• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 31 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Refleksi Seorang Ibu

17/06/2023
in Parenting
Refleksi Seorang Ibu

Foto: https://www.canva.com/design/DAFlY6K45Xc/zXmrX1bguufqPAPhDlgg3A/edit#

87
SHARES
666
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Hai Bund, apa kabarnya?
Pernah tersadar nggak kalau ternyata anak-anak kita, semakin besar tidak lagi satu frekuensi dengan kita. Mereka semakin sibuk dengan dunianya sendiri, sangat jauh dari refleksi seorang ibu.

Ibunya asyik kajian, anaknya asyik K-Pop-an. Ibunya gemar beraktivitas sosial, anaknya sibuk jadi gamer. Ibunya asyik berkarya, anaknya asyik ngikutin tarian ala blekpink, khusyu nonton maraton drakor, diam-diam bikin komunitas My Oppa is an Idol, Pecinta Roti Sobek.

Rame ngobrolin gaya rambutnya dan bibirnya Jimin BTS, nangis bareng karena wanna One mau bubar, nobar filmnya D.O Exo.

Baca juga : Mengasuh Anak Ketika Orangtua Sibuk Bekerja

Refleksi Seorang Ibu

Ada yang bilang, “Kenapa khawatir berlebihan, toh kita dulu waktu remaja suka tuh ngikutin NKOTB, Backstreet Boys, sampai ke one Direction.”

Saya hanya diam sambil terus mempelajari karena saya punya dua remaja yang juga bicara tentang korean things.

Awalnya saya merasa jadi alien karena sama sekali nggak kenal. Nama-nama mereka asing. Satu grup bisa belasan orang tapi kok anak-anak hafal

Saya perhatikan sambil terus dialog. Awalnya, kakak dapat dari pertemanan di SMP. Agar bisa diterima teman-temannya. Sempat takjub juga, nih bocah-bocah ngapa kayak kesirep yah.

Bahasanya nggak kenal, musiknya terlalu asing di telinga, belum lagi tariannya super enerjik mulai dari goyang ngebor, TT, sampai yolo-yolo. Nggak laki nggak cewek ikutan joged yang sama.

Saya sempat menemani kakak dan teman-temannya hunting Korean idol merchandise. Takjub lagi pas tahu ada orangtua yang rela merogoh kocek dalam-dalam hanya untuk beli lampu bohlam BTS (hihihi). Belom lagi beliin tiket konser idol korean.

Tujuan industri Pop Art Korea memang sebesar-besarnya untuk kemajuan perekonomian Korea. K-Pop style menjadi gaya hidup banyak orang.

Barang -barang dari Korea mulai dari elektronik, kosmetik sampai sendal jepit made in Korea. Dan Indonesia dengan penduduk yang banyak banget menjadi pasar yang menggiurkan.

Dan kakak cuma bisa gigit jari karena emaknya bilang, “Siap dihisab dengan benda-benda ini?” Atau “Kamu siap mati pas lagi nonton konser?” Atau “Apa manfaatnya?” “Pikiran kamu nggak jorok kan pas lagi ngobrolin kegantengan Oppa-oppa itu?” “Yang perlu dicontoh tuh, kegigihan, keuletan, kerja keras dan pengorbanan mereka untuk berkarya jangan malah ngejogrok di depan gadget buat nontonin mereka. Ini saatnya kamu mesti banyak melatih keterampilan dan mental buat masa depan.”

Begitu kakaknya berhenti nge-KPop, otomatis adiknya juga ikutan. Begitu kakaknya fokus pada hal positif, otomatis adiknya ngikut.

Hampir semua anak terpapar K-Wave. Lah emaknya aja kesirep drakor (angkat tangan). Beberapa teman mengeluh, “Aduh anak gw demen banget K-Pop.”

Saya juga pernah merasakan itu. Alhamdulillah hanya berlangsung beberapa bulan. Kami, saya dan anak-anak akhirnya banyak mencari tahu tentang perKoreaan.

Hingga akhirnya kami semua sepakat no more K-Pop di rumah. Dan Kakak berani menjadi berbeda dari teman-temannya.

Saya juga mengenalkan hal lain kepada anak-anak. Saya tidak ingin anak-anak saya menghabiskan waktunya untuk menonton “korean things” yang bikin mereka tidak produktif.

Saya bilang, selagi masih muda, jadilah produktif dan jadikan semua sebagai media pembelajaran.

Dunia itu bukan sebatas di Korea. Dan menjadi ibu bukan sekadar menemani tapi ikut bergulat dan bertarung bersama anak-anak.

Belajar bersama dan tumbuh menjadi keluarga sakinah, nyaman dan damai. Keluarga tempat semua kembali dari pertarungan untuk mengisi energi kebaikan. [MRR]

Tags: ibu dan anakrefleksi seorang ibu
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Abu Darda, Orang Bijak yang Tiada Duanya

Next Post

Isyarat Panas, Tentara Pingsan di Seremonial Raja

Next Post
Isyarat Panas, Tentara Pingsan di Seremonial Raja

Isyarat Panas, Tentara Pingsan di Seremonial Raja

Wukuf di Arafah, Puncak Ibadah Haji

Wukuf di Arafah, Puncak Ibadah Haji

Cuti-Cuti Malaysia

Ayam Goreng Al Bayyik

  • Ayat Al-Qurán tentang Traveling

    Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1430 shares
    Share 572 Tweet 358
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2576 shares
    Share 1030 Tweet 644
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9642 shares
    Share 3857 Tweet 2411
  • Sikapi Karhutla, Salimah Desak Pemerintah Bertindak Cepat Selamatkan Masyarakat dan Ekosistem

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2504 shares
    Share 1002 Tweet 626
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4349 shares
    Share 1740 Tweet 1087
  • Panduan Menentukan Warna Cushion yang Tepat Sesuai Undertone dan Warna Kulit Wajah

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Hasil Pemilu Israel dan Nasib Palestina

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Cinta Quran Foundation dan RS Islam Bogor Luncurkan Program Rumah Sakit Wakaf, Targetkan Dana Rp231 Miliar

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    427 shares
    Share 171 Tweet 107
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga