• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 6 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Hukum Aqiqah dari Uang Haram

05/08/2025
in Syariah, Unggulan
Perayaan Idul Adha di Negara-negara Muslim Dunia

(foto: pixabay)

340
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

AQIQAH dari uang haram, bagaimana hukumnya? Apabila dulu pernah meng aqiqahi anak tapi menggunakan uang tidak halal apa perlu diulang aqiqahnya? Atau seperti apa solusinya? (Eko, Madiun).

Ustaz Farid Nu’man Hasan menjelaskan mengenai hal ini yaitu sebagai berikut.

Aqiqah dengan uang haram, itu sama halnya dengan qurban, haji, sedekah, dengan uang haram, yaitu tetap SAH menurut mayoritas ulama.

Akan TETAPI, pelakunya berdosa dan tidak memiliki pahala. Ada pun Imam Ahmad bin Hambal mengatakan tidak sah.

Hal ini berdasarkan hadits:

ان الله طيب لا يقبل الا طيبا

Allah itu Maha Baik dan tidak menerima kecuali dari yang baik-baik. (HR. Muslim)

Imam Al Ghazali Rahimahullah berkata tentang org beribadah dgn harta haram:

…أو يبنى مدرسة أو مسجد أو رباطا بمال حرام و قصده الخير فهذا كله جهل و النية لا تؤثر فى إخراجه عن كونه ظلما و عدوانا و معصية

.. atau membangun sekolah, masjid, menggunakan harta yang haram dan maksudnya kebaikan. Maka semua ini adalah kebodohan, dan niat yang baik tidaklah berdampak pada mengeluarkannya dari lingkup zalim, pelanggaran, dan maksiat (bagi pelakunya). (Ihya ‘Ulumuddin, jilid. 4, hlm. 357)

Baca Juga: Anak Mengaqiqahkan Orangtua

Hukum Aqiqah dari Uang Haram

Imam Al Qarafi Al Maliki menjelaskan:

الَّذِي يُصَلِّي فِي ثَوْبٍ مَغْصُوبٍ أَوْ يَتَوَضَّأُ بِمَاءٍ مَغْصُوبٍ، أَوْ يَحُجُّ بِمَالٍ حَرَامٍ. كُلُّ هَذِهِ الْمَسَائِلِ عِنْدَنَا سَوَاءٌ فِي الصِّحَّةِ خِلَافًا لِأَحْمَدَ

Orang yang shalat memakai baju curian, atau wudhu dengan air curian, atau haji dengan uang haram, maka SEMUA INI KEABSAHANNYA SAMA menurut kami, berbeda dengan Imam Ahmad (yang mengatakan tidak sah).

(Al Furuq, jilid. 2, hlm. 85)

Dalam Syaikh Abdullah Al Faqih menjelaskan:

أما أن ينفق المال الحرام في عمل يتقرب به إلى الله كالصدقة أو الأضحية أو العقيقة فلا أجر له على ذلك، فإن الله لا يقبل إلا ما كان من مال حلال، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: … إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّبًا.. رواه مسلم.
أما إجزاؤها عن العقيقة فهي مجزئة عند الجمهور.

Ada pun berinfaq dengan uang haram dalam aktivitas untuk mendekatkan diri kepada Allah, seperti sedekah, qurban, aqiqah, maka ini TIDAK MENDAPATKAN PAHALA, karena Allah hanya menerima dari yang halal.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda: “Allah itu Maha Baik dan tidak menerima kecuali dari yang baik-baik.” Sedangkan dari sisi keabsahan, maka itu SAH menurut jumhur (mayoritas ulama).

(Fatawa Asy Syabakah Al Islamiyah no. 147151)

Maka, silakan mengulang aqiqahnya dengan harta yang halal, sebagai bentuk kehati-hatian.

Demikian. Wallahu A’lam. Wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin Wa ‘Ala Aalihi Wa Shahbihi Wa Sallam. Sahabat Muslim, itulah penjelasan Ustaz mengenai aqiqah dengan uang haram. Semoga bermanfaat.

 

Tags: Hukum Aqiqah dari Uang Haram
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

5 Tips Mengurangi Limbah Makanan di Rumah

Next Post

BAZNAS RI Luncurkan MLB, Menag: Santri Madrasah Paling Layak Jadi Penerima Zakat

Next Post
BAZNAS RI Luncurkan MLB, Menag: Santri Madrasah Paling Layak Jadi Penerima Zakat

BAZNAS RI Luncurkan MLB, Menag: Santri Madrasah Paling Layak Jadi Penerima Zakat

Perjanjian Kredit Rumah sebelum Menikah

4 Cara Mandiri dalam Berumah Tangga agar Suami Tidak Bergantung pada Ibunya

Cara agar Anak Doyan Makan Sayur

Cara agar Anak Doyan Makan Sayur

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7935 shares
    Share 3174 Tweet 1984
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    595 shares
    Share 238 Tweet 149
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1699 shares
    Share 680 Tweet 425
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3465 shares
    Share 1386 Tweet 866
  • Pemerintah Tetapkan Aturan Pembelajaran di Sekolah Selama Bulan Ramadan 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4436 shares
    Share 1774 Tweet 1109
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2890 shares
    Share 1156 Tweet 723
  • Pascapertemuan Presiden dan Tokoh Ormas, Bachtiar Nasir Beri Catatan Kritis Soal BoP

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Hijabersmom Community Bekasi Dorong Penguatan Spiritual Lewat Kajian Jendela Hati

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11137 shares
    Share 4455 Tweet 2784
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga