ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Kamis, 26 November 2020 | 11 Rabiul Akhir 1442 H
Login
Register

 


 
 
 
 
SYARIAH

Bolehkah Istri Meminta Suami Menceraikan Salah Satu Istrinya

17 November 2020 07:47:55
Bolehkah Istri Meminta Suami Menceraikan Salah Satu Istrinya
Bolehkah Istri Meminta Suami Menceraikan Salah Satu Istrinya (foto: pexels)

oleh: Ustazah Herlini Amran, MA.

ChanelMuslim.com - Saya adalah istri kedua dan sudah dikaruniai 1 oran anak perempuan dan sekarang hubungan saya ini sudah diketahui oleh istri pertamanya. Yang ingin saya tanyakan, berdosakah jika istri pertama meminta agar suaminya memilih di antara kami berdua, dan apa yang seharusnya suami saya lakukan karena sebenarnya suami saya menginginkan keduanya karena alasan anak dan juga masih sayang dengan keduanya. Dan juga apa yang harus saya lakukan dengan keadaan yang seperti ini?

Jawaban:

Tujuan pernikahan untuk yang pertama kali, kedua, ketiga ataupun keempat adalah untuk membentuk rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan rahmah. Tentu saja pensyariatan dibolehkannya poligami tersebut adalah untuk kemaslahatan manusia itu sendiri, selama pelaku poligami dilakukan dengan bertanggung jawab, memenuhi syarat keadilan dan kemampuan. Itulah sebabnya, poligami itu merupakan solusi bukan pencipta masalah.

Poligami yang sehat tentu akan berdampak pada rumah tangga yang sehat pula. Memang secara syariat, seorang laki-laki tidak perlu izin dari istri pertama untuk menikah lagi, namun Islam mensyariatkan untuk selalu bermusyawarah dalam memutuskan sesuatu hal yang penting, sesuai dengan firman Allah dalam surat As Syura ayat 38.

“Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka.”

Mestinya, seorang suami melibatkan istri pertama dalam pernikahannya yang kedua, dan hendaknya, calon istri kedua meyakinkan diri dan keluarganya bahwa pernikahan yang akan dilangsungkan tersebut sudah atas sepengetahuan istri pertama. Jangan sampai terjadi pernikahan sirri yang tidak diketahui oleh istri pertama. Apalagi diliputi kebohongan-kebohongan. Inilah yang disebut sebagai Poligami Tidak Sehat. Bukankah rumah tangga yang akan dibangun ini ingin mewujudkan keluarga yang harmonis, yang kelak bersama-sama di dunia dan akhirat? Bukan rumah tangga yang dipenuhi dengan pertengkaran dan keributan, bahkan terjadinya kezaliman yang dilakukan baik oleh pihak suami atau pihak istri lainnya.

Apabila seorang suami sudah melakukan yang terbaik terhadap istri-istrinya, bertanggung jawab terhadap keluarga dan anak-anak dalam hal nafkah dan pendidikan mereka, berlaku adil dan tidak menzalimi istri-istrinya, mampu mengatasi permasalahan istri-istrinya dengan tenang dan bijak penuh ketakwaan dan takut pada Allah, maka istri-istrinya (baik yang pertama atau kedua) tidak dibenarkan menuntut suaminya untuk menceraikan istrinya yang lain.

Rasulullah saw melarang keras seseorang yang mengganggu keharmonisan rumah tangga, termasuk menyuruh suami menceraikan salah satu dari istri-istrinya, dengan bersabda:

مَنْ خَبَّبَ عَبْدًا عَلَى أَهْلِهِ فَلَيْسَ مِنَّا، وَمَنْ أَفْسَدَ اِمْرَأَةً عَلَى زَوْجِهَا فَلَيْسَ مِنَّا“

“Siapa yang menipu dan merusak (hubungan) seorang budak dengan tuannya, maka mereka bukanlah bagian dari kami. Dan siapa yang merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya, maka dia bukanlah bagian dari kami.” (HR: Ahmad, Ibnu Hibban, dan lain-lain)

Rasulullah saw juga mengecam keras, perempuan yang merebut hati suami orang lain sehingga menyebabkan rumah tangganya berantakan, sebagaimana sabda Nabi saw:

وَمَنْ أَفْسَدَ امْرَأَةً عَلَى زَوْجِهَا فَلَيْسَ مِنَّا ”

“Siapa yang merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya maka dia bukan bagian dariku.” (HR. Ahmad No. 9157)

Ancaman keras juga berlaku bagi suami yang tidak berlaku adil dalam poligami. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ﻣَﻦْ ﻛَﺎﻧَﺖْ ﻟَﻪُ ﺍﻣْﺮَﺃَﺗَﺎﻥِ ﻓَﻤَﺎﻝَ ﺇِﻟَﻰ ﺇِﺣْﺪَﺍﻫُﻤَﺎ ﺟَﺎﺀَ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﻭَﺷِﻘُّﻪُ ﻣَﺎﺋِﻞٌ .

“Barangsiapa memiliki dua isteri, kemudian ia lebih condong kepada salah satu dari keduanya, maka ia akan datang pada hari Kiamat dalam keadaan pundaknya miring sebelah.” (HR. Ashabus Sunan, dishahihkan oleh al-Albani dan selainnya).

Dalam kasus yang Anda alami, suami hendaknya melibatkan musyawarah keluarga besar, kepemimpinannya diuji, dia adalah qawwam dalam keluarganya. Bila niatnya berpoligami memang karena Allah, bukan hawa nafsu yang berbalut “Sunnah”, tidak dipenuhi dengan kebohongan-kebohongan yang menghalalkan segala cara, tidak lari dari tanggung jawab, tentu dengan izin Allah dia bisa mengatasi kekisruhan rumah tangga ini dengan baik. Wallohu a’lam.[ind/SyariahConsultingCenter]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
bolehkah istri meminta suami menceraikan salah satu istrinya
 
BERITA LAINNYA
 
 
SYARIAH
09 June 2020 20:33:44

Doa Mohon Terhindar dari Penyakit

 
SYARIAH
30 November 2019 23:10:10

Status Wudhu setelah Menginjak Kotoran Hewan

 
SYARIAH
19 August 2020 12:29:44

Doa Khusus Malam Tahun Baru

 
SYARIAH
24 July 2020 12:25:15

Waktu Memotong Hewan Qurban

Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 

 
 
TERBARU
 
cmm market
 
 
TERPOPULER
 
 
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0811.1362.284