• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 16 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Tiga Sebab Utama Munculnya KDRT

04/10/2022
in Fokus, Suami Istri, Unggulan
Jangan Hanya Lihat Susahnya

Ilustrasi, foto: cydoor.com

91
SHARES
701
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KDRT atau kekerasan dalam rumah tangga bisa muncul dari banyak sebab. Dan apa pun sebabnya, tetap saja pihak yang lemah akan menjadi korban.

Allah subhanahu wata’ala menciptakan pria dan wanita agar bisa saling melengkapi. Itulah sebuah keseimbangan hidup suami istri yang akan menghasilkan seribu satu maslahat.

Sayangnya, tidak semua suami istri mampu mengelola problematika mereka. Dan salah satu dampak itu, munculnya KDRT.

Berikut ini ada tiga sebab utama munculnya KDRT. Yaitu:

Satu, Manajemen Konflik yang Lemah.

Tidak semua suami istri mampu mengelola konflik di antara mereka. Hal utama ketidakmampuan itu adalah kurangnya kedewasaan dan kearifan individu.

Antara lain, sikap yang kekanak-kanakan. Anak-anak umumnya lebih mengendepankan emosi daripada nalar. Anak-anak umumnya juga lebih egois daripada kecenderungan untuk berbagi.

Suami istri itu manusia biasa. Ada kelebihan dan ada kekurangannya. Namun, selalu saja kelebihan jauh lebih besar dari kekurangan.

Nah, bagaimana suami istri bisa toleran atau berlapang dada dengan kekurangan yang kecil itu. Di sisi lain selalu mengharapkan kembalinya kelebihan yang tiba-tiba tertutup itu.

Selain itu, tidak ada konflik yang tanpa emosi. Kalau konflik boleh jadi sebagai hal alami karena adanya kesenjangan, tapi emosi hal lain yang harus diredupkan bersama.

Nabi mengajarkan, kalau seseorang marah, ia sebaiknya duduk dari posisi berdiri. Atau, tidur dari posisi duduk. Dan lebih baik lagi jika mengambil wudhu agar fisik dan hati kembali sejuk.

Kalau emosinya bisa diredupkan, maka konflik bisa diurai dengan baik. Kadang, benang kusut konflik bukan karena masalahnya, tapi karena cara pandangnya.

Kedua, Pola Asuh Sejak Kecil.

Siapa pun suami istri, mereka buah dari pola asuh keluarga sebelumnya. Yaitu, keluarga dari ayah ibu mereka.

Kekerasan itu secara alami tidak disukai siapa pun. Artinya, tanpa banyak belajar tentang akhlak, orang cenderung tidak ingin melakukan kekerasan terhadap orang lain. Terlebih lagi itu orang dekatnya.

Namun, kadang pola asuh menjadikan seseorang menganggap biasa tindak kekerasan. Dianggapnya, kekerasan bisa menjadi solusi, bisa mendidik, dan lainnya.

Karena puluhan tahun ia mengalami perlakuan dengan cara pemahaman ini, ia pun ‘tenggelam’ dalam budaya dan cara berpikir yang sama. Yaitu, kekerasan sebagai solusi.

Padahal, masalah itu harus diselesaikan melalui cara berpikir yang baik: apa sebabnya dan bagaimana solusinya. Bukan siapa yang lebih kuat, maka dia yang benar.

Dan kekerasan hanya akan melahirkan ketakutan. Bukan pemahaman atau kesadaran. Masalahnya, bagaimana mungkin orang yang takut bisa menyelesaikan masalahnya dengan baik.

Tiga, Lemahnya Pengamalan Agama.

Agama itu akhlak. Yaitu, bagaimana ia berbuat baik terhadap Tuhannya, terhadap keluarganya, terhadap lingkungannya, dan lainnya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan, Aku tidak diutus kecuali untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.

Dan akhlak itu bukan hanya sebatas pemahaman teoritis. Bahwa, ini benar dan itu salah. Tapi, pada pengamalannya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam juga mengatakan, “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya. Dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.”

Dalam hal ini, Nabi tidak sekadar mengajarkan. Tapi lebih dari itu, mencontohkan dengan sebaik-baiknya. [Mh]

 

Tags: KDRT di Rumah KitaTiga Sebab Utama Munculnya KDRT
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Rangkaian Acara Bekasi Membatik oleh Hijabersmom Community Bekasi

Next Post

Hijabersmom Community Bekasi Peringati Hari Batik Nasional Melalui Ajang Bekasi Membatik

Next Post
Hijabersmom Community Bekasi Peringati Hari Batik Nasional Melalui Ajang Bekasi Membatik

Hijabersmom Community Bekasi Peringati Hari Batik Nasional Melalui Ajang Bekasi Membatik

Belajarlah Melihat ke bawah

Hadits Meninggalkan sesuatu karena Allah

Hikmah di balik Sakit

Orang Sakit Selayaknya Bergembira

  • Dakwah Mendunia: Ustaz Muda Indonesia Gaungkan Al-Quran di Selandia Baru

    Dakwah Mendunia: Ustaz Muda Indonesia Gaungkan Al-Quran di Selandia Baru

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1927 shares
    Share 771 Tweet 482
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8072 shares
    Share 3229 Tweet 2018
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3576 shares
    Share 1430 Tweet 894
  • Media Gathering Humble Baker Bahas Produk Artisan dan Rencana Ekspansi

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Kedutan Mata Kanan Atas Menurut Islam, Tanda Mau Dapat Rezeki?

    1428 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4497 shares
    Share 1799 Tweet 1124
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2118 shares
    Share 847 Tweet 530
  • Bank Jakarta Syariah Dukung Penuh Jelajah Ramadan ChanelMuslim, Perkuat Layanan Keuangan Berbasis Syariah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Beberapa Warna Hijab yang bisa Kamu Mix and Match dengan Gamis Hitam

    141 shares
    Share 56 Tweet 35
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga