• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 29 November, 2025
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tips

Cara Hidup Irit dengan Tidak Pelit

April 12, 2025
in Tips
Bahaya Penghasilan Haram

(foto: pixabay)

86
SHARES
665
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BAGAMANA cara hidup irit dengan tidak pelit? Kedua orang tua saya bekerja di perkantoran yang secara finansial cukup baik, dan kedua orang tua saya juga hidup irit cenderung pelit.

Kalau saya rasa agar uang bisa terkumpul, tapi anehnya kenapa ya uang itu tidak kunjung terkumpul, kehidupannya kok seolah-olah sulit ya, padahal gaji kedua orang tua saya itu besar dibandingkan orang pada umumnya.

Randy Insyaha, motivator parenting dari Rumah Pintar Aisha, menjawab persoalan ini sebagai berikut. Sebenarnya orang yang irit dan cenderung pelit bikin hidup makin sulit.

baca juga: Ingin Punya Anak Laki, Bapak Menikah Lagi setelah Bertanya kepada Guru Spiritual

Cara Hidup Irit dengan Tidak Pelit

Kita bahas dalam dua dimensi.

Pertama, dimensi agama.

“Ingatlah, kamu adalah orang-orang yang diajak untuk menginfakkan (hartamu) di jalan Allah. Lalu di antara kamu ada orang yang kikir, dan barangsiapa kikir maka sesungguhnya dia kikir terhadap dirinya sendiri.

Dan Allah-lah Yang Mahakaya dan kamulah yang membutuhkan (karunia-Nya).

Dan jika kamu berpaling (dari jalan yang benar) Dia akan menggantikan (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan (durhaka) seperti kamu (ini).” (QS. Muhammad: 38).

“Tidak satu hari pun di mana seorang hamba berada padanya kecuali dua Malaikat turun kepadanya. Salah satu di antara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak.’

Sedangkan yang lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang kikir.” (HR Bukhari dan Muslim).

Ayat Al Qur’an dan Hadits di atas dengan terang benderang menjelaskan bahwa orang-orang yang pelit itu hidupnya akan dipersulit.

Meskipun ia punya gaji yang besar tetapi kehidupannya serba kekurangan, serba gelisah karena selalu kurang.

Yang kedua, bahwa orang yang irit dan cenderung pelit itu hidupnya akan sulit.

Ketika kita irit itu sebenarnya pikiran bawah sadar itu merasa kita sedang kekurangan, kita jauh dari keberlimpahan, takut kehilangan uang, jatah rezeki kita sedikit, maka kita harus pelit.

Pikiran kita tidak suka yang menjadikan diri kita susah. Saat kita berpikir susah, maka kita akan susah beneran.

Lain cerita orang yang gampangan mengeluarkan uang, di alam bawah sadarnya ia berpikir uang itu mudah menghampiriku. Ia merasa berkelimpahan, ia meyakini uang akan selalu ada dalam diriku.

Ada kaitannya dengan sedekah. Mau ada uang atau tidak, kita tetap terus berbagi. Alam bawah sadar kita akan mengatakan bahwa aku memiliki uang lebih daripada ini.

Rajin bersedekah itu menciptakan mindset kaya, mindset berkelimpahan, mindset banyak uang. Jadi Allah menyuruh kita bersedekah meskipun dalam keadaan sulit itu agar kita memiliki mindset kaya.

Saat kita sedang kesulitan keuangan, kita itu merasa rezeki kita sedikit, uang itu sulit, takut enggak punya uang, selalu kekurangan uang. Mindset itulah yang menjadikan diri kita selalu kekurangan uang.

Jadi Allah meminta kita bersedekah itu karena Allah ingin mengubah mindset kaya, mindset yang berkelimpahan dan banyak uang. Mindset kaya itulah yang akan menarik rezeki.

“Hendaklah orang yang lapang (rezekinya) memberi nafkah menurut kemampuannya, dan orang yang disempitkan rezekinya, hendaklah memberi nafkah dari apa (harta) yang dianugerahkan Allah kepadanya.

Allah tidak membebani kepada seseorang melainkan (sesuai) dengan apa yang dianugerahkan Allah kepadanya. Allah kelak akan menganugerahkan kelapangan setelah kesempitan. (QS. At-Thalaq: 7).

Berapapun uang yang kita punyai, adakah perasaan takut saat kita bagi uang. Kita takut kalau uangnya enggak balik, takut kalau nanti kekurangan, takut kalau uang kita enggak cukup sampai akhir bulan.

Kalau kita merasa takut berbagi tetapi kita paksa bersedekah maka kita paksa mindset kita bahwa Allah pasti akan mencukupkan rezeki kita. Kita merasa aku punya rezeki lebih dari ini.

Saat kita berbagi, kita merasa kita punya uang lebih daripada ini.

Untuk menjadi kaya tidak boleh pelit, tidak boleh irit.

Untuk menjadi orang kaya tidak boleh menyimpan uang tetapi banyak berbagi, banyak bersedekah maka kita akan memiliki mindset kaya dan rezeki akan datang kepada diri kita dari sumber-sumber yang tidak disangka-sangka.

Kita suka makan nasi Padang maka beli nasi Padang dan bagikan ke orang lain. Semakin kita berbagi dengan apa yang kita sukai maka dampaknya dahsyat sekali.

Saat kita berbagi, katakan: “Ya Allah aku berbagi untuk meraih ridhomu dengan sedekahku yang sedikit ini, ya Allah, mohon berikan saya limpahan rezeki yang berkah dan halal”.

Jadi untuk menjadi kaya itu bukan menjadi orang yang pelit, banyak menyimpan duit tetapi banyak berbagi dan tidak perlu irit saat membeli sesuatu.[ind]

Tags: cara hidup iritcara hidup irit dengan tidak pelitrandy insyaharumah pintar aishaSedekahtidak pelit
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Beberapa Warna yang Cocok dengan Warna Rose Taupe

Next Post

Beberapa Rekomendasi Air Terjun di Jember

Next Post
Beberapa Rekomendasi Air Terjun di Jember

Beberapa Rekomendasi Air Terjun di Jember

Viral Es Krim Mengandung Alkohol Tinggi dan Dijual kepada Anak-anak

Viral Es Krim Mengandung Alkohol Tinggi dan Dijual kepada Anak-anak

Menjaga Anak dari Pertemanan yang Berdampak Tidak Baik

Menjaga Anak dari Pertemanan yang Berdampak Tidak Baik

  • Pernikahan Fiki Naki dan Tinandrose Menarik Perhatian Publik

    Pernikahan Fiki Naki dan Tinandrose Menarik Perhatian Publik

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Dari Mandi Lumpur Hingga Makan Cicak, Muhammadiyah Soroti Fenomena Ngemis Online di Tiktok

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    439 shares
    Share 176 Tweet 110
  • Nur Izzaty Hafizah, Meninggal Dunia Akibat Infeksi Bagian Paru-Paru

    166 shares
    Share 66 Tweet 42
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3234 shares
    Share 1294 Tweet 809
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5159 shares
    Share 2064 Tweet 1290
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7665 shares
    Share 3066 Tweet 1916
  • Jangan Putus Asa, Ada 20 Pintu Rezeki yang Bisa Kamu Usahakan

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1590 shares
    Share 636 Tweet 398
  • Islamic Relief Indonesia Dirikan 83 Huntara di Cianjur dan Cash Voucher untuk 5.600 Penerima Manfaat

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga