HUBUNGAN emosional antara anak dan orang tua terbentuk melalui proses yang berbeda.
Dalam banyak kasus, kedekatan anak dengan ibu cenderung muncul lebih awal karena sudah terjalin sejak masa kehamilan.
Selama berada dalam kandungan, anak mengenali detak jantung, suara, hingga sentuhan ibunya.
Pengalaman tersebut menjadi dasar terbentuknya ikatan emosional sejak dini.
Sementara itu, hubungan anak dengan ayah umumnya berkembang melalui proses interaksi setelah kelahiran.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Dalam psikologi, ikatan emosional atau attachment dengan ayah tidak selalu terbentuk secara otomatis.
Kedekatan tersebut biasanya tumbuh melalui kehadiran dan keterlibatan ayah dalam kehidupan sehari-hari anak.
Interaksi sederhana memiliki peran besar dalam membangun hubungan tersebut.
Bermain bersama, mengobrol sebelum tidur, mendengarkan cerita anak, hingga memberikan pelukan dapat memperkuat rasa aman dan kedekatan emosional.
Kehadiran ayah secara aktif membantu anak merasa diperhatikan dan dihargai.
Perbedaan Kedekatan Anak Ketika Bersama Ayah dan Ibu
Di sisi lain, banyak ayah menghadapi keterbatasan waktu karena tanggung jawab pekerjaan.
Kondisi ini terkadang membuat hubungan dengan anak menjadi kurang intens dibandingkan hubungan anak dengan ibu.
Namun, hal tersebut tidak selalu menunjukkan kurangnya rasa sayang, melainkan perbedaan bentuk peran dalam keluarga.
Para ahli perkembangan anak menilai bahwa keterlibatan kedua orang tua sama pentingnya dalam proses pengasuhan.
Kehadiran ayah dan ibu secara seimbang dapat membantu perkembangan emosional anak menjadi lebih stabil.
Baca juga: 8 Alasan Mengapa Anak Membutuhkan Kehadiran Ayah
Anak yang mendapatkan perhatian, komunikasi, dan dukungan dari kedua orang tua cenderung memiliki rasa percaya diri serta kemampuan sosial yang lebih baik.
Karena itu, membangun kedekatan dengan anak tidak hanya bergantung pada pemenuhan kebutuhan materi, tetapi juga pada kualitas interaksi yang terjalin setiap hari.
Kehadiran emosional orang tua menjadi bagian penting dalam membentuk hubungan keluarga yang sehat dan harmonis.[Sdz]
Sumber: Fatherman



