• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 10 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Resensi

Review Film Buya Hamka Volume 1, Mengenal Lebih Jauh Sosok Ulama yang Senang Menulis Roman

03/05/2023
in Resensi
Review film Buya Hamka volume 1

Poster Film Buya Hamka

122
SHARES
936
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

FILM Buya Hamka volume 1 menawarkan penonton untuk mengenal lebih jauh sosok ulama yang senang menulis roman tersebut. Sudahkah kamu mengenal sosok ulama tanah air yang banyak terlibat dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia itu?

Tahukah kamu bahwa sebenarnya nama Hamka adalah singkatan huruf depan dari nama ulama ini?

Baca Juga: Belajar Maaf dari Buya Hamka

Review Film Buya Hamka Volume 1, Mengenal Lebih Jauh Sosok Ulama yang Senang Menulis Roman

HAMKA merupakan singkatan dari Haji Abdul Malik Karim Amrullah. Hal tersebut sering ditekankan dari film Buya Hamka yang saat ini sedang tayang di bioskop.

Film Buya Hamka merupakan film biografi yang diproduksi oleh Falcon Pictures dengan Starvision dan disutradarai oleh Fajar Bustomi.

Film ini diperankan oleh aktor dan aktris papan atas, Vino G Bastian yang berperan menjadi Buya Hamka dan Laudya Cynthia Bella menjadi istri Buya Hamka, Siti Raham.

FIlm Buya Hamka sudah direncanakan untuk dibagi menjadi tiga volume agar menceritakan keseluruhan kisah Hamka. Volume 1 ini sudah tayang di bioskop sejak Kamis, 19 April 2023 dan saat ini sudah mencapai angka 1 juta penonton.

Volume 1 banyak menyajikan kisah hidup Hamka yang berjuang lewat tulisan pada saat masa penjajahan Jepang.

Di awal pembukaan film, kita bisa melihat bagaimana kisah kehidupan keluarga Buya Hamka yang miskin di Makassar. Ulama tersebut bahkan harus bergantian shalat dengan istrinya karena hanya memiliki satu sajadah.

Di Makassar, Buya Hamka aktif sebagai pengurus organisasi Muhammadiyah. Setelah mendapatkan tawaran menjadi Pemimpin Redaksi di majalah Pedoman Masyarakat yang berada di Medan, Hamka pun pindah dan mulai aktif menulis di sana.

Selain menulis artikel untuk kebutuhan majalah, Hamka juga banyak menulis karangan prosa seperti Roman. Salah satu karyanya yang paling terkenal dan fenomenal sampai saat ini berjudul “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck”. Kisah cinta Zainuddin dan Hayati.

Namun, tidak hanya sekadar karya roman biasa, Buya Hamka mampu menyelipkan hikmah atau pesan dakwah ke dalam karyanya tersebut.

Kemunculan film ini tentu saja diharapkan bisa menjadi inspirasi untuk semua kalangan. Dari sosok Hamka, kita bisa terinspirasi dari bagaimana perjuangan serta ketabahannya ketika difitnah.

Selain itu, dialog-dialog yang disajikan di film ini juga bisa mengobarkan semangat penonton untuk berjuang. Mengajak agar kita tidak bermalas-malasan dalam hidup ini. Contohnya, kutipan-kutipan terkenal dari Buya Hamka, seperti “Kalau hidup sekadar hidup, babi di hutan pun hidup. Kalau bekerja sekadar bekerja, kera juga bekerja.”

Ada juga kutipan seperti, “Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah.”

Secara keseluruhan, film Buya Hamka merupakan film yang sangat nyaman ditonton oleh mata. Mulai dari color gradingnya sehingga warna-warna dalam film sesuai, dialog yang diucapkan, sampai akting luar biasa dari setiap pemainnya.

Detailnya pun tidak kalah luar biasa. Vino G Bastian bahkan sangat terlihat mirip dari segi fisik, bicara, sampai gestur tubuhnya.

Akan tetapi, salah satu hal yang perlu menjadi perhatian dari film ini adalah tentang konflik yang disajikan. Tempo dari film ini bisa dibilang tidak terlalu lambat maupun cepat.

Namun, bisa menjadi membosankan karena minimnya konflik yang tersedia. Penonton kurang ditampilkan konflik-konflik yang membuat mereka ikut merasakan apa yang dialami oleh Hamka dan keluarganya.

Konflik yang menarik justru baru muncul mendekati akhir-akhir dari film ini tentang Buya Hamka dan Jepang. Kabar baiknya, trailer film untuk volume 2 dan 3 terlihat menjanjikan dari segi konflik.

Saat ini, film tersebut masih bisa kamu saksikan di bioskop. Yuk, ramaikan bioskop agar mendapatkan inspirasi dari sosok ulama tanah air, Buya Hamka ini. [Cms]

Tags: Film Buya Hamka
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Dari Perang Fisik Menjadi Perang Pemikiran

Next Post

Sleep Paralysis, Jawaban Ilmiah Tindihan Saat Tidur

Next Post
Sleep Paralysis, Jawaban Ilmiah Tindihan Saat Tidur

Sleep Paralysis, Jawaban Ilmiah Tindihan Saat Tidur

Perjuangan Panjang Presenter Rahma Sarita dengan Jilbabnya

Perjuangan Panjang Presenter Rahma Sarita dengan Jilbabnya

Kontroversi Shaf Shalat di Al Zaytun, Waketum MUI Angkat Bicara

Kontroversi Shaf Shalat di Al Zaytun, Waketum MUI Angkat Bicara

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1885 shares
    Share 754 Tweet 471
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    248 shares
    Share 99 Tweet 62
  • Link Koleksi Murottal Terbaik Sepanjang Masa

    544 shares
    Share 218 Tweet 136
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8057 shares
    Share 3223 Tweet 2014
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3559 shares
    Share 1424 Tweet 890
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11200 shares
    Share 4480 Tweet 2800
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1177 shares
    Share 471 Tweet 294
  • Salimah Bojonggede Bagikan 3.350 Takjil, 370 Nasi Gratis, dan 65 Paket Sembako Murah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3123 shares
    Share 1249 Tweet 781
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga