentang sebaiknya tidak disimpan dalam satu wadah atau terlalu berdekatan. Keduanya memiliki kondisi penyimpanan yang berbeda, dan kelembapan serta gas yang dihasilkan kentang dapat berkontribusi terhadap penurunan kualitas bawang.

Karena itu, jika dapur memiliki stok kentang dan bawang merah, berikan tempat penyimpanan masing-masing. 

6. Jangan langsung memasukkan bawang utuh ke kulkas

Untuk bawang merah yang masih utuh dan memiliki kulit, penyimpanan di tempat kering dengan ventilasi biasanya lebih praktis. Namun, bawang yang sudah dikupas atau dipotong memiliki kondisi berbeda. Setelah lapisan pelindungnya hilang, bawang lebih mudah terkontaminasi dan mengalami perubahan kualitas sehingga sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup di kulkas dan digunakan dalam waktu relatif singkat. 

7. Rutin memeriksa persediaan

Jangan hanya menyimpan bawang lalu melupakannya. Periksa persediaan setiap beberapa hari. Jika ada satu bawang yang mulai lembek, berair, berjamur, atau mengeluarkan bau tidak sedap, segera pisahkan dari bawang lainnya.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Kebiasaan sederhana ini penting karena bawang yang sudah rusak dapat memengaruhi bahan di sekitarnya.

Pada akhirnya, menyimpan bawang merah agar tidak cepat busuk tidak membutuhkan cara yang rumit. Pastikan bawang dalam keadaan kering, pilih tempat yang memiliki sirkulasi udara baik, hindari wadah plastik tertutup, dan rutin melakukan pengecekan. Dengan langkah sederhana tersebut, bawang merah bisa lebih awet dan tidak cepat berakhir di tempat sampah. [DW]

Tags: Tips Menyimpan Bawang Merah agar Tidak Cepat Busuk
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Memilih Jus Sebagai Pengganti Menu Makanan

Next Post

Kekuatan Akhlak

Next Post
Hak-hak Persaudaraan dalam Islam

Kekuatan Akhlak

Satu Apel Sehari Akan Menjauhkan dari Dokter

Satu Apel Sehari Akan Menjauhkan dari Dokter

Shalat Taubat: Pengertian, Tata Cara, dan Manfaatnya

Shalat Taubat: Pengertian, Tata Cara, dan Manfaatnya

  • Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    1245 shares
    Share 498 Tweet 311
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

    259 shares
    Share 104 Tweet 65
  • Inilah 5 Tempat Wisata yang Berdekatan dengan Stasiun Bandung

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9255 shares
    Share 3702 Tweet 2314
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    785 shares
    Share 314 Tweet 196
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1264 shares
    Share 506 Tweet 316
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4191 shares
    Share 1676 Tweet 1048
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2458 shares
    Share 983 Tweet 615
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11734 shares
    Share 4694 Tweet 2934
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga