• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 7 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tips

Jangan Menyerah, ini 5 Cara Memperbaiki Hidup yang Berantakan

02/01/2023
in Tips
Cara memperbaiki hidup yang berantakan

Foto: Pixabay/ha11ok

238
SHARES
1.8k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SETIAP awal tahun atau pada momen-momen tertentu, kita merasa perlu untuk melakukan cara memperbaiki hidup yang berantakan. Sudah sekitar satu tahun waktu berlalu, tetapi kita merasa hidup stagnan.

Diri kita merasa bahwa hidup kita tidak ada kemajuan sama sekali. Akhirnya, kita pun merasa diri hancur karena telah menyia-nyiakan waktu yang telah dilewati.

Baca Juga: Memperbaiki Kualitas Hidup dengan Waktu Luang

Jangan Menyerah, ini 5 Cara Memperbaiki Hidup yang Berantakan

Namun, kamu jangan bersedih hati apabila sedang berada di fase tersebut. Jangan khawatir dan jangan menyerah karena selama masih hidup, selama jantung masih berdetak, kita masih bisa memperbaiki semuanya.

Jadi, bagaimana sih cara memperbaiki hidup yang berantakan itu? Berikut caranya

1. Berlatih untuk Memiliki Mindset serta Mental yang Sehat

Ungkapan semua dimulai dari mindset itu benar adanya. Ketika pikiran kita terus memojokkan diri sendiri, seperti mengatakan, “Aku tidak akan pernah berhasil.” “Aku tidak mungkin bisa menggapainya.” “Hidupku sudah hancur.”, dan perkataan lain semacam itu.

Hal tersebut akan membuat diri kita sungguh menjadi seperti itu. Padahal, kita masih memiliki kemungkinan untuk berhasil. Oleh sebab itu, kita perlu berlatih perlahan-lahan agar bisa menghilangkan perasaan semacam itu.

Caranya bisa dengan menonton youtube atau membaca buku tentang pengembangan diri. Banyak sekali sumber yang membahas tentang hal tersebut.

Intinya, carilah sesuatu yang bisa membuat diri kita merasa lebih baik dari sebelumnya. Membuat kita berani melangkah kembali walaupun sebelumnya pernah gagal sehingga menyebabkan kehidupan kita berantakan.

2. Membuat Rencana Kehidupan yang Rapi

Hidup yang kacau bisa disebabkan karena kita tidak memiliki rencana dalam hidup ini. Memang, tidak semua rencana yang kita buat akan sesuai dengan realita yang ada.

Akan tetapi, setidaknya rencana-rencana yang kita buat ini memberi arahan tentang tujuan hidup kita mau dibawa ke mana. Analoginya, kita ingin menuju Monas.

Untuk sampai sana, kita bisa menaiki transposrtasi umum, seperti kereta atau busway. Mungkin, rencana yang kita buat adalah ingin pergi ke Monas dengan kereta.

Namun, ternyata rencana itu berubah karena alasan tertentu sehingga kita harus naik busway. Akan tetapi, ujung-ujungnya kita akan sampai di Monas itu dengan menaiki apa pun.

Seperti itulah kita ketika memiliki rencana dalam hidup. Kita tahu pasti arah tujuan kita. Jadi, walaupun nanti mungkin ada hambatan atau masalah yang menyebabkan kita tidak berjalan sesuai rencana, kita tidak panik.

Sebab, kita sudah tahu tujuan kita mau ke mana sehingga bisa mencari solusi atau alternatif lainnya. Ketika tidak memiliki rencana, kita justru cenderung merasa hidup

3. Belajar Hal Baru yang Menyenangkan

Kekacauan hidup juga bisa terjadi karena kita malas belajar. Oleh sebab itu, untuk memperbaiki hidup, mulailah dengan belajar. Cobalah belajar hal baru yang menyenangkan bagi kita.

Carilah sesuatu hal yang memang ingin kita pelajari dan memiliki potensi untuk menghasilkan uang ke depannya. Saat ini, telah banyak platform yang menyediakan pembelajaran gratis.

Jadi, kita bisa dengan mudah mencari di internet tentang pembelajaran yang ingin kita pelajari.

4. Bergabung dengan Komunitas

Carilah lingkungan-lingkungan yang baru. Keluarlah dari lingkungan yang tanpa sadar membuat diri kita hancur. Tidak ada salahnya untuk memperluas jaringan dengan berkenalan dengan orang baru.

Cari komunitas sesuai dengan hal yang kita senangi. Misal, senang foto-foto. Kita bisa bergabung ke komunitas fotografi. Senang melawak, bisa bergabung ke komunitas stand up, dan lain sebagainya.

5. Berbakti kepada Orang Tua

Terakhir, kita bisa meningkatkan bakti kita kepada kedua orang tua, khususnya ibu. Coba lihat lagi perlakuan kita selama ini kepada ibu kita. Apakah kita memilih mengabaikan mereka ketika diperintahkan? Atau menganggap mereka bodoh hanya karena mereka tidak mengerti cara menggunakan teknologi?

Kasus-kasus kecil seperti itu tanpa disadari sering kita lakukan pada sosok ibu ini. Hal tersebut membuat hidup kita menjadi kacau. Oleh sebab itu, saat ini, mulailah dengan meminta maaf kepada orang tua kita.

Setelah itu, perlakukan mereka dengan sebaik mungkin. Turuti perintahnya selama memang tidak bertentangan dengan syariat Islam, dan berbicaralah mereka dengan lemah lembut.

Kita juga bisa memasang wajah yang ramah atau selalu ceria agar orang tua senang melihat kita. Sebab, kebahagiaan mereka adalah ketika melihat anaknya bahagia.

Sahabat Muslim, itulah cara memperbaiki hidup yang sudah hancur atau berantakan. Jangan pernah menyerah dan bersedih, Allah pasti akan datang menolong.

Selama napas kita masih berembus, kesempatan untuk memperbaiki diri selalu ada. [Cms]

Tags: Cara memperbaiki hidup yang berantakancara memperbaiki hidup yang hancur
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Doa yang Adil

Next Post

Merencanakan Program Hamil yang Tepat di Tahun 2023

Next Post
Merencanakan Program Hamil yang Tepat di Tahun 2023

Merencanakan Program Hamil yang Tepat di Tahun 2023

Makna surat Ibrahim ayat 35

Ketika Imam Syafi'i Ditantang Membuktikan Adanya Pencipta

Pasar Natal di Birmingham

Sekelompok Muslimah Jadi Tuan Rumah Pasar Natal Pertama di Aston

  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Waspada terhadap Bahaya Syaitan, Dapat Membuat Manusia Lupa dan Panjang Angan-angan

    120 shares
    Share 48 Tweet 30
  • PT Donggi Senoro LNG dan Rumah Zakat Salurkan 100 Paket Hygienekit untuk Korban Gempa di Poso

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7804 shares
    Share 3122 Tweet 1951
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    184 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • 7 Akun Instagram Influencer Dakwah yang Bikin Kita Nggak Ketinggalan Berita Terkini

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    527 shares
    Share 211 Tweet 132
  • Grand Launching LAZNAS NPC: Komitmen Transparansi dan Perluas Jangkauan Kemanusiaan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga