• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 22 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Menangkap Bahasa Lain Perempuan (2)

24/12/2019
in Suami Istri
72
SHARES
554
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Bahasa yang diungkapkan pria dan wanita sepintas sama. Padahal, gaya dan nilainya sangat berbeda. Jika pria tidak mampu memahami bahasa wanita, jangan heran jika ada jarak antara keduanya.

Kalau menyimak apa yang terungkap di data petugas pengadilan agama, sebagian kita mungkin akan kurang percaya. Bayangkan, di atas 60 persen penyebab perceraian bukan karena adanya pasangan lain. Melainkan, karena persoalan sepele yang bernama komunikasi.

Komunikasi antara pria dan wanita akan menjadi senyawa bukan lantaran soal sering atau jarangnya. Bukan juga karena rahasiaan atau apa adanya. Melainkan karena kepekaan pria terhadap apa yang tersembunyi di balik simbol kata dan rasa bahasa wanita.

Repotkah? Boleh jadi, tugas utama pria dalam hidupnya, khususnya bagi yang berkeluarga, menangkap simbol kata dan rasa di balik bahasa yang terungkap dari pasangannya.

Secara umum, ada perbedaan mendasar antara cara berbahasa pria dan wanita. Pria biasanya mengungkapkan sesuatu agar yang diajak bicara memahami maksudnya. Sementara wanita, mengungkapkan sesuatu agar dirinya bisa selaras dengan respon yang akan diterimanya.

Pria umumnya berbicara apa adanya. Jika ya, artinya memang ya. Dan jika tidak, artinya memang tidak. Di antara keduanya hanya ada keraguan. Dan itu bisa ditangkap dengan mudah oleh lawan bicara.

Tapi wanita boleh jadi tidak sesederhana itu. Bisa saja akan terucap kata ya, meski maksudnya tidak. Dan akan terucap kata tidak, meski maksudnya ya. Semua terucap mengikuti suasana rasa di sekitarnya.

Ungkapannya berisikan isyarat, simbol, dan tafsiran. Pria yang baik, akan berusaha mencerna kata wanita dalam saringan suasana rasa saat diucapkan. Dan menariknya, suasana rasa inilah yang menjadi maksud sebenarnya.

Jika pria gagal memahami suasana rasa, jangan heran jika wanita akan berujar, “Iih, kok nggak ngerti juga sih.”

Dan kegagalan berikutnya, pria akan mengatakan kalimat bodoh berupa, “Ya jadi apa dong maksudnya?”

Pertanyaan seperti ini kian membuat jarak yang mulai menganga menjadi menyeramkan. Seolah, ada lubang besar di antara kedua maksud ungkapan itu yang entah berapa kilometer dalamnya.

Karena itu, untuk memahami bahasa yang tersirat, baiknya seorang pria berusaha menangkap dulu suasana rasa saat ungkapan itu terucap. Ibaratnya, seperti seorang pesilat ulung yang menangkis serangan lawan dengan mata tertutup. Ia tidak mau dipermainkan oleh apa yang ia lihat, tapi lebih fokus dengan apa yang ia rasa.

Cara lain untuk memahami bahasa wanita yang agak penuh tafsiran adalah dengan tidak cepat bereaksi atau mengambil kesimpulan dini. Ikuti dulu long storynya. Serap dulu suasana emosi yang ada. Berikan respon yang memuat pancingan untuk mendapatkan maksud yang mungkin masih tersembunyi.

Jika merasa sudah menangkap apa yang tersirat. Jangan memberikan reaksi saat itu juga. Diamlah untuk beberapa menit, jam, atau mungkin juga hari. Diam dalam arti terhadap subjek masalah dari bahasa yang terungkap. Bukan diam dalam respon kewajaran.

Pada saatnya, maksud akan tertangkap baik masih samar atau mulai agak jelas. Saat itulah, respon bisa dilakukan dengan perlu kehati-hatian. Tapi tidak perlu kaku, mesti luwes, dan penuh keakraban.

Menariknya, tidak sedikit dari ungkapan yang terasa berat dari wanita tidak melulu perlu respon serius dari pria. Boleh jadi, candaan, gurauan, bahkan pujian bisa menjadi penghapus masalah secara alami. Ajaib kan!

Contoh, ketika istri mengungkapkan rasa cemburu dengan isi chat atau sms di ponsel suami, respon sederhana boleh jadi lebih efektif dari sebuah penjelasan yang komprehensif. Cukup katakan, “Emangnya ada perempuan yang lebih cantik, sayang, dan penuh cinta melebihi bidadari di depan Abang?”

Ungkapan ini akan seperti hujan lebat di tanah gersang yang nggak pernah kena hujan sekian lama. Sangat menenteramkan.

Benarkah seperti itu, nggak ada salahnya untuk mencoba. (Mh)

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bersama MAI Foundation, BMH Jawa Barat Gelar Khitanan Massal di Bandung

Next Post

Sajian di Hari Libur, Lontong Sayur ala Uni Cheche

Next Post

Sajian di Hari Libur, Lontong Sayur ala Uni Cheche

Luar Biasa, Anyaman Ketak Kampung Zakat Longserang Timur Tembus Jepang dan Belanda

Liburan Sekolah, Ini 5 Waterpark Recommended di Bogor

  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    367 shares
    Share 147 Tweet 92
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8704 shares
    Share 3482 Tweet 2176
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11488 shares
    Share 4595 Tweet 2872
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    985 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    249 shares
    Share 100 Tweet 62
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4450 shares
    Share 1780 Tweet 1113
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2328 shares
    Share 931 Tweet 582
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3919 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2234 shares
    Share 894 Tweet 559
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga