• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 23 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Permintaan Seorang Ayah kepada Anaknya

16/03/2026
in Parenting, Unggulan
Bukan Negeri tanpa Ayah (1)

(foto: pixabay)

100
SHARES
766
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PERMINTAAN seorang ayah kepada anaknya ini bisa menjadi renungan bagi seluruh orang tua dan terutama kepada anak-anak.

Ustaz Satria Hadi Lubis membagikan tulisan berjudul “Pintaku kepada Anakku” berikut ini yang memuat refleksi seorang ayah kepada anaknya.

Wahai anak-anakku… Bukankah engkau tahu ayat Allah berikut ini?

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu;

penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan” (QS. At Tahrim: 6).

Ayat yang mulia ini menetapkan bahwa aku sebagai ayahmu akan dihisab atas benar atau tidaknya aqidah anak-anakku.

Ayat Allah yang agung ini menandaskan tentang tanggung jawabku terhadap baik atau buruknya akhlaq anak-anakku.

Sering aku merenung… Akankah aku bisa selamat dari hisab api neraka akibat perbuatan anak-anakku?

Akankah aku dapat lulus dari pertanyaan-pertanyaan tajam yang Allah ajukan tentang mengapa begini dan begitu terhadap perbuatan anak-anakku?

Mampukah aku beragumentasi di hadapan Allah yang Maha Tahu mengapa aku gagal atau berhasil mendidik anak-anakku?

Sungguh semua kemungkinan hisab ini membuat aku khawatir di siang hari dan gundah di malam hari.

Karena membayangkan neraka yang penjaganya malaikat keras lagi kasar dan bahan bakarnya adalah manusia dan batu.

Di keheningan malam-malam yang panjang…Kadang menetes air mata ini karena ketakutanku akan hisab keluarga yang telah Allah tetapkan ini.

Mungkin aku tak seperti ayah lain yang lupa dan tak peduli dengan ayat tentang tanggung jawab keluarga ini.

Tapi aku peduli dan tak lupa! Aku peduli dengan peran dan tanggung jawabku sebagai ayah.

Baca juga: Ayah Perlu Tahu, Psikolog UGM Ungkap Pentingnya Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Anak

Permintaan Seorang Ayah kepada Anaknya

Aku tak lupa bahwa aku akan dimintai pertanggungjawaban terhadap perbuatan anak-anakku kelak di yaumil hisab.

Itulah sebabnya aku bersusah payah mendidik kalian siang dan malam.

Itulah sebabnya pikiran dan hatiku gelisah memikirkan kesejahteraan kalian dalam lelahku mencari nafkah.

Itulah sebabnya aku berdoa dengan doa yang tak putus untuk kebahagiaan kalian….wahai anakku-anakku.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Satria Hadi Lubis (@satriahadilubis)


وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa” (Qs. 25 ayat 74).

Pintaku.. wahai anak-anakku.

Tolong selamatkan aku dari hisab api neraka akibat pertanggungjawaban tentang anak ini.

Ketika tak ada lagi pertolongan anak kepada bapaknya dan pertolongan bapak kepada anaknya.

“Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutlah hari yang (ketika itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya, dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikit pun.

Sungguh, janji Allah pasti benar, maka janganlah sekali-kali kamu terpedaya kehidupan dunia, dan jangan sampai kamu terpedaya oleh penipu dalam (menaati) Allah.” (Qs 31 ayat 33).

Tolong selamatkan aku… ayahmu ini dengan engkau menjadi anak-anak yang sholih sesuai syariat Islam.

Tak ada gunanya pemberian materi dari kalian jika aku tak selamat dari hisab api neraka ini.

Tak ada prestasi yang membanggakanku kecuali aku bisa tersenyum bahagia karena lolos dari hisab keluarga ini.

Lalu aku menyambut kalian …wahai anak-anakku di surga kelak untuk berkumpul bersama selamanya.

Pintaku …wahai anak-anakku.

Bantulah aku dalam kesabaranku yang berlipat ganda untuk membimbing kalian sampai ajalku tiba.

Mohonku…wahai anak-anakku. Janganlah engkau menjadi musuh bagiku… ayahmu ini di hari hisab kelak.

Sungguh tak ada kesedihan dan kebahagiaan yang lebih besar selain datang dari kalian…wahai kekasih-kekasih hatiku.

Ya Allah…ya Robbana…saksikanlah bahwa aku sudah menyampaikan…

“Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka;

dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Qs. 64 ayat 14).[ind]

Tags: Permintaan Seorang Ayah kepada Anaknya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Perbedaan Anak Laki-Laki dan Perempuan dalam Masa Tumbuh Kembang

Next Post

Lima Cara Kreatif Mencampur Parsley dalam Masakan

Next Post
Lima Cara Kreatif Mencampur Parsley dalam Masakan

Lima Cara Kreatif Mencampur Parsley dalam Masakan

Mengondisikan Keluarga Beribadah di Bulan Ramadan

Mengondisikan Keluarga Beribadah di Bulan Ramadan

Shalat Penentu Keselamatan

Shalat Penentu Keselamatan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8707 shares
    Share 3483 Tweet 2177
  • Warga Nikmati MRT, LRT, dan Transjakarta Gratis di HUT Jakarta ke-499

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11489 shares
    Share 4596 Tweet 2872
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    367 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    249 shares
    Share 100 Tweet 62
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3920 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2329 shares
    Share 932 Tweet 582
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4450 shares
    Share 1780 Tweet 1113
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga