• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 10 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Wisata Kuliner Ala Saudi

29/07/2019
in Berita
73
SHARES
559
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – "Kamu kalau makan itu, nanti keburu kenyang dan gak bisa makan loh," kata Uci, salah seorang  jamaah haji asal Kuningan. 

"Ya betul. Dan cukup makan ini. Insya Allah kenyang," jawab saya. 

Anggapan yang ada di kita, kalau belum makan nasi, belum dianggap makan. Meskipun ia telah makan indomie dan pisang goreng 3 biji. 

Syawarma namanya. Makanan ini banyak dijumpai di Arab Saudi. Di dekat Masjidil Haram, banyak berjejer toko yang menjual ini. 

Aslinya, Syawarma ini dari Turki. Maka keliru jika ada yang menyangka ia makanan khas Arab Saudi. 

Isinya daging, sayuran dan pasta, digulung dengan roti tipis mirip adonan lumpia. Hampir sama wujudnya dengan kebab "Baba Rafi" yang fenomenal itu. Tapi beda rasanya. 

Seringkali, saat beli Syawarma, ada yang asem sekali. Biasanya, pelayan akan bertanya, "Mau dikasih kecap gak?."

Awalnya saya gak tahu. Maka bilang "ya". Ternyata rasanya itu gak nguatin. Asem banget.   Saya kira, kecap yang dimaksud sama dengan definisi kecap pada kita. Ternyata berbeda. 

Di toko syawarma yang menyediakan tempat makan, biasanya ditanya oleh pelayan, "Mau makan disini atau dibungkus?." 

Kalau mau makan ditempat, cukup pakai isyarat menunjukkan "disini" maka akan paham. Atau pakai kalimat "akil hina". Kalau dibungkus, bilang "safari".

Syawarma yang saya makan, itu ukuran jumbo. Saya lupa nama jenisnya apa. Pakai bahasa Inggris gitu. Makan 1 biji cukup menggantikan sarapan nasi 1 bungkus. 

Selanjutnya… 

Kalau Syawarma bukan makanan khas Arab Saudi, trus apa dong makanan khasnya? 

Ini dia yang banyak ditanyakan kawan-kawan. Agak sulit juga carinya. Karena Saudi bukan negara segudang kuliner seperti Indonesia. 

Nasi Bukhari, Mandhi, juga bukan asli Saudi. Ia berasal dari Asia Selatan, seperti India, Pakistan, dan Bangladesh. 

Tamis juga bukan asli Saudi. Ia berasal dari Afghanistan dan Pakistan. 

Mungkin satu-satunya makanan kontemporer asli Saudi adalah Al Baik. Itupun sebenarnya model dan coraknya dari makanan barat sejenis ciken-ciken itu. 

Yang jelas, makanan asli atau khas Arab Saudi itu ya kurma, susu, dan keju,  seperti yang disebutkan di dalam riwayat dan hadits nabi shallallahu 'alaihi wasallam.[ah/laporan budi marta petugas haji2019]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Penolakan RUU P-KS di Berbagai Daerah Semakin Marak

Next Post

Training Sosialisasi Produk Halal oleh BMOIWI dan LPPOM MUI

Next Post

Training Sosialisasi Produk Halal oleh BMOIWI dan LPPOM MUI

Ajang Silaturahmi

Pasar Indonesia Dadakan di Kota Mekkah

  • Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Ditutup untuk Pulihkan Ekosistem Kawasan Konservasi

    Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Ditutup untuk Pulihkan Ekosistem Kawasan Konservasi

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2025 shares
    Share 810 Tweet 506
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8176 shares
    Share 3270 Tweet 2044
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3649 shares
    Share 1460 Tweet 912
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    719 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    189 shares
    Share 76 Tweet 47
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4195 shares
    Share 1678 Tweet 1049
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4522 shares
    Share 1809 Tweet 1131
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5343 shares
    Share 2137 Tweet 1336
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5312 shares
    Share 2125 Tweet 1328
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga